Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Ratusan Investor Italia Minati Indonesia

Ririn Indriani | Suara.com

Rabu, 21 Mei 2014 | 00:30 WIB
Ratusan Investor Italia Minati Indonesia
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Presiden Asosiasi Bisnis Italia di Indonesia (IBAI), Luigi Carlo Gastel mengatakan, ratusan perusahaan Italia tertarik masuk ke Indonesia pada beberapa tahun mendatang, dengan nilai investasi yang diperkirakan mencapai satu miliar dolar AS.

"Setiap UMKM saja dapat berinvestasi sekitar 5 hingga 10 juta dolar AS. Perusahaan Italia yang masuk juga akan meningkat, dan dapat mencapai 100 perusahaan," katanya setelah penandatanganan kerja sama antara Kadin dan IBAI di Jakarta, Selasa (20/5/2014) malam.

Menurut Gastel, saat ini baru sekitar 20 perusahaan dari Italia yang sudah merealisasikan investasinya.

Mayoritas perusahaan tersebut bergerak di sektor otomotif, dan juga permesinan untuk pertambangan.

Beberapa di antara perusahaan itu adalah Ferrari dan juga perusahaan permesinan di pengeboran minyak lepas pantai Saipem S.p.A.

Mengenai permintaan Kadin agar pengusaha Italia banyak berinvestasi di sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Gastel mengatakan, bahwa investasi untuk sektor tersebut kemungkinan masuk ke dua sektor yakni otomotif, serta juga makanan dan minuman. Namun, tidak menutup kemungkinan, investasi Italia masuk ke sektor UMKM lainnya.

Untuk otomotif, kata dia, sektor UMKM pemasok komponen mengalami sedikit kendala, karena pasar Indonesia sudah dimasuki "pemain lama" otomotif dari Jepang.

"Untuk komponen mesin, perusahaan dari Italia memasok industri besarnya. Industri besarnya di Indonesia ada banyak perusahaan Jepang. Kami harus juga koordinasi ke mereka," ujarnya.

Sedangkan, sektor UMKM makanan dan minuman, kata dia, akan lebih mudah direalisasikan.

Menurut Gastel, skema investasi terbaik untuk UMKM makanan dan minuman adalah perusahaan gabungan (joint venture).
Meskipun demikian, hingga saat ini IBAI belum mendengar terdapat rencana realisasi investasi untuk sektor UMKM makanan dan minuman.

Namun untuk bidang perbankan, lanjut dia, beberapa perusahaan Italia tertarik untuk berkecimpung di bidang itu di Indonesia.

"Saat ini belum ada Bank Italia di Indonesia. Ini akan menjadi daya tarik," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Investor Masih Wait and See untuk Investasi ke Indonesia

Investor Masih Wait and See untuk Investasi ke Indonesia

Bisnis | Senin, 05 Mei 2014 | 20:01 WIB

Investor Asing Tertarik Berinvestasi di Sektor Pariwisata

Investor Asing Tertarik Berinvestasi di Sektor Pariwisata

Bisnis | Senin, 28 April 2014 | 11:40 WIB

Investasi Masih Terfokus di Pulau Jawa

Investasi Masih Terfokus di Pulau Jawa

Bisnis | Jum'at, 25 April 2014 | 07:14 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB