Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.760.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 6.195,427
LQ45 619,275
Srikehati 301,815
JII 377,408
USD/IDR 17.858

Bursa Kripto CFX Optimistis Pasar Aset Kripto Tumbuh Positif pada 2026

Achmad Fauzi

Rabu, 04 Maret 2026 | 17:35 WIB
Bursa Kripto CFX Optimistis Pasar Aset Kripto Tumbuh Positif pada 2026
Direktur Utama CFX, Subani mengatakan fokus Bursa Kripto CFX pada 2026 adalah mendorong penguatan ekosistem, salah satunya melalui pengembangan produk aset kripto yang berizin. [Suara.com/Ahmad Fauzi]
  • Bursa Kripto CFX memandang positif prospek aset kripto 2026 meski kondisi global tidak menentu.
  • CFX berencana memperkuat ekosistem dengan mengembangkan produk aset kripto berizin mulai tahun 2026.
  • CFX menurunkan biaya transaksi secara bertahap menjadi 0,01% untuk menarik pelaku industri dan pasar domestik.

Suara.com - Bursa aset kripto, Bursa Kripto CFX tetap optimistis prospek pasar aset kripto di 2026, meski adanya ketidakpastian kondisi global. Bursa Kripto CFX memandang, minat masyarakat akan aset kripto tetap tinggi, apalagi sebagai pilihan investasi selain saham.

Direktur Utama CFX, Subani, mengatakan Bursa Kripto CFX sebagai bursa aset kripto pertama yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), memperkirakan pasar aset kripto memasuki tahun 2026 akan tetap terdampak kondisi global yang dinamis meski adopsi korporasi meningkat secara perlahan.

"Fokus bursa kripto CFX pada 2026 adalah mendorong penguatan ekosistem, salah satunya melalui pengembangan produk aset kripto yang berizin," ujar Subani.

Subani menuturkan, kondisi makroekonomi global masih menjadi faktor penentu pertumbuan industri aset kripto di Indonesia. Namun, instabilita global tidak cukup untuk menghilangkan minat konsumen dalam berinvestasi di aset kripto.

"Karena itu, aset kripto diperkirakan masih akan menunjukkan tren tang relatif positif memasuki tahun 2026," katanya.

Bursa CFX mencatat, hingga saat ini jumlah konsumen aset kripto di Indonesia tercatat mencapai 19,56 juta orang.

Sementara itu, sebanyak 973 korporasi diketahui telah memiliki aset digital dalam portofolio investasinya. Lalu, nilai transaksi kripto sepanjang 2025 mencapai Rp 482,23 triliun.

Untuk memantik banyaknya Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) untuk menjadi anggota, Bursa CFX pun melakukan inovasi dengan menurunkan biaya transaksi secara bertahap.

Saat ini, biaya transaksi bursa berada di level 0,04 persen per transaksi. Subani mengatakan, biaya tersebut akan diturunkan menjadi 0,02 persen mulai 1 Maret 2026, dan kembali dipangkas menjadi 0,01 persen pada 1 Oktober 2026.

"Dengan biaya transaksi yang lebih kompetitif, kita sedang membangun pangsa pasar yang lebih besar," katanya.

Kebijakan ini disambut positif para pelaku industri. CEO Indodax William Sutanto meyakini bahwa efisiensi struktur biaya adalah kunci untuk keberlanjutan industri aset kripto secara jangka panjang.

Ia menjelaskan, salah satu permasalahan di industri aset kripto adalah struktur biaya yang dinilai lebih mahal sehingga mengakibatkan konsumen bertransaksi aset kripto di platform luar negeri yang sebenarnya tidak berizin resmi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Struktur biaya yang lebih efisien dan kompetitif merupakan angin segar bagi industri aset kripto karena dapat mendorong frekuensi transaksi yang lebih tinggi. Hal tersebut juga dapat menarik kembali para konsumen yang selama ini bertransaksi di platform luar untuk kembali masuk ke dalam negeri. Jangka panjangnya, ini dapat memperdalam likuiditas pasar domestik serta membuat ekosistem kita menjadi lebih kompetitif dibanding pasar global,” sambut William.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dirut Bursa Kripto CFX: Volume Kripto Offshore 2,5 Kali Lebih Besar dari Dalam Negeri

Dirut Bursa Kripto CFX: Volume Kripto Offshore 2,5 Kali Lebih Besar dari Dalam Negeri

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 16:33 WIB

CFX Perkecil Biaya Transaksi Demi Dongkrak Daya Saing Pasar Kripto RI

CFX Perkecil Biaya Transaksi Demi Dongkrak Daya Saing Pasar Kripto RI

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 16:29 WIB

Bursa Kripto Jadi Acuan Harga Emas Dunia saat Pasar AS Tutup di Tengah Perang

Bursa Kripto Jadi Acuan Harga Emas Dunia saat Pasar AS Tutup di Tengah Perang

Bisnis | Selasa, 03 Maret 2026 | 08:21 WIB

Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi

Industri Kripto di Dalam Negeri Tumbuh Lebih Sehat Usai Bursa CFX Pangkas Biaya Transaksi

Bisnis | Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:59 WIB

Pertama di Dunia! Perusahaan Ini Bayar Dividen Pakai Emas Kripto

Pertama di Dunia! Perusahaan Ini Bayar Dividen Pakai Emas Kripto

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 15:37 WIB

Terkini

Rupiah Selangkah Lagi Masuk Jurang Rp18.000, Investor Asing Ramai-Ramai Hengkang dari RI

Rupiah Selangkah Lagi Masuk Jurang Rp18.000, Investor Asing Ramai-Ramai Hengkang dari RI

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:53 WIB

Donald Trump Tuding RI Lakukan Kerja Paksa, Ancam Bea Masuk Tambahan 10 Persen

Donald Trump Tuding RI Lakukan Kerja Paksa, Ancam Bea Masuk Tambahan 10 Persen

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:36 WIB

Langsung Disampaikan Wakil Presiden Moody's: Danantara Dapat Outlook Negatif!

Langsung Disampaikan Wakil Presiden Moody's: Danantara Dapat Outlook Negatif!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:13 WIB

Rupiah Nyaris Jebol Rp18.000 per Dolar AS, BI Mulai Kewalahan: Kami Tidak Bisa Sendirian!

Rupiah Nyaris Jebol Rp18.000 per Dolar AS, BI Mulai Kewalahan: Kami Tidak Bisa Sendirian!

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:53 WIB

Perayaan 3 Tahun, Bursa Kripto CFX Kembali Menggelar CFX Crypto Conference di Jakarta

Perayaan 3 Tahun, Bursa Kripto CFX Kembali Menggelar CFX Crypto Conference di Jakarta

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:46 WIB

Di tengah Ambruknya IHSG, Saham-saham Ini Layak Dilirik Karena Diburu Asing

Di tengah Ambruknya IHSG, Saham-saham Ini Layak Dilirik Karena Diburu Asing

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 14:02 WIB

BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan

BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:56 WIB

Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan

Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:30 WIB

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:21 WIB

Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri

Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri

Bisnis | Rabu, 03 Juni 2026 | 12:15 WIB