Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.630.000
Beli Rp2.525.000
IHSG 5.875,780
LQ45 581,783
Srikehati 287,931
JII 348,084
USD/IDR 17.955

Jokowi Ditantang Hapus Subsidi BBM Secara Bertahap

Doddy Rosadi

Jum'at, 22 Agustus 2014 | 13:17 WIB
Jokowi Ditantang Hapus Subsidi BBM Secara Bertahap
Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). [Suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Mahakamah Konstitusi sudah menolak gugatan pasangan capres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa, Kamis (21/8/2014). Dengan demikian, pasangan Jokowi-Jusuf Kalla resmi menjadi pemenang pemilu presiden 2014.

Para pelaku ekonomi kini menanti gebrakan dari pasangan presiden dan wakil presiden terpilih itu dalam mengatasi lonjakan subsidi BBM di Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara.

“Yang kini tengah dinanti adalah pengumuman tentang menteri di kabinet mendatang serta apakah tim transisi Jokowi bisa meyakinkan pemerintahan sekarang agar mau menaikkan harga BBM sebelum masa tugasnya berakhir,” kata Mallika Chawla, analis dari Goldman Sachs.

Salah satu isi kampanye Jokowi-JK adalah mengurangi alokasi BBM subsidi dan mengalihkan dana tersebut untuk membiayai pembangunan untuk membantu rakyat miskin.

Pemerintah mengalokaskan 31 miliar dolar Amerika atau Rp369 triliun untuk subsidi BBM.  Jumlah itu sama dengan 18 persen dari total APBN. Sejumlah pihak menyarankan agar sebagian dana alokasi subsidi BBM itu dialihkan untuk kesehatan, pendidikan dan inrastruktur.

“Menghapus subsidi BBM adalah salah satu ujian bagi Jokowi ketika berkuasa. Dia harus melakukannya secara bertahap daripada dihapus sekaligus,” ujar Wellian Wiranto, ekonom dari OCBC Bank.

Indonesia merupakan salah satu negara dengan harga BBM termurah di dunia. Ini bisa terjadi karena pemerintah memberikan subsidi. Harga premium per liter Rp6.500 dari harga normal sekitar Rp10.000. Dengan demikian, pemerintah menyubsidi Rp3.500 per liter.

Besarnya laokasi dana subsidi BBM membuat defisit neraca perdagangan. Hingga semsester pertama, defisit perdagangan mencapai 4,7 persen dari PDB. Bank Indonesia belum akan menurunkan suku bunga acuan hingga defisit sudah berada di titik 2,5 persen dari PDB. (Bloomberg)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi-JK Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Jokowi-JK Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Bisnis | Jum'at, 22 Agustus 2014 | 12:05 WIB

Jokowi-JK Segera Temui SBY

Jokowi-JK Segera Temui SBY

Foto | Jum'at, 22 Agustus 2014 | 10:10 WIB

 Jokowi-JK Butuh Investasi Infrastruktur Nasional Rp6.500 Triliun

Jokowi-JK Butuh Investasi Infrastruktur Nasional Rp6.500 Triliun

Bisnis | Jum'at, 22 Agustus 2014 | 01:51 WIB

Terkini

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Riwayat Pinjol Kecil 'Dihapus' dari SLIK OJK, Ajukan KPR Kini Bisa Lebih Mudah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 20:10 WIB

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Ekonomi Kreatif Disiapkan Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Jakarta, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:50 WIB

Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya

Utang di Bawah Rp1 Juta Tidak Masuk SLIK OJK, Ini Penjelasan Lengkapnya

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:37 WIB

Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah

Lagi-lagi SLIK Biang Masalah, Bikin Susah MBR Punya Rumah Murah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:32 WIB

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Terungkap! Masifnya Aliran Dana Investasi Kripto RI Rata-rata Hasil Penipuan

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:26 WIB

AI Berpotensi Perkuat Industri Keuangan Syariah

AI Berpotensi Perkuat Industri Keuangan Syariah

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:22 WIB

Emiten UVCR Perluas Distribusi Voucher Digital, Sasar Mobile Banking

Emiten UVCR Perluas Distribusi Voucher Digital, Sasar Mobile Banking

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 19:09 WIB

Bahlil Bawa Kabar Kurang Enak Soal CNG

Bahlil Bawa Kabar Kurang Enak Soal CNG

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 18:40 WIB

Singapura Jadi Beli Listrik dari RI, Tapi Harganya Belum Deal

Singapura Jadi Beli Listrik dari RI, Tapi Harganya Belum Deal

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 18:35 WIB

Anak Usaha PLN Raih Kinerja Moncer 2025, Penjualan Listrik di Atas Target

Anak Usaha PLN Raih Kinerja Moncer 2025, Penjualan Listrik di Atas Target

Bisnis | Senin, 06 Juli 2026 | 18:31 WIB

×