Kondisi Perumahan Rakyat di Era Orde Baru Lebih Baik

Doddy Rosadi

Selasa, 26 Agustus 2014 | 09:49 WIB
Kondisi Perumahan Rakyat di Era Orde Baru Lebih Baik
Warga melihat maket rumah di BTN Property Expo 2014. [suara.com/Adrian Mahakam]

Suara.com - Meski sudah merdeka selama 69 tahun, masalah perumahan rakyat masih belum terselesaikan dengan baik, bahkan mengalami kemunduran. Ketersediaan rumah dan keterjangkauan harga rumah yang seharusnya dapat menjadi indikator kesejahteraan sebuah negara terabaikan.

Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch, Ali Tranghanda mengatakan, kondisi perumahan rakyat pada tahun 1980 sampai 1990-an di era orde baru lebih baik dibandingkan dengan kondisi perumahan rakyat saat ini.

“Konsep hunian berimbang waktu itu 1:3:6 disertai dengan program kasiba (kavling siap bangun) dan lisiba (lingkungan siap bangun) malah tidak dilanjutkan sejak orde reformasi. Program RSS (Rumah Sangat Sederhana) waktu itu sempat menjadi primadona pasar perumahan rakyat, namun lambat laun hal tersebut makin sulit dibangun karena lahan untuk pembangunan rumah rakyat sudah semakin tinggi dan tidak terjangkau,” kata Ali dalam keterangan tertulis, Selasa (26/8/2014).

Beberapa permasalahan yang sampai saat ini membuat pasar perumahan rakyat belum merdeka yaitu pemerintah belum memberikan prioritas bagi perumahan rakyat sebagaimana sebenarnya merupakan kebutuhan pokok masyarakat setelah sandang dan pangan.

“Selain itu, ekonomi biaya tinggi masih menjadi momok pembangunan. Masalah ekonomi biaya tinggi di dalam pembangunan perumahan masih menjadi permasalahan yang mengakibatkan tingginya biaya pengembangan. Panjangnya rentetan birokrasi perijinan dan pertanahan serta uang-uang siluman masih menjadi hal kebiasaan yang belum dapat dihapuskan oleh pemerintah. Tranparansi dibutuhkan untuk meminimalisir praktik-praktik yang merugikan pelaku pasar,” ujarnya.

Permasalahan lain, kata Ali, pemerintah daerah belum memahami pentingnya peran mereka dalam penyediaan rumah rakyat. Faktor koordinasi dan sumber daya manusia yang minim membuat sampai saat ini sangat sedikit pemda yang melek mengenai perumahan rakyat.

Selain itu, peran Perumnas sebagai pembangun perumahan rakyat semakin tidak fokus menyusul saat ini posisi Perum Perumnas dibawah BUMN sehingga unsur sosial untuk membangun rumah rakyat semakin terpinggirkan. Menurut dia, anggaran untuk perumahan di APBN juga masih sangat kecil.

“Kementerian perumahan rakyat yang ada saat ini belum dapat melakukan tugasnya dengan baik dikarenakan sulitnya koordinasi di antara lembaga negara yang ada. Seperti yang diketahui bahwa masalah perumahan rakyat sangat kompleks dan sangat terkait kementerian-kementerian lain diluar Kementerian Perumaha Rakyat. Karenanya masalah ini tidak dapat diletakan sepenuhnya di pundak Kemenpera melainkan harus sebagai bentuk kampanye nasional dari pupuk pimpinan Presiden,” jelasnya.

Ali menambahkan, angka backlog  (kekurangan rumah) pemerintah yang disebut-sebut sebesar 15 juta unit rumah sampai saat ini dibiarkan hanya sebatas angka tanpa ada solusi untuk mau memperbaikinya. Pemerintah yang baru diharapkan dapat memberikan harapan bagi sebuah kemerdekaan untuk rakyat melalui perumahan rakyat yang layak dan terjangkau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

 Harga Semakin Mahal, Masyarakat Berat Beli Rumah di Jabodetabek

Harga Semakin Mahal, Masyarakat Berat Beli Rumah di Jabodetabek

Bisnis | Rabu, 20 Agustus 2014 | 00:26 WIB

KPR Easy Payment, Cara Mudah Menyicil Rumah

KPR Easy Payment, Cara Mudah Menyicil Rumah

Bisnis | Selasa, 19 Agustus 2014 | 12:15 WIB

Beli Rumah dengan Uang Muka Ringan di BTN Property Expo

Beli Rumah dengan Uang Muka Ringan di BTN Property Expo

Bisnis | Sabtu, 16 Agustus 2014 | 19:40 WIB

Terkini

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G

Jakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:36 WIB

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

5 Toner untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas Sesuai Review

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Guru Besar Ekonomi UI: Konser Andrea Bocelli Bisa Picu 'Experience Economy'

Entertainment | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:27 WIB

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!

Surakarta | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:24 WIB

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

3 Pilihan Skin Tint dengan Hasil Akhir Matte, Cocok untuk Kulit Berminyak

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:20 WIB

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Antisipasi Politik Uang dan Konflik, 600 Polisi Disiagakan Amankan Pilkades Serentak di Cianjur

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:19 WIB

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Bagaimana Cara Membuat BPJS Kesehatan Gratis?

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

Gerindra Buka Suara Usai MA Batalkan Suket SMA Gibran: Selesaikan Secara Konstitusional

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:15 WIB

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:10 WIB

×