Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Menguat, IHSG Terdorong Penguatan Bursa Amerika

Doddy Rosadi

Rabu, 29 Oktober 2014 | 10:21 WIB
Menguat, IHSG Terdorong Penguatan Bursa Amerika
Layar perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menguat dan memasuki zona hijau. Dalam sesi pembukaan perdagangan, Rabu (29/10/2014) IHSG naik 18,18 poin atau 0,36 persen menjadi 5.019,48, sementara indeks 45 saham unggulan (LQ45) menguat 4,55 poin (0,54 persen) ke level 851,08.

Analis Samuel Sekuritas Tiesha Narandha Putri mengatakan bahwa bursa saham Asia bergerak menguat, termasuk IHSG BEI merespons penguatan bursa saham Amerika Serikat.

"Meningkatnya bursa saham Amerika itu seiring dengan meningkatnya data kepercayaan konsumen Amerika Serikat yang di atas estimasi," katanya.

Kendati demikian, lanjut dia, penguatan IHSG BEI diperkirakan masih terbatas. Hal itu dikarenakan mencuatnya ketidakpastian kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

"Sebelumnya, pasar mengekspektasi akan terjadi kenaikan pada awal November. Namun, hingga saat ini pemerintah belum memberikan sinyal akan terjadi kenaikan harga," katanya.

Di sisi lain, dia menambahkan bahwa kinerja sebagian perusahaan tercatat atau emiten yang di bawah ekspektasi juga turut menjadi pemberat bagi laju IHSG BEI.

Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah menambahkan bahwa setelah sentimen politik, sentimen dari laporan keuangan emiten pada kuartal ketiga tahun ini belum memberikan dukungan bagi pergerakan IHSG BEI.

"Pasar masih mencemaskan kondisi perekonomian Indonesia yang akan dihadapkan pada tantangan yang tidak mudah, seperti normalisasi kebijakan the Fed dan isu harga BBM serta perlambatan ekonomi Tiongkok," katanya.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 208,77 poin (0,89 persen) ke 23.729,13, indeks Nikkei naik 190,87 poin (1,22 persen) ke 15.517,35, dan Straits Times menguat 16,56 poin (0,51 persen) ke posisi 3.227,80. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922

Belum bangkit, IHSG Ditutup Anjlok 4,88 Persen ke Level 7.922

Foto | Senin, 02 Februari 2026 | 18:39 WIB

Sempat Dibekukan, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 3,84 Persen ke 6.223

Sempat Dibekukan, IHSG Hari Ini Ditutup Anjlok 3,84 Persen ke 6.223

Foto | Selasa, 18 Maret 2025 | 17:49 WIB

Akhir Perdagangan 2024, IHSG Ditutup Menguat

Akhir Perdagangan 2024, IHSG Ditutup Menguat

Foto | Senin, 30 Desember 2024 | 22:34 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:14 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:01 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:45 WIB

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:39 WIB

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:34 WIB

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:08 WIB

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 18:50 WIB