Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Tiga Juta Hektare Sawah di Indonesia Rusak

Ardi Mandiri | Suara.com

Kamis, 04 Desember 2014 | 07:00 WIB
Tiga Juta Hektare Sawah di Indonesia Rusak
Sawah-Mengering-110914-ADB-1ok

Suara.com - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan, sedikitnya tiga juta hektare atau 52 persen lahan pertanian di Indonesia mengalami kerusakan sehingga sulit untuk dapat berswasembada beras.

"Sebelum berbicara lebih jauh tentang swassembada pangan ke depan saya akan melihat dulu apa permasalahannya, masalah pertanian di Indonesia adalah masalah irigasi, ada 3 juta hektare termasuk di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah yang mengalami kerusakan," katanya saat melakukan kunjungan ke lahan pertanian di Sampit, Rabu (3/12/2014).

Perbaikan tiga juta hektare lahan pertanian yang rusak tersebut ditargetkan akan selesai dalam kurun waktu tiga hingga empat tahun ke depan.

"Saya akan program satu juta hektare setiap tahun, dan khusus untuk di wilayah Kabupaten Kotim kami akan membantu perbaikan lahan pertanian seluas 2.800 hektare," ungkapnya.

Andi mengungkapkan, selama satu bulan dipercaya Presiden Joko Widodo menjabat sebagai Menteri Pertanian, Kalimantan Tengah, merupakan provinsi yang ke sembilan dikunjunginya dan kendala di setiap hampir sama yakni masalah sara pertanian yang kurang memadai, terutama irigasinya.

Ia juga optimis dalam kurun tiga hingga empat tahun ke depan target swasembada beras akan tercapai dengan catatan perbaikan kerusakan irigasi tersebut dapat diselesaikan dengan baik.

Selain akan memperbaiki lahan pertanian seluas 2.800, dalam kesempatan tersebut Mentan juga memberikan bantuan mesin traktor tangan dan satu unit mesim tanam padi.

"Dalam satu bulan terakhir sedikitnya sudah 7.800 unit traktor tangan se-Indonesia yang sudah saya salurkan ke petani," ungkapnya.

Bantuan traktor tangan ke petani tersebut salah satu bentuk pemerintah mengalihkan subsidi BBM dari tidak produktif ke produktif.

"Ada sebesar 15 triliun pada 2015 nanti yang akan dialihkan untuk pertanian, 1 juta hektare irigasi, kemudian ada benih, pupuk serta traktor tangan," jelasnya.

Untuk di kabupaten Kotim pemerintah pusat nantinya akan memberikan bantuan benih unggul sebanyak 70 ton dan akan disalurkan pada 2015 nanti. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gawat, Sawah Kering di Sultra Capai 3.091 Hektare

Gawat, Sawah Kering di Sultra Capai 3.091 Hektare

News | Kamis, 06 November 2014 | 07:07 WIB

50 Tahun Lagi, Sawah Hilang dari Pulau Jawa

50 Tahun Lagi, Sawah Hilang dari Pulau Jawa

Bisnis | Kamis, 23 Oktober 2014 | 17:01 WIB

JK: Insinyur Pertanian Jangan Hanya di Kantor, Turun ke Sawah!

JK: Insinyur Pertanian Jangan Hanya di Kantor, Turun ke Sawah!

Bisnis | Kamis, 25 September 2014 | 18:13 WIB

Terkini

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB