Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.850.000
Beli Rp2.735.000
IHSG 7.561,329
LQ45 749,027
Srikehati 347,294
JII 525,953
USD/IDR 17.184

Jokowi Harus Prioritaskan Pembangunan Rumah Rakyat

Doddy Rosadi | Suara.com

Senin, 22 Desember 2014 | 20:46 WIB
Jokowi Harus Prioritaskan Pembangunan Rumah Rakyat
Warga ramai mengunjungi stan-stan pengembang dalam Pameran Rumah Rakyat 2014. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Sektor perumahan rakyat belum juga menjadi prioritas pemerintahan Jokowi. Sebelum memikirkan perumahan rakyat sepertinya Jokowi lebih fokus untuk menyiapkan sektor infratstruktur. Direktur Eksekutif Indonesia Property Watch Ali Tranghanda menilai langkah ini cukup bagus.

Namun, tentunya harus diperhatikan bahwa pembangunan infrastruktur akan memberikan dampak pada naiknya harga tanah. Karena itu, pemerintah harus segera membentuk bank tanah untuk sedapat mungkin menguasai tanah-tanah dan memproteksi tanah-tanah yang layak dibangun rumah rakyat agar tidak naik lebih tinggi lagi.

“Pembangunan rumah rakyat akan sulit bila tidak ada ketersediaan tanah yang murah. Karenanya program 10 juta unit rumah dari Jokowi seharusnya juga mengedepankan fondasi sistem perumahan nasional yang saat ini belum ada. Pembentukan badan yang saat ini sedang didiskusikan harus segera direalisasikan mengingat badan ini akan sangat strategis bagi keberlangsungan penyediaan rumah rakyat,” kata Ali dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (22/12/2014).

“Dalam rencana membangun 10 juta unit sampai 2019, pemerintah harus mempertimbangkan instrumen perumahan nasional agar bisa direalisasikan, para pelaku pasar perumahan menunggu gebrakan dan langkah tegas dari pemerintah di sektor perumahan termasuk masalah perijinan,” ujarnya.

Instrumen yang dimaksud adalah berupa tiga pilar perumahan rakyat yaitu : Badan Pelaksana Perumahan yang akan mengatur bank tanah sebagai eksekutor, Kementerian PU-Pera sebagai regulator pencetak kebijakan, Bank BTN sebagai bank pembiayaan yang fokus perumahan.

Namun dari sisi pembiayaan seharusnya Bank BTN tidak lagi mengandalkan dana-dana jangka pendek untuk membiayai KPR, karenanya ketersediaan dana-dana jangka panjang pun harus segera dicarikan sumbernya. Banyak sumber-sumber dana jangka panjang yang ada saat ini di luar rencana pemerintah untuk menyiapkan Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) yang saat ini belum jelas kelanjutannya.

Pemberdayaan PT. SMF sebagai secondary mortgage saat ini bisa menjadi pilihan untuk menjamin ketersediaan dana-dana untuk pembiayaan perumahan.

Indonesia Property Watch saat ini terus memberikan kritik membangun karena selama 2 kali periode SBY, sektor perumahan selalu terabaikan. Dia berharap dengan adanya pemerintahan yang baru, rumah rakyat dapat menjadi prioritas. Karena masalah perumahan rakyat sejak dulu semakin lama semakin karut marut dan membutuhkan keseriusan pemerintah untuk hadir di dalamnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Perlu Dirjen yang Paham Masalah Perumahan Rakyat

Perlu Dirjen yang Paham Masalah Perumahan Rakyat

Bisnis | Minggu, 02 November 2014 | 15:08 WIB

Tepat, Penggabungan PU dengan Perumahan Rakyat

Tepat, Penggabungan PU dengan Perumahan Rakyat

Bisnis | Rabu, 29 Oktober 2014 | 08:11 WIB

Jangan Gabungkan Kemenpera dengan KemenPU!

Jangan Gabungkan Kemenpera dengan KemenPU!

Bisnis | Rabu, 22 Oktober 2014 | 14:28 WIB

UU Tapera Bisa Membantu Pemerintah Penuhi Perumahan Rakyat

UU Tapera Bisa Membantu Pemerintah Penuhi Perumahan Rakyat

Bisnis | Jum'at, 10 Oktober 2014 | 11:09 WIB

Terkini

Gaya Koboi Purbaya Keluar Saat IMF Tawarkan Utang Jumbo Rp514 T: Wah Mukanya Langsung Asem!

Gaya Koboi Purbaya Keluar Saat IMF Tawarkan Utang Jumbo Rp514 T: Wah Mukanya Langsung Asem!

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:31 WIB

Tanpa Subsidi Harga Pertalite Capai Rp16.000 per Liter

Tanpa Subsidi Harga Pertalite Capai Rp16.000 per Liter

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:29 WIB

Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan

Purbaya Curhat Banyak Dapat Sentimen Negatif Ekonomi: Kadang Dipuji, Besoknya Diragukan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:21 WIB

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Purbaya Sebut Perang AS vs Iran Baru Selesai September 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:04 WIB

Perdana ke Luar Negeri Jadi Menkeu, Purbaya Langsung Dapat Pertanyaan Menohok dari Investor Global

Perdana ke Luar Negeri Jadi Menkeu, Purbaya Langsung Dapat Pertanyaan Menohok dari Investor Global

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 17:02 WIB

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Rupiah Terus Menguat pada Rabu Sore, BI Perlu Naikkan Suku Bunga untuk Jaga Momentum

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:56 WIB

Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru

Proyek Bioetanol Lampung Memasuki Tahap Baru

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:46 WIB

1,3 GW PLTS Atap Terpasang, Indonesia Bidik Target Ambisius 100 GW

1,3 GW PLTS Atap Terpasang, Indonesia Bidik Target Ambisius 100 GW

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 16:26 WIB

Dony Oskaria Wanti-wanti Telkom Nggak Boleh Rugi

Dony Oskaria Wanti-wanti Telkom Nggak Boleh Rugi

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 15:38 WIB

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Cek Rekening, Emiten SIDO Mulai Bayar Dividen Hari Ini

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 15:19 WIB