Setiap Tahun, Setengah Juta Petani Beralih Profesi

Doddy Rosadi

Kamis, 12 Maret 2015 | 11:24 WIB
Setiap Tahun, Setengah Juta Petani Beralih Profesi
Ilustrasi: Seorang petani menebar pupuk di areal sawah. (Antara/Dedhez Anggara)

Suara.com - Kementerian Pertanian menyatakan setiap tahun ada sebanyak 500 ribu rumah tangga petani yang beralih profesi ke bidang pekerjaan lain karena selalu mengalami kerugian disebabkan berbagai faktor, termasuk akibat tingginya biaya produksi yang meningkatkan resiko kerugian.

"Itu adalah salah satu persoalan yang menjadi temuan. Menteri Pertanian selama menjabat tiga bulan terakhir ini, telah berkunjung ke 22 provinsi dan sejumlah kota di Indonesia. Ada lima masalah yang menjadi temuan berkaitan dengan rencana swasembada pangan," kata Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Pertanian (Kementan), Momon Resmono.

Momon Resmono menjabarkan, lima masalah tersebut yang pertama adalah kerusakan infrastruktur terutama pada jaringan irigasi yang mencapai 52 persen. Menurut dia, banyak irigasi baik primer maupun skunder tidak tertangani dengan baik setelah sekian lama. Karena itu, ia mengatakan melalui revolusi anggaran Kementan, perbaikan jaringan irigasi menjadi skala prioritas termasuk dari dana APBN Perubahan, .

"Kementan menargetkan jaringan irigasi kedepan bisa mengairi 3 juta hektare lahan pertanian. Kemudian Kemen PU juga mendukung dengan memperbaiki 49 waduk termasuk jaringan irigasi primer maupun sekunder dengan anggaran yang mencapai Rp4 triliun tahun 2015," katanya.

Masalah kedua, lanjutnya, adalah persoalan benih karena pada 2014 realisasi benih secara nasional tidak lebih dari 20 persen.

Masalah ketiga adalah ketersediaan pupuk terutama untuk memenuhi enam tempat di Jawa Tengah dimana sempat masuk distributor pupuk ilegal, yang tadinya subsidi kemudian diubah menjadi pupuk non subsidi sehingga mendatangkan kerugian besar bagi petani.

Untuk mengatasinya, Kementan bekerjasama dengan TNI/Polri hingga telah berhasil menangkap para pelakunya.

Masalah keempat menurut dia adalah masalah tenaga kerja, dimana pada tahun 2003 berdasarkan data Biro Pusat Statistik ada sekitar 31 juta tenaga kerja di sektor pertanian, tetapi pada 2013, tinggal 26,5 juta sehingga rata-rata setiap tahun rumah tangga petani yang beralih profesi mencapai 500 ribu rumah tangga.

"Masalah terakhir adalah persoalananya ada di Perhiptani. Yakni belum optimalnya peran penyuluhan dalam program-program pertanian. Dan di sinilah saya berharap Perhiptani untuk meningkatkan peran penyuluhan dalam mendukung program-program pertanian," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Turun ke Sawah, Jokowi Juga Janjikan Kenaikan Harga Gabah

Turun ke Sawah, Jokowi Juga Janjikan Kenaikan Harga Gabah

Bisnis | Jum'at, 06 Maret 2015 | 17:12 WIB

Jokowi Janjikan 3.000 Traktor bagi Petani Ponorogo

Jokowi Janjikan 3.000 Traktor bagi Petani Ponorogo

News | Jum'at, 06 Maret 2015 | 16:58 WIB

Swasembada Pangan Bisa Dicapai dengan Sejumlah Syarat

Swasembada Pangan Bisa Dicapai dengan Sejumlah Syarat

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2015 | 13:42 WIB

Bappenas: Kesejahteraan Petani Akan Dinaikkan

Bappenas: Kesejahteraan Petani Akan Dinaikkan

Bisnis | Jum'at, 30 Januari 2015 | 12:30 WIB

Presiden: Swasembada Beras Hanya Perlu Waktu Tiga Tahun

Presiden: Swasembada Beras Hanya Perlu Waktu Tiga Tahun

Bisnis | Jum'at, 16 Januari 2015 | 10:59 WIB

Jokowi Perintahkan Bulog Beli Hasil Produksi Petani

Jokowi Perintahkan Bulog Beli Hasil Produksi Petani

Bisnis | Selasa, 06 Januari 2015 | 12:06 WIB

Terkini

Perbedaan Sunscreen Scora Pink dan Kuning, Ketahui Sebelum Checkout

Perbedaan Sunscreen Scora Pink dan Kuning, Ketahui Sebelum Checkout

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:05 WIB

IHSG Kembali Lesu di Sesi I, Terperangkap di Level 5.200

IHSG Kembali Lesu di Sesi I, Terperangkap di Level 5.200

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Bedak Padat Marina Apakah Bagus? Intip Klaim dan Review Pembeli

Bedak Padat Marina Apakah Bagus? Intip Klaim dan Review Pembeli

Lifestyle | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Dinilai Arogan, Sikap Ajudan Gubernur Disebut Cerminkan Karakter Rudy Mas'ud

Dinilai Arogan, Sikap Ajudan Gubernur Disebut Cerminkan Karakter Rudy Mas'ud

Kaltim | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Persija Dihantui Ancaman Pengurangan Poin, Nadeo Argawinata Tak Menyangka Ada Kericuhan Suporter

Persija Dihantui Ancaman Pengurangan Poin, Nadeo Argawinata Tak Menyangka Ada Kericuhan Suporter

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:02 WIB

Darmawangsyah Muin Tidak Hadiri Peresmian Jalan, Gubernur Sulsel: Wah, Pelanggaran Ini

Darmawangsyah Muin Tidak Hadiri Peresmian Jalan, Gubernur Sulsel: Wah, Pelanggaran Ini

Sulsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Mengapa Kekayaan Alam Tak Cukup untuk Membawa Indonesia Berlayar Mandiri?

Mengapa Kekayaan Alam Tak Cukup untuk Membawa Indonesia Berlayar Mandiri?

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Pemerintah Bidik Target Devisa Sektor Pariwisata 24 Miliar Dolar AS di 2026, Setara Ekspor Sawit

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Respons 2 Tahun Prabowo-Gibran, Politisi PDIP Singgung Gelombang Protes hingga Asap Karhutla

Respons 2 Tahun Prabowo-Gibran, Politisi PDIP Singgung Gelombang Protes hingga Asap Karhutla

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Hutan Terbakar, Korporasi Harus Diusut, Pemerintah Jangan Berkelit

Hutan Terbakar, Korporasi Harus Diusut, Pemerintah Jangan Berkelit

Your Say | Rabu, 21 Oktober 2026 | 12:50 WIB

×