Menteri Rini: Pertalite Tidak Boleh Gantikan Premium

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 20 April 2015 | 15:01 WIB
Menteri Rini: Pertalite Tidak Boleh Gantikan Premium
Penjualan bahan bakan minyak (BBM) di salah satu SPBU Kawasan Tanah Abang, Jakarta, Rabu (18/3). (Antara)

Suara.com - PT Pertamina (Persero) menyatakan bakal merilis produk bahan bakar minyak baru bernama Pertalite. Sedianya, bensin yang diproyeksikan akan mengganti keberadaan Premium itu akan diujicoba pada semua Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum yang berada di jalan tol per Mei 2015.

Namun, Menteri Badan Usaha Milik Negara meminta kepada PT Pertamina untuk lebih fokus dalam pengelolaan bahan bakar Premiun Ron 88, karena harganya yang murah dan terjangkau harus diprioritaskan.

"Nanti akan saya bicarakan dulu dengan pak Sudirman Said bagaimana skema Pertalite ini. Karena soal harga Petralite ini juga masih belum jelas kisarannya berapa. Jadi Pertamina harus fokus dulu pada Premium. Kecuali memang Pertalite harganya lebih murah baru boleh digarap, " kata Menteri BUMN Rini Soemarno di Hotel Shangri La, Senin (20/4/2015).

Pemerintah, lanjut Rini, mengutamakan bensin premium sebagai produk bensin paling terjangkau di Indonesia. Memang harga Premium adalah Rp7.300 per liter atau Rp7.400 per liter di Jabodetabek.

"Sebenarnya ini kan menyangkut apa yang terbaik untuk masyarakat. Saya setuju kalau Pertamina mau memberikan pilihan jenis BBM lain, tapi harganya harus terjangkau. Jangan lebih mahal dari Premium, orang pasti akan lebih pilih premium lagi. Jadi saya minta Pertamina fokus dulu dalam pengelolaan premium agar lebih efisien sehingga memberikan harga yang terbaik pada masyarakat," katanya.

Bensin premium saat ini sebagian diimpor dan sebagian lagi diproduksi di kilang dalam negeri.

"Pertalite bisa kita produksi, tapi sebagai pilihan saja. Bukan pengganti dari premium. Untuk produksi Pertalite kilang di Indonesia belum mampu mencukupi kebutuhan dalam negeri. Kalau premium dihapus nanti masyarakat bagaimana," kata Rini.

Sebelumnya, Vice President Fuel Marketing M. Iskandar mengatakan harga Pertalite sekitar Rp8.000-Rp 8.300 per liter. Ini berarti lebih mahal sekitar Rp1.000 per liter dari premium RON 88, namun hanya beda Rp200 per liter dari Pertamax RON 92.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Digagalkan, Penyelundupan 14 Ton Premium Ilegal dalam Kapal

Digagalkan, Penyelundupan 14 Ton Premium Ilegal dalam Kapal

Bisnis | Sabtu, 18 April 2015 | 02:19 WIB

Pertalite Pengganti Premium

Pertalite Pengganti Premium

Foto | Jum'at, 17 April 2015 | 18:29 WIB

Bertekad Kurangi Impor Premium, Ini Kiat Pemerintah

Bertekad Kurangi Impor Premium, Ini Kiat Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 17 April 2015 | 14:49 WIB

BBM Baru Pertamina Petralite Tak Disubsidi Pemerintah

BBM Baru Pertamina Petralite Tak Disubsidi Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 17 April 2015 | 14:36 WIB

Ini Dia Harga Pertalite, BBM Pengganti Premium

Ini Dia Harga Pertalite, BBM Pengganti Premium

Bisnis | Jum'at, 17 April 2015 | 13:09 WIB

Ganti Premium dengan Petralite, Menko Sofyan Ingatkan Pertamina

Ganti Premium dengan Petralite, Menko Sofyan Ingatkan Pertamina

Bisnis | Kamis, 16 April 2015 | 18:02 WIB

Terkini

Nusron Wahid Kembali Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Pertimbangkan Langkah Lanjutan

Nusron Wahid Kembali Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Pertimbangkan Langkah Lanjutan

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:54 WIB

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Lagi Cari HP Murah Rasa Flagship? Itel A300+ adalah Jawabannya

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Anti Ribet Saat ke Luar Negeri, eSIM Telkomsel Bisa Buat Hotspot hingga MiFi

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:45 WIB

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Cuaca Semarang Hari Ini Cerah Berawan, Suhu Diperkirakan Tembus 37 Derajat Celsius

Jawa Tengah | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:37 WIB

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Membaca The Man Who Knew Infinity: Ketika Timur Menggugat Dominasi Barat

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:30 WIB

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Bupati Hamenang Wajar Ismoyo Minta Maaf Kepada Masyarakat Usai Diperiksa 14 Jam oleh KPK

Surakarta | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

5 Rekomendasi Bedak Murah yang Bikin Makeup Menempel, Lengkap Cara Pakai agar Tahan Lama

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:24 WIB

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

Hercules Diduga Terima Uang dari Summarecon untuk Pengelolaan Lahan, KPK Sita Rp 800 Juta

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:20 WIB

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

MSCI Pertimbangkan Turunkan Status Pasar Saham Indonesia

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:16 WIB

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Kecepatan 5G XL Naik 263 Persen, Layanan Ultra 5G+ Kini Hadir di Solo dan Yogyakarta

Tekno | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 07:04 WIB

×