Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Perkuat Bisnis Konstruksi, BTN Cari Utang 3 T Lewat Obligasi

Laban Laisila | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 23 April 2015 | 14:25 WIB
Perkuat Bisnis Konstruksi, BTN Cari Utang 3 T Lewat Obligasi
Bank BTN.

Suara.com - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN) saat ini terus mencari tambahan modal sekitar Rp7 triliun untuk memperkuat bisnisnya di bidang konstruksi dan khususnya untuk pembiayaan.

Pembiayaan itu diperoleh dengan cara mengeluarkan obligasi sebesar Rp 3triliun, menertibkan KIK EBA dan menertibkan Negotible Certificate Deposit.

Direktur Utama Bank BTN, Maryono, mengatakan penerbitan obligasi ini akan dilakukan pada semester II Juli 2015.

"Obligasi yang akan dikeluarkan sekitar Rp3 triliun itu untuk biaya KPR. Obligasi tahap duanya sudah diajukan izinnya ke OJK, ya sekitar bulan Juli akhir dananya baru bisa digunakan BTN," katanya di Bursa Efek Indonesia, Kamis (23/4/2015).

Nantinya dana utang akan dilakukan untuk membiayai kredit pemilikan rumah (KPR). sedikitnya ada tiga penjamin emisi yang ditunjuk oleh pihak BTN yakni, BCA Sekuritas, CIMB Sekuritas dan Danareksa Sekuritas.

Maryono mengungkapkan, bisnis tahun 2014 memberikan catatan tersendiri bagi perseroan karena dalam kondisi makro tidak kondusif Bank BTN masih dapat bertumbuh secara positif.

Beberapa indikator seperti kredit perbankan, dana pihak ketiga, NIM tercatat terjadi penurunan diikuti dengan rasio kredit bermasalah perbankan yang meningkat.

Maryono menegaskan perseroan punya target pertumbuhan bisnis perseroan akan lebih baik. Aset BTN rencanakan akan tumbuh antara 18 persensampai dengan 20 persen. Sedangkan kredit BTN prediksi akan tumbuh diatas rata-rata industri pada kisaran 17 persen sampai dengan 19 persen.

Untuk Dana pihak ketiga naik 19 persen sampai dengan 20 persen. Non Performing Loan (NPL) akan didorong untuk terus turun pada level dibawah 3 persen.

Maryono optimistis, penerbitan surat utang untuk pendanaan rencana bisnis BTN ini dapat terserap semuanya sehingga perseoran memperoleh dana segar untuk melakukan ekspansi bisnis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Lampaui Cina, Jepang Pemegang Terbesar Obligasi Pemerintah AS

Lampaui Cina, Jepang Pemegang Terbesar Obligasi Pemerintah AS

Bisnis | Kamis, 16 April 2015 | 09:00 WIB

Konsolidasi Bank-bank BUMN Tak Cukup dengan Tukar Direksi

Konsolidasi Bank-bank BUMN Tak Cukup dengan Tukar Direksi

Bisnis | Senin, 30 Maret 2015 | 00:43 WIB

BTN Setor Dividen Rp223 Miliar kepada Pemerintah

BTN Setor Dividen Rp223 Miliar kepada Pemerintah

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2015 | 14:57 WIB

Pemerintah Akan Lelang Obligasi 12 Triliun

Pemerintah Akan Lelang Obligasi 12 Triliun

Bisnis | Kamis, 12 Februari 2015 | 03:00 WIB

Terkini

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

MBG Bisa Dijalankan Tanpa Ganggu Kondisi Fiskal, Begini Caranya

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 21:19 WIB

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Asosiasi Bisnis RI - Filipina Resmi Terbentuk, Fokus Atasi Hambatan Dagang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:33 WIB

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Apa itu Bond Stabilization Fund yang Mau Dikerahkan untuk Stabilkan Rupiah?

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 17:01 WIB

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Kisah Bambang Jadi Agen BRILink Nomor 1 di Klaten, Dari Ngontrak hingga Antarkan Anak ke Jepang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:30 WIB

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Dikuras untuk Bayar Utang dan Jaga Rupiah, Cadangan Devisa Indonesia Capai Titik Terendah Sejak 2024

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:24 WIB

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Langgar Aturan Penagihan, Indosaku Didenda OJK Rp875 Juta

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:45 WIB

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Sebut Beda Karakteristik, IMA Ragukan Skema Migas Diterapkan di Sektor Tambang

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:33 WIB

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Dampingi Presiden Prabowo di KTT ASEAN, Bahlil Fokus Bahas Diversifikasi Energi

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 12:03 WIB

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Dukung Ekonomi Rakyat, Pegadaian Hadirkan Solusi Keuangan Inklusif di Timor Leste

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:55 WIB

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Harga Pangan Hari Ini Naik? Cabai Rawit Tembus Rp65 Ribu per Kg, Telur Ayam Rp31 Ribu

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 11:47 WIB