Indonesia Targetkan 100 Miliar Dolar AS Investasi Hijau

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Senin, 27 April 2015 | 13:04 WIB
Indonesia Targetkan 100 Miliar Dolar AS Investasi Hijau
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikan kepada pemerintah untuk mengutamakan investor yang mau menanamkan modal di investasi hijau. Hal ini sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional tahun 2016-2019.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional, Presiden Joko Widodo berkomitmen mewujudkan sebuah bentuk pembangunan ekonomi yang menghasilkan lapangan kerja, investasi, dan menumbuhkan kekayaan pribadi dengan cara yang adil sambil mempertahankan kelestarian lingkungan.

Pemerintah menargetkan penanaman modal sekitar 100 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.293 triliun untuk investasi hijau dalam lima tahun berikutnya tertanam di setiap sektor bisnis.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani mengungkapkan bahwa banyak negara telah menerapkan konsep environmentally- ramah investasi hijau dan menyajikannya dengan cara yang mereka mau.

Indonesia berada di bawah kategori negara dengan potensi untuk menerapkan konsep tersebut dengan bantuan teknologi sama environmentally ramah.

"Indonesia punya potensi yang besar untuk mewujudkan investasi yang ramah lingkungan dan pesan Pak Jokowi juga sudah jelas bahwa boleh berinvestasi, tapi jangan kesampingkan kelestarian lingkungan. Makanya ini kita dorong terus agar bisa berjalan dan target tercapai," katanya di Hotel Shangri La, Jakarta, Senin (27/4/2015).

Franky mengemukakan pemerintah menargetkan investasi hijau tumbuh rata-rata 20 persen per tahun.

“Saat ini investasi dan perkembangan industri yang ramah lingkungan sudah menjadi tren global. Untuk itu, Indonesia akan mengambil peluang ini untuk menarik investasi hijau saat menjadi tuan rumah Tropical Landscape Summit dengan memaparkan portofilo potensi investasi hijau di Tanah Air,” katanya.

Selama lima tahun terakhir (2010-2014), total realisasi investasi hijau mencapai 30,3 persen dari total nilai investasi atau sebesar Rp486 triliun dibanding total nilai investasi Rp1.600 triliun. Dari realisasi tersebut, sebanyak 26,8 miliar dolar AS merupakan penanaman modal asing dan Rp139,1 triliun merupakan penanaman modal dalam negeri.

Dengan target sedemikian, diperkirakan pada 2019 investasi hijau PMA mencapai 56 miliar dolar AS dan PMDN sebesar Rp448 triliun.

"Acara ini sangat strategis bagi Indonesia untuk menjadi 'role model' bagi pembangunan ekonomi hijau yang berkelanjutan. Karena untuk mempercepat pembangunan infrastruktur hijau atau yang ramah lingkungan membutuhkan biaya yang cukup besar, dan acara ini diharapkan menjadi peluang untuk menarik investor," katanya.

Ia mengatakan ada delapan sektor potensial untuk investasi hijau antara lain pertanian, kehutanan, perikanan, pengusahaan tenaga panas bumi, industri pengolahan (biomassa, biofuel, komponen transportasi), pengadaan listrik dari sumber terbarukan, pengelolaan sampah dan daur ulang, dan pariwisata alam (ecotourism).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

BKPM: Tax Allowance Jadi Daya Tarik Investasi Hijau

BKPM: Tax Allowance Jadi Daya Tarik Investasi Hijau

Bisnis | Senin, 27 April 2015 | 12:27 WIB

Pemerintah Tawarkan Keringanan Pajak Hingga 10 Tahun

Pemerintah Tawarkan Keringanan Pajak Hingga 10 Tahun

Bisnis | Senin, 27 April 2015 | 12:05 WIB

Inilah 10 Bidang Usaha Kategori Investasi Hijau

Inilah 10 Bidang Usaha Kategori Investasi Hijau

Bisnis | Sabtu, 25 April 2015 | 13:35 WIB

Usaha Hijau yang Layak Mendapat Insentif

Usaha Hijau yang Layak Mendapat Insentif

Bisnis | Minggu, 19 April 2015 | 18:11 WIB

Terkini

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:55 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:20 WIB

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:02 WIB

Emas Antam Masih Murah Meriah, Harganya Cuma Rp 2,8 Juta/Gram

Emas Antam Masih Murah Meriah, Harganya Cuma Rp 2,8 Juta/Gram

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:00 WIB

Banyak Pemudik saat Lebaran Bikin Kinerja Industri Asuransi Perjalanan Melonjak

Banyak Pemudik saat Lebaran Bikin Kinerja Industri Asuransi Perjalanan Melonjak

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 08:52 WIB