Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.835.000
Beli Rp2.707.000
IHSG 7.106,520
LQ45 686,739
Srikehati 332,564
JII 477,320
USD/IDR 17.222

Garuda Hibahkan Empat Unit Pesawat ke Citlink

Liberty Jemadu | Suara.com

Sabtu, 16 Mei 2015 | 03:12 WIB
Garuda Hibahkan Empat Unit Pesawat ke Citlink
Maskapai Garuda Indonesia parkir di terminal II Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang, Banten, Jumat (12/12). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - PT Garuda Indonesia akan menghibahkan empat pesawat untuk maskapai anak perusahaannya Citilink Indonesia yang saat ini baru memiliki empat pesawat.

Direktur Utama Garuda Indonesia M Arif Wibowo usai rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di Tangerang, Jumat (15/5/2015), mengatakan pesawat yang dihibahkan merupakan pesawat jenis Boeing 777-300.

"Tahun ini kita melengkapi pesawat Citilink, ada empat pesawat," katanya.

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 Tentang Penerbangan serta Permenhub Nomor 41 Tahun 2015, Citilink harus minimal mempunyai lima pesawat sewa dan lima pesawat milik sendiri sampai tenggat waktu 30 Juni 2015.

Saat ini Citilink baru memiliki empat pesawat pembiayaan atau dikuasai dan 34 pesawat sewa.

Dengan adanya penambahan dari Garuda, maka total pesawat yang akan dimiliki Citilink berjumlah delapan pesawat. Hingga akhir 2015, Citilink menargetkan memiliki 40 pesawat.

Total pesawat yang ditargetkan Garuda sendiri, termasuk Citilink mencapai 190 pesawat hingga akhir 2015 dengan rincian 115 pesawat berbadan sempit (narrow body), 35 pesawat berbadan lebar (wide body) dengan rata-rata usia 4,3 tahun.

Untuk itu, tahun ini Garuda menambah 18 pesawat baru, rinciannya untuk berbadan sempit, meliputi tujuh B737-800, tiga CRJ1000, ATR72-600 sementara itu untuk berbadan besar tiga B777-300ER dan dua A330-300.

Sampai dengan Kuartal I 2015, Garuda termasuk Citilink mengoperasikan 174 pesawat, yang terdiri dari 144 pesawat berbadan sempit dab 30 pesawat berbadan lebar.

Sementara itu, tingkat isian penumpang (load factor) pada Kuartal I 2015 meningkat 6,8 persen menjadi 75,2 persen dari periode yang sama 2014 sebesar 68,4 persen.

Pangsa pasar domestik Garuda pada Kuartal I 2015 mencapai 45 persen, meningkat dibanding periode sama 2014 sebesar 37 persen, sementara pangsa pasar internasional mengalami peningkatan menjadi 34 persen pada Kuartal I 2015 dibandingkan periode sama 2014 sebesar 21 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rasakan Kuliner Indonesia di "Chef on Board" dari Garuda

Rasakan Kuliner Indonesia di "Chef on Board" dari Garuda

Lifestyle | Sabtu, 09 Mei 2015 | 06:57 WIB

Kasus Pembelian Saham Garuda, KPK Periksa Istri Nazaruddin

Kasus Pembelian Saham Garuda, KPK Periksa Istri Nazaruddin

News | Selasa, 05 Mei 2015 | 12:26 WIB

Dites Kejiwaan, Lelaki 'Penyusup' Garuda Senyum-senyum

Dites Kejiwaan, Lelaki 'Penyusup' Garuda Senyum-senyum

News | Selasa, 21 April 2015 | 23:29 WIB

Mario 'Si Penumpang Gelap' Garuda Akan Dites Kejiwaan

Mario 'Si Penumpang Gelap' Garuda Akan Dites Kejiwaan

News | Selasa, 21 April 2015 | 06:39 WIB

Terkini

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Terminal Karimun Disanksi Uni Eropa, PT OTK Buka Suara

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:09 WIB

Geger! Selat Malaka Terancam Sepi? Thailand Nekat Bangun Proyek Rp480 Triliun!

Geger! Selat Malaka Terancam Sepi? Thailand Nekat Bangun Proyek Rp480 Triliun!

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 12:06 WIB

Airlangga Klaim Risiko Resesi Indonesia Cuma 5 Persen, Lebih Aman dari AS-Kanada-Jepang

Airlangga Klaim Risiko Resesi Indonesia Cuma 5 Persen, Lebih Aman dari AS-Kanada-Jepang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 11:58 WIB

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Dear Gen Z, Ini Tips dari Menkeu Purbaya untuk Investasi ke Pasar Saham

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:58 WIB

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Harga Emas Diprediksi Menguat ke US$ 5.000, Pantau Logam Mulia Antam Terkini

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:56 WIB

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Resmi Diluncurkan, Program PINISI 2026 Jadi Senjata Bank Indonesia dan Pemerintah Genjot Ekonomi

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:25 WIB

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Pasokan Terhambat Blokade, Harga Minyak Terus Merangkak Naik, Tembus 108 Dolar AS

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 10:10 WIB

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Tiga Korban Selamat Sudah Dievakuasi, Basarnas Lanjut Sisir Seluruh Gerbong Kereta

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:44 WIB

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Rupiah Berbalik Melemah, Dolar AS Merangkak Naik ke Level Rp17.246

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:39 WIB

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Terus Bertambah, Korban Tewas Tabrakan KA Bromo Anggrek dengan KRL Jadi 14 Orang

Bisnis | Selasa, 28 April 2026 | 09:38 WIB