Jokowi: Pasar Keuangan Syariah Sangat Terbuka

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 14 Juni 2015 | 11:22 WIB
Jokowi: Pasar Keuangan Syariah Sangat Terbuka
Presiden Joko Widodo (tengah) berjalan bersama Wali Kota Solo Fx. Hadi Rudyatmo (kedua kiri) di Solo. (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menegaskan sektor keuangan syariah memiliki peran dalam pembangunan. Di antaranya mendorong perputaran ekonomi sehingga harus terus dikembangkan.

Jokowi juga menjelaskan perluasan pangsa pasar keuangan syariah masih sangat terbuka. Jokowi mengacu pada data Bank Dunia tahun 2014.

"Tercatat hanya 36,1 persen dari orang dewasa di Indonesia yang memiliki account di lembaga keuangan formal," kata Presiden saat menghadiri acara pencanangan program 'Aku Cinta Keuangan Syariah' yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Senayan, Jakarta, Minggu (14/6/2015).

Presiden menjelaskan saat ini jumlah nasabah keuangan syariah sudah mencapai lebih 18 juta rekening. Indonesia juga merupakan negara dengan jumlah lembaga keuangan mikro terbesar di dunia. Sebagian berbentuk BMT dan koperasi jasa keuangan syariah, serta merupakan negara penerbit sukuk negara terbesar, dan satu-satunya negara yang menerbitkan sukuk ritel.

"Kuncinya adalah membangun pemahaman masyarakat secara berkelanjutan, inovasi layanan, serta perlindungan kepada nasabah," kata Presiden.

Sementara itu Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad mengatakan meski tumbuh pesat namun bila dibandingkan dengan jasa keuangan nasional jumlahnya masih relatif kecil.

Menurut data OJK, kata Muliaman, per Maret 2015 industri perbankan syariah terdiri 12 Bank Umum Syariah dengan 22 unit usaha Syariah yang dimiliki oleh Bank Umum Konvensional dan 163 BPRS dengan total aset sebanyak Rp264,81 triliun dengan pangsa pasar 4,88 persen.

Sementara jumlah pelaku Industri Keuangan Non-Bank syariah 98 lembaga di luar LKM yang terdiri dari usaha jasa Takaful (asuransi syariah) yang mengelola aset senilai Rp23,80 triliun disamping usaha pembiayaan syariah yang mengelola aset senilai Rp19,63 triliun serta lembaga keuangan syariah lainnya dengan aset senilai Rp12,86 triliun.

Secara keseluruhan pangsa pasar industri keuangan non-bank syariah telah mencapai 3,93 persen dibandingkan total aset Industri keuangan non-bank secara umum.

Adapun pasar modal syariah yang dikembangkan dalam rangka mengakomodasi kebutuhan masyarakat di Indonesia untuk berinvestasi di produk-produk pasar modal sesuai prinsip dasar syariah.

Hingga akhir Maret 2015 total saham syariah yang diperdagangkan di pasar modal syariah mencapai nilai Rp3.037,46 triliun sementara sukuk korporasi yang diperdagangkan mencapai Rp7,1 triliun dan Reksadana syariah sebesar Rp11,7 triliun. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Terbitkan Sukuk Global Dua Miliar Dolar

Pemerintah Terbitkan Sukuk Global Dua Miliar Dolar

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2015 | 05:44 WIB

OJK Akan Buat Edaran Terkait Fatwa Hedging Syariah

OJK Akan Buat Edaran Terkait Fatwa Hedging Syariah

Bisnis | Jum'at, 03 April 2015 | 23:47 WIB

Pelaku sudah Dua Kali Mencuri di Rumah Karyawati Bank Mandiri

Pelaku sudah Dua Kali Mencuri di Rumah Karyawati Bank Mandiri

News | Senin, 16 Februari 2015 | 19:50 WIB

Sebelum Tewas, Karyawati Bank Mandiri Ditutup Hidungnya

Sebelum Tewas, Karyawati Bank Mandiri Ditutup Hidungnya

News | Senin, 16 Februari 2015 | 18:29 WIB

Ini Dia Pembunuh Karyawati Bank Mandiri Syariah

Ini Dia Pembunuh Karyawati Bank Mandiri Syariah

News | Senin, 16 Februari 2015 | 17:44 WIB

OJK Kembangkan Asuransi untuk Masyarakat dengan Penghasilan Rendah

OJK Kembangkan Asuransi untuk Masyarakat dengan Penghasilan Rendah

Bisnis | Jum'at, 25 April 2014 | 10:55 WIB

 OJK Perkuat Kerja Sama di Sektor Keuangan Syariah

OJK Perkuat Kerja Sama di Sektor Keuangan Syariah

Bisnis | Rabu, 16 April 2014 | 12:03 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×