Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.585.000
Beli Rp2.470.000
IHSG 6.037,842
LQ45 602,373
Srikehati 296,769
JII 356,005
USD/IDR 18.126

Pertamina Cocok Menjadi Agregator Tunggal Gas

Liberty Jemadu

Senin, 15 Juni 2015 | 01:18 WIB
Pertamina Cocok Menjadi Agregator Tunggal Gas
Proyek pembangunan Onshore Receiving Facilities (ORF) atau fasilitas penerimaan gas milik PT Pertamina Gas, di kawasan Tambaklorok, Semarang, Jateng, Sabtu (23/5) [Antara].

Suara.com - Untuk mempermudah penyeimbangan harga gas, pemerintah sebaiknya menunjuk agregator tunggal dan pilihannya tidak kepada swasta, namun cukup menunjuk satu BUMN energi seperti Pertamina.

"Idealnya agregator gas cukup satu saja. Dengan begitu akan memiliki daya tawar terhadap produsen gas supaya tidak ada permainan harga," kata mantan Sekjen Kementerian ESDM Djoko Darmono kepada media di Jakarta, Minggu (14/6/2015).

Menurut dia, sangat pantas bila pemerintah menunjuk Pertamina selaku agregator tunggal karena merupakan BUMN milik Pemerintah. Menurut Djoko, selaku agregator tunggal, Pertamina sebagai BUMN memiliki portofolio yang kuat di bidang gas, baik di tingkat internasional maupun domestik.

"Dengan begitu, Pertamina akan mampu menjamin suplai gas, baik melalui produksi sendiri maupun impor," kata Djoko.

Sementara itu, pengamat ekonomi Universitas Indonesia (UI) Muslimin Anwar mengingatkan konsep pemerintah melibatkan swasta menjadi agregator gas bukanlah pilihan yang tepat. Sebab, agregator gas akan memiliki peranan strategis dalam mengelola pasokan dan permintaan, menyeimbangkan harga gas, dan mengembangkan jaringan infrastruktur.

"Saya optimistis, Pertamina dapat menormalisasikan harga gas dengan cara melalui agregasi produk gas upstream yang saat ini dimilikinya. Di samping itu, Pertamina juga memiliki, mengembangkan dan mengelola existing infrastruktur gas seperti LNG, Regas, FSRU, Pipelines, CNG dan SPBG," kata Muslimin Anwar.

Dia menambahkan, pasar di Indonesia yang terbagi pada beberapa pulau dan sumber daya yang ada, maka sudah saatnya menerapkan konsep agregator gas untuk mengamankan pasokan, mengelola fluktuasi permintaan dan memastikan harga dalam batas kewajaran.

"Agregator gas memiliki lima peranan, yaitu sebagai suplly management, demand management, agregate price, developing infrastructure network dan trading platform. Sehingga agregator tunggal membuat pengelolaan gas bisa lebih terkendali," kata Muslimin.

Dia mengingatkan, sebagai perusahaan yang 100 persen dimiliki oleh negara, Pertamina sangat tepat ditunjuk Pemerintah menjadi agregator gas. Pertamina mempunyai portofolio yang kuat pada gas (LNG) internasional dan domestik. Dengan pengalaman semacam itu, BUMN ini dalam menjamin suplai gas (LNG) baik melalui produksi sendiri maupun impor. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Anjlok, Ongkos Pengadaan BBM Pertamina Naik 19 Persen

Rupiah Anjlok, Ongkos Pengadaan BBM Pertamina Naik 19 Persen

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2015 | 17:58 WIB

Persiapan Arus Mudik, Pertamina Jual BBM Kemasan

Persiapan Arus Mudik, Pertamina Jual BBM Kemasan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2015 | 17:19 WIB

Mudik Tiba, Pertamina Diminta Bangun SPBU di Cikampek-Palimanan

Mudik Tiba, Pertamina Diminta Bangun SPBU di Cikampek-Palimanan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2015 | 17:04 WIB

Disambut Baik, Penggabungan Pertamina-PGN

Disambut Baik, Penggabungan Pertamina-PGN

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2015 | 07:28 WIB

Fasilitas Penerimaan Gas

Fasilitas Penerimaan Gas

Foto | Sabtu, 23 Mei 2015 | 18:15 WIB

Tak Ada Kenaikan Harga Pertamax dan Sejenisnya hingga Lebaran

Tak Ada Kenaikan Harga Pertamax dan Sejenisnya hingga Lebaran

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2015 | 19:01 WIB

Produksi Minyak Pertamina dari Blok Malaysia 24.000 Barel Sehari

Produksi Minyak Pertamina dari Blok Malaysia 24.000 Barel Sehari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2015 | 05:44 WIB

Indonesia Berpotensi Penghasil Energi Nabati Terbesar di Dunia

Indonesia Berpotensi Penghasil Energi Nabati Terbesar di Dunia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2015 | 05:11 WIB

Terkini

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

Bayer Rombak Jajaran Direksi, Tunjuk Simon Rosof Sebagai Bos Baru

Bayer Rombak Jajaran Direksi, Tunjuk Simon Rosof Sebagai Bos Baru

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:40 WIB

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Dikritik DPR, Purbaya Klaim Utang Pemerintah Masih Aman Meski Nyaris Rp 10.000 Triliun

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:38 WIB

Freeport Targetkan Blok Kucing Liar Papua Tahun 2029, Hasilkan Jutaan Ons Emas

Freeport Targetkan Blok Kucing Liar Papua Tahun 2029, Hasilkan Jutaan Ons Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:37 WIB

Purbaya Akhirnya Bongkar Masalah di Program MBG, Janji Bakal Libatkan Rakyat

Purbaya Akhirnya Bongkar Masalah di Program MBG, Janji Bakal Libatkan Rakyat

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:19 WIB

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:07 WIB

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Setoran Freeport ke Negara Turun Menjadi USD 2,6 Miliar pada 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 16:52 WIB

×