Pertamina Cocok Menjadi Agregator Tunggal Gas

Liberty Jemadu

Senin, 15 Juni 2015 | 01:18 WIB
Pertamina Cocok Menjadi Agregator Tunggal Gas
Proyek pembangunan Onshore Receiving Facilities (ORF) atau fasilitas penerimaan gas milik PT Pertamina Gas, di kawasan Tambaklorok, Semarang, Jateng, Sabtu (23/5) [Antara].

Suara.com - Untuk mempermudah penyeimbangan harga gas, pemerintah sebaiknya menunjuk agregator tunggal dan pilihannya tidak kepada swasta, namun cukup menunjuk satu BUMN energi seperti Pertamina.

"Idealnya agregator gas cukup satu saja. Dengan begitu akan memiliki daya tawar terhadap produsen gas supaya tidak ada permainan harga," kata mantan Sekjen Kementerian ESDM Djoko Darmono kepada media di Jakarta, Minggu (14/6/2015).

Menurut dia, sangat pantas bila pemerintah menunjuk Pertamina selaku agregator tunggal karena merupakan BUMN milik Pemerintah. Menurut Djoko, selaku agregator tunggal, Pertamina sebagai BUMN memiliki portofolio yang kuat di bidang gas, baik di tingkat internasional maupun domestik.

"Dengan begitu, Pertamina akan mampu menjamin suplai gas, baik melalui produksi sendiri maupun impor," kata Djoko.

Sementara itu, pengamat ekonomi Universitas Indonesia (UI) Muslimin Anwar mengingatkan konsep pemerintah melibatkan swasta menjadi agregator gas bukanlah pilihan yang tepat. Sebab, agregator gas akan memiliki peranan strategis dalam mengelola pasokan dan permintaan, menyeimbangkan harga gas, dan mengembangkan jaringan infrastruktur.

"Saya optimistis, Pertamina dapat menormalisasikan harga gas dengan cara melalui agregasi produk gas upstream yang saat ini dimilikinya. Di samping itu, Pertamina juga memiliki, mengembangkan dan mengelola existing infrastruktur gas seperti LNG, Regas, FSRU, Pipelines, CNG dan SPBG," kata Muslimin Anwar.

Dia menambahkan, pasar di Indonesia yang terbagi pada beberapa pulau dan sumber daya yang ada, maka sudah saatnya menerapkan konsep agregator gas untuk mengamankan pasokan, mengelola fluktuasi permintaan dan memastikan harga dalam batas kewajaran.

"Agregator gas memiliki lima peranan, yaitu sebagai suplly management, demand management, agregate price, developing infrastructure network dan trading platform. Sehingga agregator tunggal membuat pengelolaan gas bisa lebih terkendali," kata Muslimin.

Dia mengingatkan, sebagai perusahaan yang 100 persen dimiliki oleh negara, Pertamina sangat tepat ditunjuk Pemerintah menjadi agregator gas. Pertamina mempunyai portofolio yang kuat pada gas (LNG) internasional dan domestik. Dengan pengalaman semacam itu, BUMN ini dalam menjamin suplai gas (LNG) baik melalui produksi sendiri maupun impor. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Anjlok, Ongkos Pengadaan BBM Pertamina Naik 19 Persen

Rupiah Anjlok, Ongkos Pengadaan BBM Pertamina Naik 19 Persen

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2015 | 17:58 WIB

Persiapan Arus Mudik, Pertamina Jual BBM Kemasan

Persiapan Arus Mudik, Pertamina Jual BBM Kemasan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2015 | 17:19 WIB

Mudik Tiba, Pertamina Diminta Bangun SPBU di Cikampek-Palimanan

Mudik Tiba, Pertamina Diminta Bangun SPBU di Cikampek-Palimanan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2015 | 17:04 WIB

Disambut Baik, Penggabungan Pertamina-PGN

Disambut Baik, Penggabungan Pertamina-PGN

Bisnis | Sabtu, 06 Juni 2015 | 07:28 WIB

Fasilitas Penerimaan Gas

Fasilitas Penerimaan Gas

Foto | Sabtu, 23 Mei 2015 | 18:15 WIB

Tak Ada Kenaikan Harga Pertamax dan Sejenisnya hingga Lebaran

Tak Ada Kenaikan Harga Pertamax dan Sejenisnya hingga Lebaran

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2015 | 19:01 WIB

Produksi Minyak Pertamina dari Blok Malaysia 24.000 Barel Sehari

Produksi Minyak Pertamina dari Blok Malaysia 24.000 Barel Sehari

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2015 | 05:44 WIB

Indonesia Berpotensi Penghasil Energi Nabati Terbesar di Dunia

Indonesia Berpotensi Penghasil Energi Nabati Terbesar di Dunia

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2015 | 05:11 WIB

Terkini

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Tekanan Outflow Asing, Investor Diminta Hati-hati Pilih Saham Perbankan

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Bukan Sekadar Jualan, UMKM Kuliner Semarang Diajak Ubah Chat WhatsApp Jadi Omzet

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sekolah IGM Palembang Tunggak PBB Sejak 2019, Tagihan Capai Rp2,18 Miliar

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

Satu Tahun Sekolah Rakyat Berjalan, Pemerintah Terus Berupaya Benahi Layanan Siswa

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:32 WIB

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Fashion Meets Music, A|X Armani Exchange Hadirkan Club Partnership Pertama di Jakarta

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:26 WIB

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Peringatan Keras Bahlil untuk Singapura: Jangan Ajari Indonesia soal Komitmen Kontrak!

Video | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

Bakal Atur Ruang Digital hingga Jerat Korporasi, Yusril Targetkan RUU HAM Masuk DPR Akhir 2026

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

Bahas Obligasi Rp5,6 Triliun dengan Menkeu, Pramono: Jakarta Ikuti Keputusan Pusat

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:09 WIB

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

51.200 Liter Minyak Disita di Muratara, Bareskrim Ungkap Dugaan Pasokan Solar Ilegal ke Kontraktor

Sumsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

Pramono Tegaskan Ancol dan Ragunan Tak Bisa Gratis untuk Semua: Biaya Perawatan Besar!

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:03 WIB

×