Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Agar Harga Tak Mahal Selama Puasa, Pemerintah Lepas Operasi Pasar

Siswanto | Suara.com

Kamis, 25 Juni 2015 | 11:34 WIB
Agar Harga Tak Mahal Selama Puasa, Pemerintah Lepas Operasi Pasar
Aktivitas pedagang beras di pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2015). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pemerintah hari ini melepas operasi pasar untuk menstabilkan harga sembako agar tidak mahal pada saat Ramadan dan menjelang puasa.

Kementerian Pertanian, Bulog serta Komisi IV DPR melakukan pelepasan operasi pasar di Pasar Induk Kramatjati, Jakarta, Kamis (25/6/2015) pukul 08.00 WIB.

"Hari ini kita mengadakan operasi pasar, dan melepas 22 armada yang berisi beras, gula, minyak goreng, bawang dan cabe untuk diletakkan di 20 tempat strategis di Jabodetabek," kata Direktur Perencanaan dan Pengembangan Bisnis Bulog Fadzri Sentosa pada saat melepas Operas Pasar di Pasar Kramatjati.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan operasi ini tidak hanya dilakukan di Jabodetabek, tetapi seluruh Indonesia, dan akan berlangsung hingga lebaran tiba.

"Operasi pasar ini dalam langkah untuk menstabilkan harga-harga agar tidak melambung tinggi, pasokan sembako kita sampai saat tercukupi," kata Menteri Pertanian.

Dia mencontohkan untuk komoditas bawang saat ini ada sekitar 200 ribu ton, padahal kebutuhan nasional berkisar pada 90-100 ribu ton per bulan, oleh sebab itu Menteri juga memastikan tidak akan ada impor bawang hingga lebaran nanti.

Dia mengatakan operasi pasar ini adalah bentuk kerja sama antara beberapa lembaga dan kementerian, seperti Bulog, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perhubungan dan lainnya.

Manajer Pasar Induk Kramatjati Salam mengatakan adanya operasi ini tidak membuat harga pedagang menjadi anjlok, malah membuat harga menjadi stabil.

"Operasi ini tidak berpengaruh kepada pedagang, malah membantu pedagang dan harga semakin lama semakin turun karena pasokannya cukup," kata Salam.

Dia mengatakan harga di pasar induk bergantung pada pasokan yang masuk, jika pasokannya berlebih maka harga murah, jika pasokan berkurang maka harganya akan naik.

Seorang pembeli yang berbelanja di operasi pasar tersebut, mengatakan harga bawang yang dia beli adalah Rp17 ribu, lebih murah Rp2.000 dibandingkan dengan pasar lain.

Selain operasi pasar pemerintah juga mengadakan pasar murah selama Ramadan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati Belanja Bulan Puasa, Kepala Ayam Busuk Beredar di Solo

Hati-hati Belanja Bulan Puasa, Kepala Ayam Busuk Beredar di Solo

News | Kamis, 25 Juni 2015 | 11:12 WIB

Komisi V: Jangan Cuma Mudik, Arus Balik Juga Harus Diawasi

Komisi V: Jangan Cuma Mudik, Arus Balik Juga Harus Diawasi

News | Rabu, 24 Juni 2015 | 19:15 WIB

Ingin Tukar Uang di Yogya untuk Lebaran, Di Sini Tempatnya

Ingin Tukar Uang di Yogya untuk Lebaran, Di Sini Tempatnya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2015 | 18:41 WIB

Duit Rp4,3 Triliun sudah Disiapkan BI untuk Lebaran Warga Yogya

Duit Rp4,3 Triliun sudah Disiapkan BI untuk Lebaran Warga Yogya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2015 | 17:24 WIB

Ucapkan Ultah, Ketua DPR Sebut 54 Angka Keberuntungan Jokowi

Ucapkan Ultah, Ketua DPR Sebut 54 Angka Keberuntungan Jokowi

News | Selasa, 23 Juni 2015 | 18:43 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB