Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kadin: Krisis Ekonomi Yunani Berdampak pada Indonesia

Ardi Mandiri, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 06 Juli 2015 | 19:41 WIB
Kadin: Krisis Ekonomi Yunani Berdampak pada Indonesia
Dolar

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) mengimbau pemerintah dan dunia usaha untuk mewaspadai krisis ekonomi yang melanda Yunani.

Meski hubungan dagang Indonesia dan Yunani tidak signifikan, tetapi dampaknya cukup serius bagi negara-negara zona Eropa yang selama ini menjadi salah satu mitra dagang terbesar Indonesia.

Seperti diketahui, Yunani terancam bangkrut akibat tak bisa membayar utang 1,54 miliar dolar AS atau sekitar Rp22 triliun ke International Monetary Fund (IMF). Menurut  Ketua Kadin Indonesia Suryo Bambang Sulisto, dengan adanya krisis tersebut dapat berdampak pada perdagangan di Indonesia.

"Kita harus mewaspadai dampak krisis yang melanda Yunani tersebut. Kenapa, karena itu pasti akan berdampak pada perdagangan kita. Para investor akan menarik dananya dan bersikap menunggu sehingga memengaruhi harga saham dan kurs dolar," kata Suryo saat berbincang dengan Suara.com di Jakarta, Senin (6/7/2015).

Suryo menjelaskan, krisis yang melanda Yunani akan berdampak ke Eropa, maka bisa jadi hal itu bakal mempengaruhi ekspor Indonesia yang masuk dalam pasar Eropa. Meski hingga saat ini belum terlihat, namun jangka panjangnya hal itu sangat mungkin terjadi.

Bahkan menurut Suryo, jika hal tersebut terjadi, maka Indonesia terancam akan mengalami krisis yang lebih parah dibandingkan krisis yang melanda Yunani.

"Kalau sampai berdampak ke Indonesia, kita akan alami krisis yang lebih parah dari Yunani. Kenapa, pertumbuhan ekonomi kita saat ini masih merosot, nilai tukar rupiah terus tertekan. Masyarakat di Indonesia lebih banyak dibandingkan Yunani. Kita ada 250 juta penduduk, sedangkan Yunani 4 juta penduduk. Kalau kelaparan mereka masih bisa handle, kalau kita 250 juta penduduk mau bagaimana caranya," kata Suryo.

Fokus Pasar Domestik
Oleh sebab itu, Suryo mengimbau kepada pemerintah untuk menjaga pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah harus fokus pada pasar domestik karena konsumsi domestik yang tinggi mencapai 60 persen-65 persen produk domestik bruto.

"Jangan sampai pasar kita yang besar hanya dikuasai barang-barang impor. Statistik menunjukkan neraca perdagangan kita di tahun 2011 walaupun masih surplus, tapi sudah mulai menipis,” ujarnya.

Selain itu, Suryo menyarankan para pengusaha Indonesia fokus pada beberapa sektor kebutuhan primer, seperti sandang, pangan, dan papan serta kebutuhan lain, seperti pendidikan, kesehatan dan hiburan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Yunani Katakan "Tidak" Pada Tawaran Bantuan Dana dari Eropa

Yunani Katakan "Tidak" Pada Tawaran Bantuan Dana dari Eropa

News | Senin, 06 Juli 2015 | 06:10 WIB

Menkeu Yunani: Tindakan Uni Eropa Adalah Aksi Terorisme

Menkeu Yunani: Tindakan Uni Eropa Adalah Aksi Terorisme

News | Minggu, 05 Juli 2015 | 16:29 WIB

Makna "Ya" dan "Tidak" Bagi Masa Depan Masyarakat Yunani

Makna "Ya" dan "Tidak" Bagi Masa Depan Masyarakat Yunani

News | Sabtu, 04 Juli 2015 | 07:32 WIB

Jepang Nyatakan Siap Bantu Krisis Yunani

Jepang Nyatakan Siap Bantu Krisis Yunani

News | Jum'at, 03 Juli 2015 | 08:27 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×