Di Depan Jokowi, Cina Jamin 3 Tahun Bangun Kereta Cepat

Pebriansyah Ariefana

Senin, 10 Agustus 2015 | 17:50 WIB
Di Depan Jokowi, Cina Jamin 3 Tahun Bangun Kereta Cepat
Kereta cepat jepang. (onewayjapan)

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima hasil studi kelayanan terhadap proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dari Pemerintah Cina. Penyerahan itu dilakukan di kantor Kepresidenan Jakarta, Senin siang.

"Presiden menerima Menteri Komisi Pembangunan Nasional dan Reformasi Tiongkok Xu Shaoshi yang menyampaikan hasil studi kelayakan perusahaan Tiongkok kepada Pemerintah Indonesia," kata Menko Perekonomian Sofyan Djalil dalam konferensi pers bersama di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (10/8/2015).

Sementara itu Menteri Xu Shaoshi menjelaskan sebagai utusan Presiden Cina, dirinya bertemu Presiden Jokowi untuk menyerahkan hasil studi kelayakan sesuai yang dijanjikan. Ia menyebutkan dalam delapan bulan terakhir, dua pemimpin negara sudah melakukan tiga kali pertemuan untuk meningkatkan kerja sama.

"Salah satunya proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung yang ditandatangani nota kesepahamannya pada Maret 2015," katanya.

Ia menyebutkan pada April dan Juni 2015 disepakati kerangka kerja dan pada hari ini diserahkan hasil studi kelayakan kepada Presiden Jokowi. Jalur kereta cepat itu berjarak sekitar 150 km mulai dari Halim ke Bandung dan terhubung ke Gambir atau jaringan yang sudah ada.

"Ada delapan stasiun dan kecepatan kereta nantinya sekitar 300 km per jam," katanya.

Ia menyebutkan pihaknya menawarkan harga yang lebih kompetitif dengan proposal yang lebih baik.

"Kami jamin bisa rampung dalam tiga tahun, ground breaking akhir Agustus 2015 dan selesai 2018 akhir," katanya.

Ia menyebutkan akan dibentuk join venture BUMN Indonesia-Tiongkok untuk mengelola kereta api cepat itu. Indonesia memegang 60 persen dan sisanya dari Cina.

"Kami ingin serius berbagi dengan Indonesia dalam mewujudkan kereta api cepat di Indonesia," katanya.

Ia menyebutkan di setiap stasiun dapat dibangun hotel, perumahan dan lainnya sehingga ada kawasan ekonomi baru yang berkembang. "Pengoperasian KA cepat ini dapat menguntungkan setelah beroperasi lima tahun," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kepala Bappenas: Jangan Cepat-cepat Bangun Kereta Cepat

Kepala Bappenas: Jangan Cepat-cepat Bangun Kereta Cepat

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2015 | 12:41 WIB

Kepala Bappenas: Prancis Minat Investasi Kereta Cepat

Kepala Bappenas: Prancis Minat Investasi Kereta Cepat

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2015 | 12:15 WIB

Jumpa Jokowi Bahas Kereta Cepat, Ahok: Kita Tak Terlalu Pusing

Jumpa Jokowi Bahas Kereta Cepat, Ahok: Kita Tak Terlalu Pusing

News | Senin, 13 Juli 2015 | 20:33 WIB

Jepang atau Cina yang Bangun Kereta Super Cepat Bandung-Jakarta?

Jepang atau Cina yang Bangun Kereta Super Cepat Bandung-Jakarta?

Bisnis | Senin, 13 Juli 2015 | 14:42 WIB

Dicari, Negara yang Bisa Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Dicari, Negara yang Bisa Bangun Kereta Cepat Jakarta-Bandung

News | Jum'at, 10 Juli 2015 | 18:32 WIB

Pemerintah Bingung Bikin Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Pemerintah Bingung Bikin Jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung

News | Kamis, 02 Juli 2015 | 14:05 WIB

Cina-Jepang Bersaing Ketat Bangun 'Kereta Peluru' di Jawa

Cina-Jepang Bersaing Ketat Bangun 'Kereta Peluru' di Jawa

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2015 | 13:02 WIB

Ini Rekor Baru Kereta Tercepat di Dunia

Ini Rekor Baru Kereta Tercepat di Dunia

News | Sabtu, 18 April 2015 | 06:00 WIB

Tak Sanggup Biayai Sendiri, Swasta Dilibatkan Bangun Kereta Cepat

Tak Sanggup Biayai Sendiri, Swasta Dilibatkan Bangun Kereta Cepat

Bisnis | Kamis, 09 April 2015 | 17:32 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×