Menkeu: Neraca Perdagangan Terpengaruh Perkembangan Global

Arsito Hidayatullah

Selasa, 18 Agustus 2015 | 22:18 WIB
Menkeu: Neraca Perdagangan Terpengaruh Perkembangan Global
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro mengatakan kondisi neraca perdagangan yang masih tercatat surplus hingga Juli 2015 karena perkembangan ekonomi global yang sedang mengalami kelesuan.

"Berarti memang globalnya lagi lesu dan impornya terpengaruh kurs," katanya di Jakarta, Selasa.

Menkeu menjelaskan ekspor nasional saat ini sedang mengalami perlemahan karena berkurangnya permintaan di negara tujuan ekspor, namun impor juga ikut mengalami penurunan karena harga dolar AS yang sedang menguat.

Namun, menurut dia, pemerintah telah membuat antisipasi terhadap kondisi tersebut, dengan mendorong konsumsi rumah tangga atau investasi untuk mendukung pencapaian realisasi angka pertumbuhan ekonomi.

"Sekarang kita tidak mengandalkan impor ekspor lagi. Kita harapkan sektor manufaktur tetap jalan dengan meningkatkan produksi dalam negeri," ujar Menkeu.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) merilis bahwa neraca perdagangan pada Juli 2015 masih mampu mengantongi surplus sebesar 1,33 miliar dolar AS yang merupakan surplus tertinggi dalam 19 bulan terakhir.

"Surplus ini merupakan yang tertinggi sejak 19 bulan, atau surplus terbesar sejak Januari 2014," kata Deputi Bidang Statistik Produksi BPS Adi Lumaksono, dalam jumpa pers.

Surplus neraca perdagangan pada Juli 2015 terjadi karena realisasi nilai ekspor tercatat mencapai 11,41 miliar dolar AS dan nilai impor hanya tercatat mencapai 10,07 miliar dolar AS.

Secara kumulatif, neraca perdagangan pada periode Januari-Juli 2015 telah mengantongi surplus sebesar 5,73 miliar dolar AS. Dengan nilai ekspor kumulatif 89,76 miliar dolar AS dan impor kumulatif 84,03 miliar dolar AS.

Namun, nilai ekspor Januari-Juni 2015 mengalami penurunan 12,81 persen, jika dibandingkan dengan periode sama pada 2014 yakni 102,9 miliar dolar AS. Hal yang sama juga terjadi pada impor kumulatif yang mengalami penurunan 25,18 persen, jika dibandingkan dengan periode tahun lalu yaitu 104 miliar dolar AS. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 1,33 miliar dolar AS

Neraca Perdagangan Indonesia Surplus 1,33 miliar dolar AS

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2015 | 13:31 WIB

Menkeu: Asumsi RAPBN 2016 Sesuai Perkembangan Terkini

Menkeu: Asumsi RAPBN 2016 Sesuai Perkembangan Terkini

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 02:11 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Jeblok, Menkeu Sudah Lapor ke Jokowi

Pertumbuhan Ekonomi Jeblok, Menkeu Sudah Lapor ke Jokowi

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2015 | 20:25 WIB

Menkeu Klaim Investor Jepang Percaya "Samurai Bonds"

Menkeu Klaim Investor Jepang Percaya "Samurai Bonds"

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2015 | 21:37 WIB

Terkini

Urutan Skincare Malam SKIN1004 yang Tepat, Kulit Auto Glowing Keesokannya

Urutan Skincare Malam SKIN1004 yang Tepat, Kulit Auto Glowing Keesokannya

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:51 WIB

7 Perbedaan Sepatu New Balance Ori dan KW Super, Jangan Sampai Tertipu!

7 Perbedaan Sepatu New Balance Ori dan KW Super, Jangan Sampai Tertipu!

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Buku Cemong: Menemukan Makna di Balik Kenangan dan Ketimpangan Hidup

Buku Cemong: Menemukan Makna di Balik Kenangan dan Ketimpangan Hidup

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:50 WIB

Kemhan Ungkap Tugas Dua Wamenhan Baru: Strategi Militer hingga Modernisasi Alutsista

Kemhan Ungkap Tugas Dua Wamenhan Baru: Strategi Militer hingga Modernisasi Alutsista

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:44 WIB

Tragedi Karhutla Bromo Terparah: Terjebak Kepungan Api, 4 Relawan Gugur dan 2 Kritis

Tragedi Karhutla Bromo Terparah: Terjebak Kepungan Api, 4 Relawan Gugur dan 2 Kritis

Jatim | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:34 WIB

Haji Isam Mau Caplok Saham BCA, Ini Kata OJK

Haji Isam Mau Caplok Saham BCA, Ini Kata OJK

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:33 WIB

Manhwa Aksi Populer Teenage Mercenary Diadaptasi Anime TV, Tayang 2027

Manhwa Aksi Populer Teenage Mercenary Diadaptasi Anime TV, Tayang 2027

Your Say | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Kemenperin Siapkan 11 Ribu Kapasitas Pelatihan Vokasi untuk Pekerja Migran

Kemenperin Siapkan 11 Ribu Kapasitas Pelatihan Vokasi untuk Pekerja Migran

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:23 WIB

Sempat Lambaikan Tangan, Pria di Pesisir Barat Hilang Ditelan Ombak Ganas 4 Meter

Sempat Lambaikan Tangan, Pria di Pesisir Barat Hilang Ditelan Ombak Ganas 4 Meter

Lampung | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:21 WIB

KPK Sita Rp 800 Juta yang Dikembalikan Hercules, Diduga Terkait Pengelolaan Lahan Summarecon

KPK Sita Rp 800 Juta yang Dikembalikan Hercules, Diduga Terkait Pengelolaan Lahan Summarecon

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 08:14 WIB

×