Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.845.000
Beli Rp2.715.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.273

Trik Jitu Membuat Anggaran Bulanan dengan Rumus 50/30/20

Angelina Donna | Suara.com

Rabu, 19 Agustus 2015 | 08:10 WIB
Trik Jitu Membuat Anggaran Bulanan dengan Rumus 50/30/20
Ilustrasi menyusun anggaran (shutterstock)

Anda mengerti betapa banyaknya uang yang Anda keluarkan untuk memenuhi kebutuhan rumah, kendaraan, dan juga dana pensiun. Tetapi bagaimana sebaiknya menganggarkan uang belanja bulanan supaya dana anggaran tersebut terbentuk secara ideal dan Anda tetap bisa menabung?

Seorang ahli keuangan dari Harvard bernama Elizabeth Warren (dalam majalah TIME dinobatkan sebagai salah satu dari 100 orang yang berpengaruh di dunia), dan putrinya, Amelia Warren Tyagi, mengusulkan rumus 50/30/20 dalam buku yang mereka tulis bersama, All Your Worth: The Ultimate Lifetime Money Plan.

Rumus 50/30/20 tersebut akan kami uraikan dalam empat tahap sebagai berikut:

1. Hitung Penghasilan Bersih Anda

Perlu dicatat bahwa penghasilan di sini adalah penghasilan bersih Anda yang telah dikurangi dari pajak-pajak yang wajib Anda bayar, seperti pajak negara, pajak daerah, dan lain sebagainya.

Apabila Anda adalah seorang karyawan yang memiliki penghasilan tetap setiap bulannya, maka akan mudah bagi Anda untuk menghitung penghasilan bersih Anda. Lain halnya jika Anda adalah seorang wirausahawan, banyak yang menjadi perhitungan Anda seperti pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan perusahaan yang meliputi banyak hal.

2. Tahap Kedua: Batasi Kebutuhan Anda Hingga 50 Persen

Pertimbangkan kembali anggaran bulanan Anda. Catat seberapa banyak Anda membutuhkan uang untuk memenuhi “kebutuhan” seperti bahan makanan, keperluan rumah, asuransi kesehatan, dan juga asuransi kendaraan pribadi Anda. Jumlah uang yang akan Anda gunakan untuk “kebutuhan” ini seharusnya tidak lebih dari 50 persen dari total penghasilan bersih Anda.

Bagaimana membedakan kebutuhan dan keinginan? Itu adalah pertanyaan besarnya. Segala hal yang hanya memberikan dampak kecil ketika tidak Anda penuhi, seperti TV kabel atau pendingin ruangan, adalah keinginan. Kemudian, segala hal yang memberikan dampak terhadap kualitas hidup Anda ketika tidak Anda penuhi, seperti tagihan listrik dan resep obat, adalah kebutuhan.

3. Batasi Keinginan Anda Hingga 30 Persen

Di sisi lain, tahap ketiga ini merupakan tahap yang cukup menyenangkan. 30 persen dari penghasilan bersih bulanan Anda dapat Anda gunakan untuk memenuhi keinginan Anda? Pasti yang terlintas di pikran Anda adalah sepatu baru, liburan ke Bali, perawatan badan, dan steak impor.

Tapi tunggu dulu, jangan terburu-buru. Perlu diingat bagaimana pentingnya memahami definisi dari “keinginan”. Dengan kata lain, “keinginan” Anda seperti untuk membayar tagihan telepon atau pulsa handphone Anda, tagihan koran, tagihan internet, dan hal-hal semacam itu harus Anda dahulukan.

Kadangkala, Anda juga bisa merubah hal-hal yang tadinya adalah “keinginan” menjadi “kebutuhan”. Seperti misalnya, nasi adalah kebutuhan, sedangkan kentang adalah keinginan. Ya, meskipun keduanya termasuk ke dalam golongan bahan makanan, tetapi hal tersebut bisa saja berubah karena Anda memiliki kebebasan untuk bertindak. Dengan kebiasaan seperti itu, tanpa disadari Anda akan menghabiskan uang lebih banyak untuk memenuhi “keinginan” Anda.

4. Gunakan 20 Persen Terakhir Untuk Menabung dan Membayar Hutang

Gunakanlah setidaknya 20 persen dari penghasilan bersih Anda untuk membayar hutang-hutang dan juga menabung untuk keperluan yang sifatnya mendadak atau darurat. Kenapa dana darurat itu penting? Karena dana darurat memiliki banyak sekali fungsi seperti ketika Anda mendapat musibah kecelakaan atau sakit, barang atau aset rusak, kehilangan pekerjaan, atau juga membayar tagihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB

Wujudkan Hunian dan Kendaraan Impian di BRI Consumer Expo 2026

Wujudkan Hunian dan Kendaraan Impian di BRI Consumer Expo 2026

Bri | Jum'at, 24 April 2026 | 22:29 WIB

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Dapat Restu dari OJK, Muhammad Awaluddin Sah Jabat Dirut Jasa Raharja

Dapat Restu dari OJK, Muhammad Awaluddin Sah Jabat Dirut Jasa Raharja

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:00 WIB

Suku Bunga dan Daya Beli Jadi Penentu, Bagaimana Peluang Investasi Properti 2026?

Suku Bunga dan Daya Beli Jadi Penentu, Bagaimana Peluang Investasi Properti 2026?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 17:50 WIB

Terkini

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Suku Bunga Tinggi, Milenial-Gen Z Kini Lebih Percaya Medsos Ketimbang Brosur Properti

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 23:20 WIB

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Laba PNM Tembus Rp1,14 triliun, Dirut BRI: Pertumbuhan Sehat dan Berkelanjutan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:22 WIB

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Panen Padi Biosalin Tembus Rp1,23 Miliar di Tengah Cuaca Ekstrem

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 22:21 WIB

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Harapan Konsumen Properti: Bunga KPR Jangan Tinggi-Tinggi!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:46 WIB

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Genjot Produktivitas Sapi Nasional, DPD RI Dorong Revitalisasi Vokasi Peternakan

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:41 WIB

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Pelaku Industri Dorong Pendekatan Pengurangan Risiko Tembakau di RI

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 21:35 WIB

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Menkeu Purbaya Masih Optimistis IHSG Tembus 10.000 Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:46 WIB

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Mau Jual Emas dan Untung Besar? Ya di Raja Emas Indonesia Saja!

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:45 WIB

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Menkeu Bantah Hoaks Uang Negara Tinggal Rp120 Triliun

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:42 WIB

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Celios Dukung Pemerintah Beri Insentif Fiskal Berbasis Penyerapan Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 20:22 WIB