Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.655.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Ekonomi Melambat, Ini Saran Bos IMF untuk Indonesia

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Rabu, 02 September 2015 | 13:22 WIB
Ekonomi Melambat, Ini Saran Bos IMF untuk Indonesia
Christine Lagarde di Konferensi Internasional Ekonomi Asia. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Direktur Dana Moneter Internasional (IMF) Christine Lagarde mengimbau masyarakat Indonesia tetap tenang dengan kondisi pelemahan perekonomian global. Masyarakat tidak perlu cemas.

Lagarde mengatakan, perlambatan ekonomi saat ini tidak hanya dirasakan oleh Indonesia. Banyak negara yang kondisi perekonomiannya tidak stabil saat ini.

Dia menyebutkan, gejolak yang terjadi pada perekonomian global dan berdampak terhadap negara berkembang. Di antaranya pemulihan ekonomi Cina, perlambatan pertumbuhan ekonomi Jepang, penurunan harga komoditas, hingga ketidakpastian kenaikan suku bunga Amerika Serikat (The Fed).

"Masyarakat tidak perlu cemas. Pergolakan ini memang tidak hanya di rasakan oleh Indonesia, melainkan seluruh negara berkembang. Pesan saya hari adalah bahwa ada alasan untuk percaya diri terus di wilayah tersebut. Pemerintah anda sepenuhnya memahami apa yang perlu dilakukan dan siap untuk mengambil tindakan lebih lanjut jika diperlukan," katanya saat pidato di Gedung Bank Indonesia, Rabu (2/9/2015).

Perempuan berambut putih itu memberikan saran kepada Indonesia untuk terus menjaga perekonomian Indonesia agar tetap stabil. Salah satunya dengan memperkuat pertahanan dengan kebijakan fiskal yang kuat dan kokoh.

"Yang pasti kebijakan fiskalnya harus kuat dan kokoh. Tapi perlu diingat juga, kebijakan yang diambil harus menyesuaikan kondisi atau keadaan negara yang berbeda, tetapi mereka harus mencakup," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga mengingatkan kepada pemerintah untuk menahan laju pertumbuhan kredit berlebihan dan menjadikan rupiah sebagai Shock Absorber, serta mempertahankan cadangan devisa.

"Kalau itu semua dilakukan dan pengawasan serta pengaturan keuangannya dilakukan dengan baik, maka perekonomian Indonesia akan mengalami pertumbuhan yang lebih baik," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Di Depan Bos IMF, BI Klaim Keadaan Indonesia Lebih Baik

Di Depan Bos IMF, BI Klaim Keadaan Indonesia Lebih Baik

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 12:47 WIB

Pimpinan DPR Terima Kunjungan Direktur IMF Siang Ini

Pimpinan DPR Terima Kunjungan Direktur IMF Siang Ini

DPR | Rabu, 02 September 2015 | 11:38 WIB

Pandangan Gubernur BI Soal Pertemuan Tahunan World Bank dan IMF

Pandangan Gubernur BI Soal Pertemuan Tahunan World Bank dan IMF

News | Rabu, 02 September 2015 | 01:02 WIB

Jokowi: Indonesia Tuan Rumah Pertemuan World Bank-IMF

Jokowi: Indonesia Tuan Rumah Pertemuan World Bank-IMF

Bisnis | Selasa, 01 September 2015 | 18:59 WIB

Hindari Satpol PP, PKL Ikut "Long March" Buruh

Hindari Satpol PP, PKL Ikut "Long March" Buruh

News | Selasa, 01 September 2015 | 13:00 WIB

Isu IMF Akan Berikan Pinjaman untuk Indonesia, Menkeu Buka Suara

Isu IMF Akan Berikan Pinjaman untuk Indonesia, Menkeu Buka Suara

News | Senin, 31 Agustus 2015 | 23:24 WIB

Terkini

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Pembangunan PLTS Koperasi Pertama di Indonesia Capai 80 Persen

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:56 WIB

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Punya Kesempatan Beli, Harga Emas Antam Stagnan Dibanderol Rp2.668.000/Gram

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:36 WIB

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Harga Minyak Dunia Terus Naik Sejak Selat Hormuz Kembali Diblokir

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:14 WIB

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

IHSG Diprediksi Bergerak Konsolidatif Sepekan, Sentimen Timur Tengah hingga MSCI Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 08:01 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Rupiah Diramal Ambruk ke Rp18.000, Harga Emas Berpotensi Anjlok Rp20.000 Hari Ini, Ada Apa?

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

SIG Bidik Pasar Renovasi Rumah Lewat MiniMix, Beton Siap Pakai Tembus Gang Sempit

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:45 WIB

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Petani Jember Dapat Senjata Baru Lawan Penyakit Padi, Produksi Diklaim Meningkat

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:39 WIB

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Asing Ramai-ramai Lepas Saham BUMI, Target Harganya Tetap Meroket

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:34 WIB

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 19:34 WIB