Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.775.000
Beli Rp2.630.000
IHSG 5.839,785
LQ45 580,916
Srikehati 283,634
JII 352,073
USD/IDR 18.034

Menkeu: Proyek Kereta Cepat Tak Boleh Pakai APBN

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 03 September 2015 | 15:49 WIB
Menkeu: Proyek Kereta Cepat Tak Boleh Pakai APBN
Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro menegaskan bahwa pembangunan kereta cepat atau High Speed Railways (HSR) nantinya tidak boleh menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

"Kalau saya yang milih maka kriterianya cuma satu, kereta cepat tidak boleh pakai APBN," kata Bambang saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Kamis (3/9/2015).

Dana APBN melalui pernyertaan Modal Negara (PMN) juga tidak akan digunakan untuk membangun kereta cepat Jakarta-Bandung tersebut. "Mau PMN, mau APBN dan lain-lain sejenisnya itu juga nggak lah. Itu menurut saya," katanya.

Seperti diketahu, dua investor dari negara yang berkompertisi untuk menggarap proyek kereta cepat ini, yakni Cina dan Jepang.

Berdasarkan proposal yang diajukan oleh Cina, negeri tirai bambu ini mengaja BUMN untuk melakukan konsorsium dalam menggarap proyek yang bernilai Rp74,25 triliun ini. Proyek yang diusulkan China memiliki nilai investasi sebesar 5,5 miliar dolar AS, di mana 25 persen pendanaannya direncanakan dari patungan modal antara BUMN lokal dengan China.

Sementara 75 persen sisanya merupakan pinjaman dengan tenor 40 tahun dan bunga 2 persen per tahunnya. Apabila menang tender, Cina berjanji akam memulai proyeknya pada September tahun ini dan selesai pada 2018 mendatang.

Sementara Jepang menawarkan usulan proyek dengan nilai investasi sebesar 6,2 miliar dolar AS, di mana 75 persennya akan dibayar menggunakan pinjaman dengan tenor 40 tahun dan bunga pinjaman sebesar 0,1 persen. Proyek Jepang akan dimulai selama lima tahun, yaitu antara tahun 2015 hingga 2021.

Namun, hingga saat ini pemerintah belum memutuskan siapa yang menjadi pemenang tender dalam proyek ini. Rencananya, Menko Perekonomian Darmin Nasution akan segera menyerahkan hasil rekomendasi kereta cepat kepada Presiden dan bisa langsung diputuskan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri Rini Tolak Jelaskan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Menteri Rini Tolak Jelaskan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

News | Kamis, 03 September 2015 | 13:49 WIB

Ini Keunggulan Kereta Cepat Cina dan Jepang Versi Menko Darmin

Ini Keunggulan Kereta Cepat Cina dan Jepang Versi Menko Darmin

News | Rabu, 02 September 2015 | 23:59 WIB

Kemenhub Belum Tentukan Pemenang Tender Kereta Cepat

Kemenhub Belum Tentukan Pemenang Tender Kereta Cepat

News | Rabu, 02 September 2015 | 21:59 WIB

Keputusan Pemenang Tender Kereta Cepat Diserahkan ke Jokowi

Keputusan Pemenang Tender Kereta Cepat Diserahkan ke Jokowi

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 20:10 WIB

Soal Proyek Kereta Cepat, Menhub: Mahal Juga Nggak Masalah

Soal Proyek Kereta Cepat, Menhub: Mahal Juga Nggak Masalah

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 19:29 WIB

Menko Perekonomian Kebut Pembahasan Tender Kereta Cepat

Menko Perekonomian Kebut Pembahasan Tender Kereta Cepat

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 17:12 WIB

Pengumuman Pemenang Tender KA Cepat Molor, Ini Penjelasan Darmin

Pengumuman Pemenang Tender KA Cepat Molor, Ini Penjelasan Darmin

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2015 | 19:15 WIB

Cina Melobi Terus Agar Menang Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung

Cina Melobi Terus Agar Menang Proyek KA Cepat Jakarta-Bandung

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2015 | 19:03 WIB

Cina Bangun Rel Kereta Cepat di Perbatasan Korut

Cina Bangun Rel Kereta Cepat di Perbatasan Korut

News | Senin, 31 Agustus 2015 | 18:41 WIB

Terkini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Pasar Modal Indonesia Ditinggal Investor, 15 Perusahaan Masih Nekat IPO Tahun Ini

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:51 WIB

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

MinyaKita Hilang dari Rak Toko, Tukang Gorengan Akui Rugi Pengeluaran Bengkak

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:49 WIB

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Punya Rumah Tak Lagi Ribet, Pengajuan KPR untuk Gen Z Dipermudah

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:43 WIB

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Meski Rupiah-IHSG Loyo, Purbaya Buktikan Arus Modal Asing Masih Ramai Masuk RI

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:37 WIB

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Akibat IHSG Bobrok, Dana Asing Telah Keluar Rp 4,1 T Sepanjang Mei

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:25 WIB

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Raih Kinerja Topcer, Anak usaha Emiten TUGU Catatkan Laba Bersih Rp 95,1 M di 2025

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:17 WIB

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Emiten Farmasi MDLA Perkuat Bisnis Berkelanjutan, Gunakan Mobil Listrik

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:30 WIB

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Orang Kaya Tak Wajib Serok Surat Utang Danantara, Siapa yang Beli?

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:23 WIB

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Perbaiki Arus Kas, Begini Strategi Emiten PPRO

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:46 WIB

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Dana Asing Keluar Lagi Rp 3,71 T Hari Ini, BBCA dan TPIA Jadi Sasaran

Bisnis | Jum'at, 05 Juni 2026 | 18:32 WIB