Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

KA Cepat Diganti Menengah, Jepang: Belum Tentu Perusahaan Minat

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 04 September 2015 | 15:59 WIB
KA Cepat Diganti Menengah, Jepang: Belum Tentu Perusahaan Minat
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menyatakan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dibatalkan dan pemerintah akan menggantinya dengan kereta berkecepatan menengah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, hari ini, menyampaikan keputusan pemerintah kepada Jepang. Jepang merupakan salah satu negara, selain Cina, yang sudah mempresentasikan proposal proyek kereta cepat.

Darmin mengatakan Jepang boleh mengirimkan kembali proposal jika masih berminat menggarap proyek kereta Jakarta-Bandung, meski sudah diputuskan dengan skema business to business.

"Kepada mereka, saya mengatakan kalau tetap berminat dari proposal-proposal yang masuk akan ditetapkan bidder (penawar) unggulan, baik harganya, pembiayaan, speknya dan segala macamnya supaya dapat harga terbaik, termurah," kata Darmin.

Tapi, Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yasuaki Tanizaki belum menentukan sikap apakah akan kembali mengajukan proposal studi kelayakan kereta kecepatan menengah Jakarta-Bandung atau tidak.

 “Kami belum bisa memutuskan apakah akan ikut serta dalam proyek ini (kereta menengah). Karena kami belum dijelaskan secara detail bagaimana skemanya nanti. Tadi memang sudah di jelaskan oleh Pak Darmin. Tapi ini kan sepenuhnya digarap oleh swasta maupun BUMN secara B to B but, saya nggak tahu apa perusahaan Jepang akan berminat atau tidak,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kereta Cepat Batal, Jepang Kecewa Sudah Keluar Duit Banyak

Kereta Cepat Batal, Jepang Kecewa Sudah Keluar Duit Banyak

News | Jum'at, 04 September 2015 | 15:34 WIB

KA Cepat Batal, Jokowi Minta Cina dan Jepang Bikin Proposal Baru

KA Cepat Batal, Jokowi Minta Cina dan Jepang Bikin Proposal Baru

Bisnis | Jum'at, 04 September 2015 | 14:30 WIB

Ini Alasan Jepang-Cina Harus Ajukan Proposal Baru Proyek Kereta

Ini Alasan Jepang-Cina Harus Ajukan Proposal Baru Proyek Kereta

News | Jum'at, 04 September 2015 | 07:09 WIB

Jokowi Tak Mau Kereta Cepat, Cukup Kereta Berkecepatan Menengah

Jokowi Tak Mau Kereta Cepat, Cukup Kereta Berkecepatan Menengah

News | Jum'at, 04 September 2015 | 06:03 WIB

Menteri Rini Tolak Jelaskan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

Menteri Rini Tolak Jelaskan Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung

News | Kamis, 03 September 2015 | 13:49 WIB

Terkini

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Pemerintah Siapkan Insentif ETF Emas, Bursa Mineral, Hingga Demutualisasi

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:59 WIB

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Jumlah Saham HSC Membengkak Jadi 51 Emiten Pasca Pengesahan Aturan Baru BEI

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 21:44 WIB

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Rombak Aturan Pasar Modal, OJK Target Demutualisasi Tuntas September 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:34 WIB

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Saham HSC Dilarang Masuk LQ45, Puluhan Emiten Jumbo Kena Dampak!

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 20:11 WIB

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Analis Sebut IHSG Seharusnya Jauh Lebih Tinggi, Ini Alasannya

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:56 WIB

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Purbaya Minta Investor Beli Saham dan Jual Dolar, Klaim Ekonomi RI Mulai Diakui Internasional

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:34 WIB

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Purbaya Girang S&P Pertahankan Rating Indonesia: Bukan Indonesia Cemas tapi Indonesia Emas

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Inflasi Juli 2026 Naik ke 3,34%, Tiket Pesawat hingga Harga Beras Jadi Pemicu

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:12 WIB

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Amman Mineral Bidik Produksi 16 Ton Emas dan 162.000 Ton Tembaga di 2026

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:07 WIB

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Alasan Pemerintah Optimis Inflasi Mereda, Mendagri Singgung Harga BBM

Bisnis | Selasa, 14 Juli 2026 | 19:01 WIB

×