Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.555.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.175,535
LQ45 621,910
Srikehati 307,227
JII 366,948
USD/IDR 17.939

Rupiah Kembali Anjlok Tipis

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 08 September 2015 | 10:46 WIB
Rupiah Kembali Anjlok Tipis
Gerai penukaran mata uang asing. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa (8/9/2015) pagi bergerak melemah sebesar tujuh poin menjadi Rp14.273. Ini dibandingkan posisi sebelumnya di posisi Rp14.266 per dolar AS.

Ekonom Samuel Sekuritas, Rangga Cipta mengatakan bahwa nilai tukar rupiah kembali melemah mengikuti pelemahan mata uang lain di pasar global terhadap dolar AS menyusul belum adanya kepastian the Fed menaikan suku bunga.

"Ketidakpastian kenaikan suku bunga the Fed menjadi salah satu pendorong nilai tukar rupiah kembali mengalami depresiasi terhadap dolar AS," kata Rangga.

Selain itu, lanjut dia, prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia yang masih melambat juga menambah sentimen negatif bagi rupiah. Melambatnya perekonomian Indonesia mendorong aliran dana asing keluar dari pasar keuangan di dalam negeri.

"Pemerintah yang berencana menerbitkan beberapa peraturan sebagai stimulus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, secara umum efektivitasnya masih diragukan pasar selama serapan anggaran belum membaik," katanya.

Namun, menurut Rangga, fluktuasi nilai tukar rupiah masih dijaga oleh Bank Indonesia, itu tercermin dari turunnya cadangan devisa Agustus. Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Agustus 2015 tercatat sebesar 105,3 miliar dolar AS, menurun 2,3 miliar dolar AS dibandingkan dengan posisi akhir Juli 2015 sebesar 107,6 miliar dolar AS.

"Tanpa intervensi, rupiah berpeluang kembali melemah lebih dalam apalagi harga komoditas dunia turun," katanya.

Sementara itu, pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova menambahkan bahwa peluang rupiah kembali menguat masih terbuka namun sifatnya hanya karena faktor teknikal, karena secara fundamental ekonomi Indonesia masih belum mendukung untuk mendorong rupiah menguat.

"Ekonomi yang masih melambat masih menjadi salah satu faktor penahan bagi nilai tukar rupiah untuk menguat secara fundamental," kata Rully. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Belum Masuk Fase Krisis

Indonesia Belum Masuk Fase Krisis

Bisnis | Sabtu, 05 September 2015 | 07:13 WIB

PM Najib: Ekonomi Malaysia Lebih Kuat

PM Najib: Ekonomi Malaysia Lebih Kuat

News | Kamis, 03 September 2015 | 11:17 WIB

Di Depan Bos IMF, BI Klaim Keadaan Indonesia Lebih Baik

Di Depan Bos IMF, BI Klaim Keadaan Indonesia Lebih Baik

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 12:47 WIB

Rupiah Kian Terjerembab,  Hari Ini Diperdagangkan Rp14.112/Dolar

Rupiah Kian Terjerembab, Hari Ini Diperdagangkan Rp14.112/Dolar

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 11:02 WIB

Selasa Sore, Rupiah Masih di Atas Rp14 Ribu

Selasa Sore, Rupiah Masih di Atas Rp14 Ribu

Bisnis | Selasa, 01 September 2015 | 18:18 WIB

IMF: Indonesia Lebih Siap Hadapi Ketidakpastian Perekonomian

IMF: Indonesia Lebih Siap Hadapi Ketidakpastian Perekonomian

Bisnis | Selasa, 01 September 2015 | 18:10 WIB

Masih "Wait and See," Rupiah Turun Jadi Rp14.072 Per Dolar AS

Masih "Wait and See," Rupiah Turun Jadi Rp14.072 Per Dolar AS

News | Selasa, 01 September 2015 | 10:53 WIB

IHSG Bergerak Menguat, Rupiah Kembali Melemah

IHSG Bergerak Menguat, Rupiah Kembali Melemah

Bisnis | Senin, 31 Agustus 2015 | 10:09 WIB

Prihatin Rupiah Merosot, Warga Solo Ini Turun ke Jalan

Prihatin Rupiah Merosot, Warga Solo Ini Turun ke Jalan

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2015 | 11:07 WIB

Rupiah Terpuruk, Produsen Berbahan Kedelai Merugi

Rupiah Terpuruk, Produsen Berbahan Kedelai Merugi

News | Minggu, 30 Agustus 2015 | 06:25 WIB

Terkini

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

Liga Sepak Bola Kampung, Ikhtiar Jaga Anak Muda Menteng dari Bahaya Narkoba

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:49 WIB

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

15 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024 Kena OTT KPK, Ongkos Politik Mahal Jadi Pemicu?

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:39 WIB

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Membaca, Menunda, Lupa: Ketika Balasan Chat Hanya Berakhir di Kepala

Your Say | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:30 WIB

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Dompet Karyawan Alfamart Dicuri, Polisi Lampung Utara Temukan Fakta Tak Terduga Saat Tangkap Pelaku

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:21 WIB

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia

News | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:18 WIB

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Dominasi Toyota di Pasar Hybrid Indonesia Belum Terbendung Meski Digempur Kehadiran Produk China

Otomotif | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:15 WIB

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Dicap Penakut karena Inggris Parkir Bus Lawan Argentina, Thomas Tuchel: Saya Tak Menyesal

Bola | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:10 WIB

Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa

Viral Anak Bakar Ayah Hidup-hidup di Medan, Pelaku Diamuk Massa

Sumut | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:03 WIB

977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa

977 Burung Korban Penyelundupan Kembali ke Langit Gunung Rajabasa

Lampung | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:02 WIB

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Proyek LNG Masela Prioritaskan 30 Persen Lapangan Kerja untuk Warga Lokal

Bisnis | Sabtu, 18 Juli 2026 | 17:01 WIB

×