Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Dolar Menguat Didukung Stabilisasi Pasar Uang Global

Suwarjono | Suara.com

Kamis, 03 September 2015 | 08:27 WIB
Dolar Menguat Didukung Stabilisasi Pasar Uang Global
Ilustrasi nilai dolar AS terhadap mata uang dunia. (Shutterstock)

Suara.com - Kurs dolar AS menguat terhadap mata uang utama lainnya pada Rabu (Kamis pagi WIB, 3/9/2016), karena pasar ekuitas global yang stabil menurunkan permintaan untuk mata uang "safe haven" seperti yen Jepang.

Saham-saham AS dan Eropa diperdagangkan lebih tinggi pada Rabu setelah mengalami penurunan tajam hari-hari sebelumnya. Yen Jepang melemah terhadap greenback untuk pertama kalinya dalam tiga sesi terakhir karena kekhawatiran investor mereda.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,37 persen menjadi 95,805 pada akhir perdagangan.

Di sisi ekonomi, produktivitas tenaga kerja sektor bisnis non pertanian AS meningkat pada tingkat tahunan 3,3 persen di kuartal kedua 2015, mengalahkan ekspektasi pasar 2,8 persen, Departemen Tenaga Kerja melaporkan Rabu.

Sementara itu, lapangan kerja sektor swasta AS meningkat 190.000 pekerjaan pada Agustus dari Juli, gagal mencapai konsensus pasar 210.000, menurut Laporan Ketenagakerjaan Nasional ADP untuk Agustus yang dirilis Rabu.

Data ADP diawasi dengan ketat sebagai pra-indikator untuk data penggajian non pertanian yang akan keluar pada Jumat. Beberapa analis mengatakan bahwa laporan ADP yang lemah bisa mendukung keputusan bank sentral AS untuk menunda kenaikan suku bunganya.

Pada akhir perdagangan di New York, euro jatuh menjadi 1,1240 dolar AS dari 1,1309 dolar di sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,5305 dolar AS dari 1,5316 dolar di sesi sebelumnya. Dolar Australia beringsut turun menjadi 0,7034 dolar AS dari 0,7041 dolar.

Dolar AS dibeli 120,23 yen Jepang, lebih tinggi dari 119,69 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS menguat menjadi 0,9692 franc Swiss dari 0,9607 franc Swiss dan naik menjadi 1,3281 dolar Kanada dari 1,3181 dolar Kanada. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Imbas Perlambatan Ekonomi Cina, Pasar Global Terpuruk

Imbas Perlambatan Ekonomi Cina, Pasar Global Terpuruk

Bisnis | Rabu, 02 September 2015 | 08:18 WIB

Harga Emas Turun Tertekan Data Positif AS

Harga Emas Turun Tertekan Data Positif AS

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 09:07 WIB

Dolar AS Bervariasi di Tengah Data Ekonomi yang Kuat

Dolar AS Bervariasi di Tengah Data Ekonomi yang Kuat

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2015 | 06:59 WIB

Dolar Menguat Didukung Data Ekonomi Positif AS

Dolar Menguat Didukung Data Ekonomi Positif AS

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2015 | 06:22 WIB

Dolar AS Turun Pagi Ini

Dolar AS Turun Pagi Ini

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2015 | 07:25 WIB

Euforia Berlanjut, Rupiah Tembus Level Rp11.200-an

Euforia Berlanjut, Rupiah Tembus Level Rp11.200-an

Bisnis | Selasa, 01 April 2014 | 17:46 WIB

Terkini

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:43 WIB

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:04 WIB

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 20:01 WIB

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 19:49 WIB

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:51 WIB

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:50 WIB

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:37 WIB

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:31 WIB

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:26 WIB

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara

Bisnis | Selasa, 21 April 2026 | 18:22 WIB