Mau Mulai Investasi? Ini Instrumen yang Bisa Anda Pilih

Angelina Donna | Suara.com

Rabu, 23 September 2015 | 07:58 WIB
Mau Mulai Investasi? Ini Instrumen yang Bisa Anda Pilih
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com -  Pernahkah anda menjadi investor? Kalau iya, jenis investasi apa yang menjadi kendaraan Anda? Kenapa ada pertanyaan itu, karena sekarang ini memarkirkan uang di bank saja memang sudah menjadi hal yang tidak zaman lagi, sekarang adalah saatnya untuk berinvestasi. Meskipun punya tingkat risiko, tapi dengan iming-iming keuntungan yang bisa didapat, rasanya masalah itu bisa dikesampingkan.

Mengenai alasan utama kenapa harus berinvestasi, jawaban paling pertama adalah inflasi. Di mana uang yang diparkir di bank nilainya akan semakin berkurang karena tekanan inflasi ini. Meskipun jumlah nominalnya sama, namun nilainya semakin lama akan semakin berkurang. Maka dari itu, rasanya sudah tepat diucapkan kalau kita sangat perlu untuk mencari instrumen atau kendaraan investasi menguntungkan selain tabungan atau deposito yang mampu mengalahkan inflasi.

Untuk membantu Anda, kami akan memberikan beberapa rekomendasi instrumen investasi yang bisa dipilih. Apa saja? Ini dia.

1.Investasi Reksa Dana

Mau investasi tapi tidak punya dana besar? Inilah jawaban tepat atas masalah Anda. Dengan reksa dana, hanya dengan uang Rp 100 ribu, saja anda sudah bisa mulai berinvestasi. Reksa Dana tergolong jenis instrumen investasi yang punya risiko tidak terlalu besar. Karena sifatnya yang cocok untuk jangka panjang. Ada beberapa produk reksa dana yang bisa dipilih, mulai dari pasar uang, pendapatan tetap, investasi saham, campuran dan lain sebagainya.

Mengenai investasi reksa dana, ada beberapa istilah yang perlu Anda ketahui. Pertama adalah manajer investasi. Sebelum Anda mengambil keputusan mengambil produk reksa dana, terlebih dahulu Anda harus mencari manajer investasi. Karena kesuksesan investasi kita nantinya akan ditentukan oleh manajer investasi tersebut. Dialah yang nantinya akan bekerja sebagai “perawat” agar nilai investasi Anda akan terus tumbuh layaknya seorang anak. Bagaimana cara menemukannya? Mudah, cukup datang ke bank atau langsung ke perusahaan penyedia layanan reksa dana.

2.Investasi Saham

Menurut beberapa pendapat, investasi saham merupakan jenis investasi yang rentan terhadap risiko. Meskipun begitu, keuntungan yang bisa didapat sangatlah besar. Maka dari itu diperlukan perhitungan yang matang dan terukur serta tidak spekulatif. Untuk memulai investasi saham, Anda tinggal membuka rekening saham di perusahaan sekuritas. Hal yang perlu diperhatikan sebelum mendaftarkan diri adalah, sebaiknya lakukan penelitian tentang reputasi dan kredibilitas sekuritas yang Anda pilih. Carilah informasi mengenai jenis layanan yang ditawarkan, biaya yang dikenakan, kekuatan modal, dan lain-lain.

Hal yang sangat ditekankan sebelum ikut “bermain saham” adalah pengetahuan yang cukup memadai tentang fluktuasi harga. Banyak orang yang gulung tikar akibat berspekulasi dengan investasi saham. Maka dari itu bagi pemula yang ingin terjun ke dunia investasi saham, setidaknya mereka harus mempelajari terlebih dahulu patokan-patokan dasar dalam memilih saham sebuah perusahaan.

3.Investasi Emas

Banyak orang yang tergiur dengan investasi yang satu ini karena kemudahannya dan resiko yang relatif rendah, meskipun harga emas tidak mempunyai kemudahan cashflow seperti jenis investasi lain. Karena emas baru bisa menjadi likuid ketika dijual lagi.

Jika Anda sudah memantapkan langkah untuk memilih emas sebagai kendaraan investasi, hal yang disarankan adalah membeli langsung emas batangan ke PT Antam karena Anda akan mendapatkan dokumen resmi pembeliannya. Selain itu, di sana juga tersedia berbagai ukuran emas batangan mulai dari berat terkecil 1 gram. Simpan emas tersebut di deposit box di bank. Kalau harga emas lagi naik, disitulah Anda bisa menjualnya dan akan mendapatkan keuntungan.

Mengenai harga dan nilai likuiditasnya, memang harga emas batangan yang ukurannya lebih besar lebih lebih murah dari pada emas yang ukurannya lebih kecil. Akan tetapi emas yang ukurannya lebih kecil lebih gampang dijual karena harganya tidak sebesar emas yang ukurannya besar. Soal ini, terserah minat dan kemampuan anda.

4.Investasi Properti

Yang tidak kalah menarik adalah investasi di bidang properti. Meskipun modal yang dibutuhkan untuk berinvestasi jenis ini lumayan besar, namun masih sangat mungkin untuk diawali dengan modal seadanya. Misalnya saja di awali dengan membeli rumah seken yang harganya di bawah Rp500 juta. Dengan begitu anda bisa menyewakan rumah tersebut dengan tariff 3-7 persen dari harga pembelian. Apalagi jika Anda kreatif, dengan merenovasi sedikit atau menjadikan rumah terebut full furnish, Anda bisa menaikkan lagi tarifnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 06:50 WIB

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:14 WIB

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Foto | Selasa, 16 Mei 2023 | 19:21 WIB

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

Your Say | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:30 WIB

Terkini

Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD

Rupiah Belum Bangkit Hari Ini, Nyaris Rp 17.000/USD

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 16:01 WIB

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun

Purbaya Pastikan Ada Efisiensi MBG, Negara Hemat Rp 40 Triliun per Tahun

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:21 WIB

Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026

Siap-siap! Harga BBM di RI Bakal Melakukan Penyesuaian 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 15:15 WIB

Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM

Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:46 WIB

Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos

Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 14:16 WIB

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Selat Hormuz Membara, Emiten BABY Buka-bukaan Nasib Bisnis Pakaian Anak

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:59 WIB

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:31 WIB

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Incar Dana Global, Merdeka Gold Resources (EMAS) Mau Listing di Bursa Hong Kong

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:22 WIB

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bos BlackRock Wanti-wanti Harga Minyak US$ 150, Dunia Diambang Resesi Hebat?

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:18 WIB

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

PT KAI: Arus Balik Belum Capai Puncaknya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 13:17 WIB