OJK Inisiasi Buat "Venture Fund" untuk Pengusaha Pemula

Pebriansyah Ariefana

Senin, 05 Oktober 2015 | 14:16 WIB
OJK Inisiasi Buat "Venture Fund" untuk Pengusaha Pemula
Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman Hadad (tiga dari kiri). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan menginisiasi membuat sebuah konsep pembiayaan untuk para pengusaha pemula atau start up. Modal yang diberikan akan meringankan.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Muliaman D. Hadad mengatakan kosep itu disebut sebagai venture fund. Pembiayaan yang diberikan kepada para start up bukan berupa pinjaman.

Muliaman menjelaskan banyak para pengusaha pemula sulit mendapatkan pinjaman dari bank. Sebab mereka tidak mempunyai rekam jejak usaha 'sukses'.

"Banyak start up ini susah, mungkin kasih pinjaman. Tapi kan berat, karena harus cicil dan sebagainya. Fund itu nggak kasih pinjmanan, tapi kasih participation, bersama menjadi pemilik. Dengan catatan 5 tahun akan keluar dan dimasukan ke bank. Dan dia bisa masuk pasar modal untuk go publik," papar Muliaman dalam pertemuan terbatas dengan sejumlah wartawan di Gedung WTC, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat akhir pekan lalu.

Muliaman mengungkapkan sumber dana venture fund itu datang dari publik. Dengan cara dimasukan ke dalam bursa pasar modal.

"Nanti akan diawasi pasar modal dan tercatat di pasar modal," paparnya.

Industri kreatif diuntungkan

Salah satu yang diuntungkan dari dana permodalan ini adalah industri kreatif. Semisal industri perfilman. Namun dalam bentuk sistem permodalan berbeda, yaitu dengan sistem crowd fund.

"Misal ada bintang film terkenal ingin membuat film. Terus dia umukan ke followernya, saya ingin membuat film, apakah Anda akan biayai atau tidak. Nantinya film dibuat berdasarkan dana yang terkumpul itu. Dari hasil penjual film, keuntungan itu yang dibagi rata," jelas dia.

Sistem seperti itu juga akan diatur oleh OJK. "Crowd fund, yang menjanjikan return ini yang akan diatur. Kalau yang sifatnya sosial tidak akan kita sentuh. Semisal arisan," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OJK Dorong Bank Nasional Biayai Proyek Infrastruktur

OJK Dorong Bank Nasional Biayai Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 14:28 WIB

OJK Cina Belajar Sertifikasi Bankir ke Indonesia

OJK Cina Belajar Sertifikasi Bankir ke Indonesia

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 13:15 WIB

Senin, OJK Umumkan Paket Kebijakan Jilid II

Senin, OJK Umumkan Paket Kebijakan Jilid II

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 12:54 WIB

Ekonomi Melemah, Kredit Macet di NTB Makin Banyak

Ekonomi Melemah, Kredit Macet di NTB Makin Banyak

Bisnis | Jum'at, 02 Oktober 2015 | 08:11 WIB

Ini Sebabnya Film Indonesia Kurang Diminati

Ini Sebabnya Film Indonesia Kurang Diminati

Entertainment | Jum'at, 18 September 2015 | 23:15 WIB

95 Persen Pasar Musik Indonesia Dikuasai Musik Bajakan

95 Persen Pasar Musik Indonesia Dikuasai Musik Bajakan

Bisnis | Jum'at, 18 September 2015 | 21:15 WIB

Krisis, Dana Pensiun dan SJSN Jadi Sumber Stabilitas Keuangan

Krisis, Dana Pensiun dan SJSN Jadi Sumber Stabilitas Keuangan

Bisnis | Senin, 07 September 2015 | 18:02 WIB

Cara Warga Australia Hindari Tawaran Kartu Kredit via Telepon

Cara Warga Australia Hindari Tawaran Kartu Kredit via Telepon

Bisnis | Selasa, 25 Agustus 2015 | 14:49 WIB

Upaya Presiden Jokowi Kembangkan Ekonomi Kreatif Dinilai Tepat

Upaya Presiden Jokowi Kembangkan Ekonomi Kreatif Dinilai Tepat

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2015 | 14:22 WIB

OJK: Pengelolaan BPJS dengan Sistem Syariah Perlu Dipertimbangkan

OJK: Pengelolaan BPJS dengan Sistem Syariah Perlu Dipertimbangkan

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2015 | 15:20 WIB

Terkini

Link Cek Bansos Kemensos 2026, Bantuan PKH Tahap 4 Kapan Cair?

Link Cek Bansos Kemensos 2026, Bantuan PKH Tahap 4 Kapan Cair?

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lipstik Inez Apakah Tahan Lama? Intip Review Pembeli

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:05 WIB

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Dari Ruang Belajar Hingga Potensi Lokal, PNM Dukung Perempuan Pontianak Kembangkan Usaha

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:03 WIB

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Saat Gen Z Bertemu 'Polisi Bahasa': Butuh Ruang Diskusi, Bukan Penghakiman

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 13:00 WIB

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Rekomendasi HP yang Sudah Support eSIM Terbaru: Praktis dan Bebas Repot Tanpa Kartu Fisik

Tekno | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:58 WIB

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Gebrakan Mbah Condro! Polresta Solo Ungkap Jaringan Eksploitasi Anak, 14 Tersangka Diciduk

Jawa Tengah | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulawesi Selatan Jadi Sorotan: Kasus Kusta Tinggi, 10.000 Orang Diberi Obat

Sulsel | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:57 WIB

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Ekspor Gas ke Singapura Dipangkas, Industri RI Ditantang Lebih Produktif

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

JAMAK Beri Masukan RUU Perampasan Aset: Negara Tak Boleh Suuzon ke Pejabat Kaya Mendadak

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:55 WIB

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

Karhutla Sulawesi Ancam Lukisan Tertua di Dunia, Usianya Hampir 68.000 Tahun

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:51 WIB

×