Cara Warga Australia Hindari Tawaran Kartu Kredit via Telepon

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 25 Agustus 2015 | 14:49 WIB
Cara Warga Australia Hindari Tawaran Kartu Kredit via Telepon
Ilustrasi kartu kredit (Shuttertstock).

Suara.com - Siapa yang pernah ditelepon seseorang untuk menawarkan kartu kredit? Timbul pertanyaan, darimana si agen kartu kredit mendapatkan nomor kita? Di Australia hal semacam ini sudah tidak ada.

Konsultan Keuangan dari Australia Indonesia Partnership for Economic Governance (AIPEG), Nia Nadya menilai Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia bisa mencontoh Australia dalam hal mencegah 'penelepon gelap' agen asuransi. Caranya dengan membangun kerjasama dengan provider dalam negeri.

Dia bercerita, OJK Australia, The Australian Prudential Regulation atau (APRA) bisa menerima keluhan warga terkait hal itu. Warga bisa mendaftarkan nomornya untuk tidak bisa dihubungi oleh agen kartu kredit atau perusahaan jasa keuangan.

"Di Australia punya screening phone number. Dia bisa laporkan ke APRA, nggak mau hubungi ke agen," jelas Nia di Jakarta, Selasa (25/8/2015).

Kata dia, sistem perlindungan konsumen untuk produk keuangan di Australia sudah maju. Bahkan di sana tidak ada jual beli data nasabah. Selain itu kerja agen penawaran jasa keuangan di sana terikat dengan kode etik.

"Mereka punya kode etik, berapa kali menghubungi kita. Mereka melihat konsumen harus dilindungi. Beda dengan di Indonesia, yang bisa menghubungi kapan saja, bahkan sedikit memaksa," jelas dia.

Sejak 2014, OJK sudah mengeluarkan SE OJK No.12/SEOJK.07/2014 tentang Penyampaian Informasi dalam Rangka Pemasaran Produk dan Layanan Jasa Keuangan. Dalam surat edaran ini, OJK akan menindak tegas pelaku industri keuangan yang kedapatan menawarkan produk jasa keuangan melalui SMS, telepon atau E-mail tanpa sepengetahuan atau persetujuan masyarakat yang bersedia dihubungi.

"Kita juga sedang mulai sih, di OJK di bagian perlindungan konsumen," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sudah Tepat Gunakan Kartu Kredit? Jawab Dulu 3 Pertanyaan Ini

Sudah Tepat Gunakan Kartu Kredit? Jawab Dulu 3 Pertanyaan Ini

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2015 | 13:23 WIB

OJK: Pengelolaan BPJS dengan Sistem Syariah Perlu Dipertimbangkan

OJK: Pengelolaan BPJS dengan Sistem Syariah Perlu Dipertimbangkan

Bisnis | Minggu, 09 Agustus 2015 | 15:20 WIB

MK Tolak Uji Materi Otoritas Jasa Keuangan

MK Tolak Uji Materi Otoritas Jasa Keuangan

Bisnis | Selasa, 04 Agustus 2015 | 20:34 WIB

OJK Dukung BUMN Jual Saham di Bursa

OJK Dukung BUMN Jual Saham di Bursa

Bisnis | Sabtu, 25 Juli 2015 | 00:34 WIB

Ekonomi Lesu, OJK Pangkas Target Pertumbuhan Kredit Perbankan

Ekonomi Lesu, OJK Pangkas Target Pertumbuhan Kredit Perbankan

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2015 | 17:52 WIB

OJK Ingatkan Industri Keuangan Waspadai Krisis Yunani

OJK Ingatkan Industri Keuangan Waspadai Krisis Yunani

Bisnis | Rabu, 08 Juli 2015 | 08:00 WIB

Suku Bunga KUR Turun, OJK Klaim Tak Ganggu Kinerja Perbankan

Suku Bunga KUR Turun, OJK Klaim Tak Ganggu Kinerja Perbankan

Bisnis | Jum'at, 26 Juni 2015 | 20:56 WIB

Hati-hati Ada Pembobol Kartu Kredit Dengan Modus Tambah Limit

Hati-hati Ada Pembobol Kartu Kredit Dengan Modus Tambah Limit

News | Minggu, 07 Juni 2015 | 16:48 WIB

OJK Uji Kelayakan Calon Direksi BEI

OJK Uji Kelayakan Calon Direksi BEI

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2015 | 06:09 WIB

OJK: Masyarakat Masih Enggan Gunakan Produk Jasa Keuangan

OJK: Masyarakat Masih Enggan Gunakan Produk Jasa Keuangan

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2015 | 03:20 WIB

Terkini

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Purbaya Serang Balik Ekonom Ferry Latuhihin: Dia Tak Pernah Pegang Data Ekonomi

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:51 WIB

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

PT BSA Logistic Indonesia Segera IPO, yang Pertama di 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:33 WIB

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Purbaya Pastikan Indonesia Aman dari Status Darurat Energi, Beda dari Filipina

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Batas Pelaporan SPT Diperpanjang hingga 30 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:15 WIB

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Jasamarga: Volume Kendaraan Masuk Jakarta Naik 41,8 Persen

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:00 WIB

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Disetujui Prabowo, Purbaya Sebut Bea Keluar Batu Bara Bisa Berlaku 1 April 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:56 WIB

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Menkeu Purbaya: Kebijakan Wajib WFH Segera Diumumkan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:51 WIB

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Diskon Tarif 30% Mulai Berlaku Besok untuk 9 Ruas Tol, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:20 WIB

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

RI Jepang Kerja Sama Energi, Pengamat: Indonesia Tak Lagi Sekadar Pemasok

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Purbaya Kesal Diserang Ekonom Terus Menerus: Mereka Gembar-gembor Ketakutan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:19 WIB