Harga Emas Turun Karena Data Positif Kenaikan Suku Bunga

Adhitya Himawan

Jum'at, 13 November 2015 | 06:43 WIB
Harga Emas Turun Karena Data Positif Kenaikan Suku Bunga
Ilustrasi emas batangan. (Shutterstock)

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir turun pada Kamis (Jumat pagi WIB 13/11/2015), karena data AS yang positif meningkatkan spekulasi para pedagang untuk kenaikan suku bunga Desember.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember turun 3,9 dolar AS, atau 0,36 persen, menjadi menetap di 1.081,00 dolar as per ounce.

Emas berada di bawah tekanan karena tanda-tanda penguatan muncul dari laporan-laporan dara ekonomi AS pada Kamis.

Dalam pekan yang berakhir 7 November, angka pendahuluan untuk klaim awal yang disesuaikan secara musiman adalah 276.000, tidak berubah dari tingkat direvisi minggu sebelumnya, kata Departemen Tenaga Kerja AS, Kamis.

Rata-rata pergerakan empat minggu mencapai 267.750, meningkat 5.000 dari rata-rata tidak direvisi minggu sebelumnya 262.750, tetapi masih bertahan di tingkat terendah dalam beberapa tahun.

Dalam laporan terpisah, departemen melaporkan bahwa jumlah lowongan pekerjaan sedikit berubah pada 5,5 juta pada hari kerja terakhir September. Tingkat lowongan kerja untuk September mencapai 3,7 persen.

Para analis percaya ini kemungkinan akan menjadi titik diskusi selama pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Desember, karena penurunan jumlah pasokan di pasar tenaga kerja cenderung menyebabkan inflasi upah.

Inflasi adalah salah satu kekhawatiran utama Federal Reserve AS, selain pengangguran, yang telah bertahan stabil di dekat lima persen, yang menunjukkan lapangan kerja penuh.

Kedua laporan, dianggap sebagai tanda-tanda menggembirakan bagi Federal Reserve, memberikan tekanan pada logam mulia karena para pedagang terus menghargakannya dalam ekspektasi untuk kenaikan suku bunga Desember.

Menurut alat Fedwatch CMEGroup, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga pada Desember berada di tertinggi selama ini, pada 70 persen.

Ditambah dengan permintaan fisik yang lemah, analis percaya ini menempatkan tekanan baik dalam jangka panjang maupun jangka pendek pada logam mulia.

Para analis awalnya memperkirakan kenaikan suku bunga akan ditunda sampai 2016, tetapi pertemuan FOMC pada akhir Oktober meninggalkan pintu terbuka bagi The Fed untuk menaikkan suku sebelum akhir 2015.

Peningkatan suku bunga The Fed mendorong investor menjauh dari emas dan menuju aset-aset dengan imbal hasil, karena logam mulia tidak mengenakan suku bunga.

The Fed belum menaikkan suku bunga acuan dalam hampir 10 tahun terakhir, dan suku bunga sudah mendekati nol sejak krisis keuangan pada 2008.

Perak untuk pengiriman Desember turun 3,8 sen, atau 0,27 persen, menjadi ditutup pada 14,225 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 6,2 dolar AS, atau 0,70 persen, menjadi ditutup pada 876,90 dolar AS per ounce. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inflasi AS Jadi Sorotan, Investor Kripto Diminta Cermati Arah Suku Bunga The Fed dan Dinamika Pasar

Inflasi AS Jadi Sorotan, Investor Kripto Diminta Cermati Arah Suku Bunga The Fed dan Dinamika Pasar

Bisnis | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Besok Harga Turun! Pengamat Prediksi Harga Emas di Bawah Rp2,5 Juta

Besok Harga Turun! Pengamat Prediksi Harga Emas di Bawah Rp2,5 Juta

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Ruang Penguatan Sempit, Rupiah Berpotensi Permanen di Level Rp18.000

Bisnis | Selasa, 29 September 2026 | 17:30 WIB

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Harga Emas Berpotensi Dijual Rp2,82 Juta per Gram

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 08:10 WIB

The Fed Naikkan Bunga, Investor Kripto Jangan Cuma Lihat Harga Bitcoin

The Fed Naikkan Bunga, Investor Kripto Jangan Cuma Lihat Harga Bitcoin

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 20:27 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Logam Mulia Masih Berpeluang Naik, Harganya Diramal Capai Rp2,75 Juta

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 18:37 WIB

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

WNA Asal China Selundupkan 10,4 Kilogram Emas di Bali

Video | Kamis, 10 September 2026 | 22:05 WIB

Ada Aksi Demo 27 Agustus Harga Emas Antam Langsung Ambruk

Ada Aksi Demo 27 Agustus Harga Emas Antam Langsung Ambruk

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 10:19 WIB

Ekonomi AS Goyah! Kepercayaan Konsumen Anjlok ke Level Terendah

Ekonomi AS Goyah! Kepercayaan Konsumen Anjlok ke Level Terendah

Bisnis | Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:46 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×