Isu Kenaikan Fed Rate, Rupiah Bisa Melemah Rp14 Ribu di 2016

Siswanto | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Rabu, 18 November 2015 | 16:43 WIB
Isu Kenaikan Fed Rate, Rupiah Bisa Melemah Rp14 Ribu di 2016
Tempat penukaran mata uang asing di Jakarta, Jumat (16/10). [Antara]

Suara.com - Pengamat ekonomi dari Center Of Reform On Economics Mohammad Faisal memprediksi pada 2016 nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah hingga level Rp14 ribu per dolar.

Hal tersebut lantaran masih adanya sentimen negatif global yang dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di Indonesia dan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Salah satu pemicunya adalah isu kenaikan suku bunga Bank Sentral Amerika Serikat yang akan dinaikkan akhir tahun ini.

"Menguatnya sentimen negatif karena adanya potensi kenaikan suku bunga Fed rate ini bisa menyebabkan nilai tukar rupiah berpotensi melemah di atas Rp14 ribu pada 2016 mendatang," kata Faisal saat ditemui di Hotel J. Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (18/11/2015).

Selain isu kenaikan Fund Rate yang diperkirakan akan terjadi diakhir tahun 2015, melambatnya pertumbuhan ekonomi Cina pun juga memberikan dampak yang signifikan kepada Indonesia. Ekspor nasional pun yang akan terkena dampaknya dari pelemahan tersebut.

"Kita juga harus waspada perekonomian Cina saat ini tengah melambat, hal ini membuat kinerja ekspor nasional akan terkena dampaknya," katanya.

Oleh sebab itu, lanjut dia, pemerintah harus sangat teliti dan berhati-hati dalam mengambil kebijakan. Dan kebijakan tersebut yang diambil harus mempertimbangkan kedua sentimen negatif tersebut.

"Kebijakan yang diambil harus berdampak untuk meredam sentimen itu agar nggak meluas," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Uang Beredar Tumbuh 12,7% pada September 2015

Uang Beredar Tumbuh 12,7% pada September 2015

Press Release | Rabu, 04 November 2015 | 20:52 WIB

Pekan Ini Rupiah Catatkan Kinerja Terbaik di Asia

Pekan Ini Rupiah Catatkan Kinerja Terbaik di Asia

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 17:46 WIB

Rupiah Kembali Melemah, Meski Sentimen Internal Cukup Positif

Rupiah Kembali Melemah, Meski Sentimen Internal Cukup Positif

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2015 | 17:45 WIB

Rupiah Melemah 113 Poin, Memimpin Pelemahan Mata Uang Asia

Rupiah Melemah 113 Poin, Memimpin Pelemahan Mata Uang Asia

Bisnis | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 18:01 WIB

Rupiah Memimpin Penguatan Mata Uang Negara Berkembang

Rupiah Memimpin Penguatan Mata Uang Negara Berkembang

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2015 | 18:06 WIB

Sentimen Dalam Negeri tak Cukup Kuat, Rupiah Melemah 214 Poin

Sentimen Dalam Negeri tak Cukup Kuat, Rupiah Melemah 214 Poin

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2015 | 17:13 WIB

Terkini

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:49 WIB

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:28 WIB

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:59 WIB

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:30 WIB

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:07 WIB

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:01 WIB

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:51 WIB

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:32 WIB

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:16 WIB

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:52 WIB