Rini Soemarno Siap Jajal Bandara Pondok Cabe

Ardi Mandiri

Selasa, 01 Desember 2015 | 04:33 WIB
Rini Soemarno Siap Jajal Bandara Pondok Cabe
Komisi VI DPR RI gelar Rapat Kerja dengan Menteri BUMN Rini Soemarno di kompleks Senayan, Jakarta, Selasa (30/6). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Menteri BUMN Rini Soemarno menyatakan siap menjadi yang pertama kali menjajal penerbangan komersial dari lapangan terbang Pondok Cabe, Tangerang, ketika mulai beroperasi pada Maret 2016.

"Insya Allah, (dalam kunjungan kerja ke berbagai daerah) saya juga akan selalu usahakan terbang dari lapangan udara Pondok Cabe," kata Rini, usai menyaksikan penandatangan perjanjian induk atau Head of Agreement (HoA) antara Pertamina dan Garuda Indonesia, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin.

Menurut Rini, pengoperasian lapangan terbang Pondok Cabe menjadi bandara komersial merupakan hasil sinergi PT Pertamina (Persero) dengan PT Garuda Indonesia Tbk.

Dengan sinergi ini aset bandara Pondok Cabe milik Pertamina ini dapat membantu membangkitkan kembali, bahkan mempercepat pengembangan Pelita Air Service (PAS) sebagai Anak Perusahaan Pertamina yang bergerak di bidang aviasi.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Arif Wibowo mengatakan siap mengelola lapangan terbang Pondok Cabe untuk rute-rute pendek terutama yang belum terlayani transportasi udara.

Direncanakan penerbangan Pondok Cabe akan melayani ke 8 kota, seperti Lubuk Linggau, Pangkalan Bun, Palembang, Semarang, Ketapang, Jogjakarta, Tanjung Karang, dan Cilacap.

"Sinergi ini kedua perusahaan untuk meningkatkan nilai tambah sesuai dengan instruksi Kementerian BUMN selaku kuasa pemegang saham perusahaan milik negara," ujar Arif.

Ia menjelaskan, lapangan terbang Pondok Cabe cukup memenuhi syarat menjadi bandara komersial yang akan didarati pesawat jenis ATR 72-600 berkapasitas 72 penumpang.

"Rute bisa juga disesuaikan daerah-daerah yang menjadi wilayah kerja pengoperasian kilang-kilang migas Pertamina. Pertamina memiliki beberapa pesawat Pelita Air Service yang membutuhkan lapangan udara yang memadai untuk didarati," kata Arif.

"Investasi seluruhnya akan dibiayai oleh Pertamina. Garuda hanya mengelola dan melayani fasilitas penerbangan termasuk perawatan pesawat yang nantinya beroperasi," ujar Arif.

Ia pun memperkirakan pada tahap awal beroperasi komersil, lapangan udara Pondok Cabe memiliki frekuensi sebanyak 50 kali penerbangan per hari (25 slot penerbangan keluar dan 25 slot masuk).

"Jika dihitung kapasitas ATR 72 penumpang dikali 50 frekuensi penerbangan, maka per hari lapangan terbang Pondok Cabe melayani sekitar 3.600 penumpang per hari," ujar Arif.

Sementara itu, Direktur Utama Pertamina, Dwi Sutjipto mengatakan, sinergi dengan Garuda dapat memperkuat posisi Pertamina baik di tingkat nasional maupun regional.

"Potensi-potensi bisnis yang dapat disinergikan meliputi fasilitas perawatan pesawat dari Pelita Air Services. Total luas lapangan terbang Pondok Cabe sekitar 110 hektare," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pilot yang Terbakar Dimakamkan, Kasusnya Diteliti Komisi Pesawat

Pilot yang Terbakar Dimakamkan, Kasusnya Diteliti Komisi Pesawat

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 19:07 WIB

Mengenal Sosok Sugeng, Pilot Pesawat Latih yang Terbakar

Mengenal Sosok Sugeng, Pilot Pesawat Latih yang Terbakar

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 17:30 WIB

Pilot Pesawat yang Terbakar di Pondok Cabe Akhirnya Meninggal

Pilot Pesawat yang Terbakar di Pondok Cabe Akhirnya Meninggal

News | Jum'at, 08 Mei 2015 | 14:24 WIB

Pesawat FASI Terbakar

Pesawat FASI Terbakar

Foto | Kamis, 07 Mei 2015 | 18:33 WIB

Terkini

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

Fakta-fakta Dugaan Keracunan Massal MBG di Karo dan Pati, Ratusan Anak Jadi Korban

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:53 WIB

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Tingkatkan Kualitas, Bleach TYBW Tunda Dua Episode Terakhir pada Oktober

Your Say | Minggu, 13 September 2026 | 12:50 WIB

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Begini Kondisi Antrean BBM di SPBU Makassar

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

Jadi Ketum PB PJSI, Maruli Simanjuntak Ditantang Bawa Judo Indonesia ke Podium Dunia

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:46 WIB

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Strategi Anak Usaha Emiten Sawit TAPG Cegah Karhutla di Kaltim

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:39 WIB

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Viral Pengerusakan Belasan Rumah di Humbahas Diduga Sengketa Lahan

Sumut | Minggu, 13 September 2026 | 12:35 WIB

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Pajak Indonesia Lebih 'Murah' dari Eropa Tapi 'Termahal' di ASEAN, Ini Datanya

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:30 WIB

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

RUPSLB Emiten Raffi Ahmad RANS Gaduh, Pemegang Saham Tak Bisa Masuk Ruangan

Bisnis | Minggu, 13 September 2026 | 12:26 WIB

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

7 Arti Mimpi Melahirkan Menurut Primbon Jawa dan Psikologi

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 12:25 WIB

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

Suhu 'Neraka Bocor' Bakal Muncul di Negara Tetangga Terdekat RI di Tahun 2027

News | Minggu, 13 September 2026 | 12:23 WIB

×