Suara.com - Direktur Pemasaran PT Pertamina Persero Ahmad Bambang mengaku pihaknya berecana akan memperluas ekspansi bisnisnya di sektor hilir ke kancah internasional. Sebagai batu loncatan, Bambang mengaku Pertamina akan membangun 1360 SPBU di Myanmar.
"Iya, kita berencana akan membangun SPBU di beberapa negara. Negara tujuan kita ini Myanmar, Thailand dan Vietnam. Nah kita rencana akan membangun di Vietnam dulu sebanyak 1360 SPBU,” kata Bambang saat ditemui di Jakarta, Jumat (11/12/2015).
Ia mengatakan, ekspansi bisnis dengan membuka SPBU akan dilakukan melalui kerja sama patungan dengan BUMN minyak di Myanmar, Myanmar Petroleum Products Enterprise. “Jadi kita akan melalui proses tender. Kalau soal konsep dan nama SPBU masih dipikirkan nanti kalau sudah fix,” ungkapnya.
Ia mengatakan, hingga saat ini proses tender masih berlangsung. Jika Pertamina memenangi tender tersebut maka Pertamina nantinya tidak akan membangun membangun SPBU dan infrastrukturnya. Itu karena Pertamina telah bekerjasama dengan BUMN tersebut.
"Prosesnya masih jalan, kita lagi ikut proses tender langsung di sana. Kalau kita menang (tender), kita bakal punya langsung 1.360 SPBU, tapi itu bukan punya sendiri, kita (saham) hanya 49 persen saja. Kalau kalah kita ulang dari awal," katanya.
Untuk nilai investasi, Bambang mengaku Pertamina akan menggelontorkan dana sekitar 300 juta dolar per AS atau sekitar Rp4,14 triliun. Ia menargetkan hingga 2018 beberapa SPBU milik Pertamina sudah mulai beroperasi di Myanmar.
“Minimal beberapa sudah beroperasi lah di 2018,” tegasnya.