Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Gubernur NTB: Pemerintah Pusat Jadi Beli Saham Newmont Nggak?

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 13 Desember 2015 | 19:45 WIB
Gubernur NTB: Pemerintah Pusat Jadi Beli Saham Newmont Nggak?
Lokasi PT Newmont Nusa Tenggara. (www.energitoday.com)

Suara.com - Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi mengingatkan rencana pembelian saham PT Newmont Nusa Tenggara sebesar 7 persen oleh pemerintah pusat. Jatah divestasi 2010 ini dinilai belum jelas karena pemerintah pusat belum menunjukkan niatnya untuk membeli.

"Menurut saya harus diperjelas oleh pemerintah pusat, mau diambil atau tidak, kan biasanya kalau divestasi itu pemerintah pusat mengambil," kata Muhammad Zainul Majdi di Mataram, Minggu (13/12/2015).

Jika pemerintah pusat memang tidak mau membeli, lebih baik saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) jatah divestasi terakhir itu diserahkan kepada badan usaha milik negara (BUMN). Atau tidak diserahkan ke pemerintah daerah, NTB.

"Kami siap, tentu ada skema yang akan kami lakukan, seperti 'beauty contest' dan lain-lain, tapi kalau memang itu disepakati. Intinya adalah lebih baik apabila saham dari industri yang besar dikuasai oleh pengusaha nasional," ucap Zainul Majdi.

Sementara itu, Anggota DPR RI asal NTB H Willgo Zainar mengatakan pemerintah pusat memang sebelumnya pernah berminat membeli sisa saham tujuh persen tersebut dengan mencadangkan anggaran sebesar Rp3,5 triliun di Perusahaan Penjamin Infrastruktur (PPI) yang sekarang menjadi PT Sarana Multi Infrastruktur.

Namun, lanjut Willgo, pihaknya meminta pemerintah pusat melalui Menteri Keuangan untuk tidak perlu lagi terlibat dalam upaya pembelian sisa saham tujuh persen milik PT NNT, karena jika tujuh persen saham dikuasai pemerintah pusat, kemudian 93 persen dikuasai perusahaan maka pemerintah pusat tidak memiliki hak yang bisa lebih dalam menentukan arah kebijakan di internal perusahan tambang itu.

"Ketika itu kami meminta agar dana Rp3,5 triliun dimanfaatkan untuk kebutuhan infrastruktur lainnya. Sekarang pemerintah pusat tidak punya interes lagi untuk membeli sisa saham tujuh persen tersebut," ucap Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra itu.

PT NNT adalah perusahaan tambang tembaga dan emas yang beroperasi di Batu Hijau, Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, NTB, berdasarkan kontrak karya generasi IV yang ditandatangani pada 2 Desember 1986 Saat ini, saham PTNNT dimiliki oleh empat grup besar yaitu Nusa Tenggara Partnership B.V (NTP), PT Multi Daerah Bersaing (PT MDB), PT Pukuafu Indah (PT PI) dan PT Indonesia Masbaga Investama. Saat ini, sebesar 7 persen saham asing yang dimiliki Nusa Tenggara Partnership tengah ditawarkan untuk proses divestasi.

PT MDB merupakan perusahaan patungan yang dibentuk oleh PT Daerah Maju Bersaing (DMB), dan PT Multicapital, atau anak usaha PT Bumi Resources Tbk) yang dinyatakan berhak digandeng untuk mengakuisisi sebagian saham Newmont, melalui proses "beauty contest" yang digelar PT DMB.

PT MDB sendiri merupakan perusahaan konsorsium antara Pemerintah Provinsi NTB beserta Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat, yang dibentuk untuk membeli 10 persen saham yang menjadi hak pemerintah daerah jatah divestasi 2006 dan 2007.

Sampai Maret 2010, Pemerintah Provinsi NTB, Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat, beserta mitra investornya sudah menguasai 24 persen saham PTNNT senilai 867,23 juta dolar AS atau setara dengan Rp8,6 triliun. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penambangan Newmont Kini Masuki Fase ke 7

Penambangan Newmont Kini Masuki Fase ke 7

Bisnis | Minggu, 06 Desember 2015 | 23:40 WIB

Penjualan Saham PT NNT ke Arifin Panigoro Ditentang

Penjualan Saham PT NNT ke Arifin Panigoro Ditentang

Bisnis | Jum'at, 27 November 2015 | 06:26 WIB

Gubernur NTB Minta Izin Ekspor Newmont Tak Diperpanjang

Gubernur NTB Minta Izin Ekspor Newmont Tak Diperpanjang

Bisnis | Selasa, 16 Juni 2015 | 02:12 WIB

Bupati Sumbawa Barat Ancam PT Newmont Nusa Tenggara

Bupati Sumbawa Barat Ancam PT Newmont Nusa Tenggara

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2015 | 16:03 WIB

Bupati: Newmont Dapat Rp20 Triliun, Kami Hanya Diberi Rp20 Miliar

Bupati: Newmont Dapat Rp20 Triliun, Kami Hanya Diberi Rp20 Miliar

Bisnis | Senin, 23 Februari 2015 | 15:09 WIB

PT Newmont Nusa Tenggara Belum Bisa Ekspor Konsentrat

PT Newmont Nusa Tenggara Belum Bisa Ekspor Konsentrat

Bisnis | Kamis, 11 September 2014 | 16:27 WIB

Ini Syarat yang Harus Dipenuhi PT Newmont Sebelum Ekspor Konsentrat

Ini Syarat yang Harus Dipenuhi PT Newmont Sebelum Ekspor Konsentrat

Bisnis | Senin, 01 September 2014 | 14:34 WIB

Newmont Cabut Gugatan di Arbitrase Internasional

Newmont Cabut Gugatan di Arbitrase Internasional

Bisnis | Rabu, 27 Agustus 2014 | 12:30 WIB

Digugat Newmont, Pemerintah Minta Bantuan Konsultan Hukum

Digugat Newmont, Pemerintah Minta Bantuan Konsultan Hukum

Bisnis | Selasa, 26 Agustus 2014 | 11:45 WIB

Hadapi Gugatan Newmont, SBY: Pilih Pengacara Terbaik!

Hadapi Gugatan Newmont, SBY: Pilih Pengacara Terbaik!

Bisnis | Jum'at, 25 Juli 2014 | 06:14 WIB

Terkini

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:33 WIB

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

MSCI Pertahankan Indonesia di EM, Mengapa IHSG Masih Ambruk?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 18:25 WIB

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Dorong Kolaborasi Hijau, Pegadaian Dukung Program 2.000 Pohon di Kaltim

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:32 WIB

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:10 WIB

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:03 WIB

Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!

Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026

Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:53 WIB

Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi

Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:37 WIB

IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA

IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:31 WIB

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 16:13 WIB