Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.595.000
Beli Rp2.480.000
IHSG 5.873,372
LQ45 582,884
Srikehati 289,451
JII 342,406
USD/IDR 18.000

Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Ternyata Jalan di Tempat

Adhitya Himawan

Kamis, 17 Desember 2015 | 20:08 WIB
Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Ternyata Jalan di Tempat
Indeks pembangunan manusia Indonesia jalan di tempat

Suara.com - Laporan Pembangunan Manusia 2015 yang diluncurkan Program pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) pada 15 Desember lalu menunjukkan bahwa Indonesia berada pada ranking 110 dari 188 negara dalam hal Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ini adalah tahun ketiga posisi IPM Indonesia jalan di tempat.

UNDP menggarisbawahi ketimpangan sebagai penyebab stagnasi IPM Indonesia. Peneliti kebijakan sosial dari Perkumpulan Prakarsa, Victoria Fanggidae, mengatakan bahwa ini tidak mengejutkan karena elemen penting pembangunan manusia seperti kesehatan, sudah menunjukkan tanda kurang menggembirakan beberapa tahun terakhir. Victoria mencontohkan bahwa dalam hal status gizi, ketimpangan antar wilayah dan kelas sosial juga tinggi.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan bahwa sementara seperlima balita Indonesia menderita gizi buruk dan kurang, 4,5% balita sudah mengalami gizi lebih. Di NTT, sepertiga balita menderita gizi kurang dan buruk, tiga kali lipat lebih banyak daripada di Bali. Sepertiga balita Indonesia mengalamistunting dan 42% diantaranya adalah anak petani/nelayan/buruh berpendidikan setingkat SD atau kurang. Perhitungan kemiskinan multidimensi Perkumpulan Prakarsa tahun 2014 juga menunjukkan tren memburuknya asupan gizi balita dalam 3 tahun terakhir.

“Ini artinya satu keluarga miskin hari ini bisa melahirkan 5 atau lebih keluarga miskin masa depan. Kita hanya akan menunggu ledakan bom waktu ketidakpuasan sosial. Mobilitas sosial ke atas tidak terjadi karena kebijakan dan program sosial belum menjawab persoalan ketimpangan,” kata Victoria dalam keterangan resmi, Kamis (17/12/2015).

Ia menambahkan, “Jika pemerintah meluncurkan berbagai paket stimulus kebijakan ekonomi agar pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak terpuruk, bagaimana dengan paket kebijakan sosial agar kualitas manusia Indonesia tidak stagnan dan timpang? Manusia merupakan penggerak ekonomi itu sendiri, namun belum ada paket kebijakan sosial berarti dari pemerintahan sekarang.”

Seperti Presiden Jokowi yang bosan dengan ‘kata-kata bersayap’ dalam kebijakan, program dan anggaran, rakyat juga bosan dengan kebijakan “peningkatan kualitas sumber daya manusia” yang tidak memperbaiki kapabilitas manusia dan mengurangi ketimpangan. Rakyat menunggu paket kebijakan sosial yang ‘tidak bersayap’ namun mampu menjawab persoalan.

“Kami merekomendasikan kebijakan yang jelas mengatasi masalah kemiskinan dan ketimpangan wilayah dan kelas sosial. Misalnya, program asupan makanan bergizi untuk balita melalui food stamp atau voucherpaket pangan bergizi untuk balita NTT atau Papua, atau untuk anak buruh tani dan garmen miskin di Jawa. Program pemberian makanan bergizi untuk ibu hamil dari keluarga miskin juga perlu menjadi prioritas. Agar orang miskin kota tidak gampang terjangkit penyakit, perlu percepatan pembangunan infrastruktur danwaste management di kampung kumuh," usul Victoria.

"Tetapkan target ketat untuk pencapaian program dan kebijakan sederhana seperti ini, karena kalau banyak jargon dan kata bersayap, pejabat yang bertanggung jawab akan mudah berkelit jika gagal," pungkas Victoria.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Pegadaian Beri Kesempatan Talenta Terbaik Menempuh Pendidikan Magister di Luar Negeri

Pegadaian Beri Kesempatan Talenta Terbaik Menempuh Pendidikan Magister di Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:15 WIB

Indonesia Berpotensi Ciptakan Jutaan Green Jobs, Seberapa Siap SDM Kita?

Indonesia Berpotensi Ciptakan Jutaan Green Jobs, Seberapa Siap SDM Kita?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:30 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

CCEP Perkuat SDM Lewat Inklusi, Digitalisasi hingga Pengembangan Talenta

CCEP Perkuat SDM Lewat Inklusi, Digitalisasi hingga Pengembangan Talenta

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 07:48 WIB

Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi

Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:53 WIB

Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan

Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:46 WIB

Direktur Human Capital Pegadaian Raih Penghargaan Top Women in Shaping Future Ready Organization

Direktur Human Capital Pegadaian Raih Penghargaan Top Women in Shaping Future Ready Organization

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:35 WIB

Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global

Transformasi SDM, Layanan Logistik RI Mulai Berstandar Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 07:04 WIB

Terkini

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Purbaya Ajak Investor Negara Islam Kembangkan Industri Halal di Indonesia

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:56 WIB

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

TikTok Donasi 200 Ribu Dolar AS untuk Sektor Pangan RI

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:52 WIB

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Indonesia Dihantam 4 Tekanan Ekonomi Sekaligus, Apa Saja?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:14 WIB

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Program AURA BRI Peduli Cetak UMKM Perempuan Tangguh Dengan Peluang Ekonomi Olahan Pala

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:55 WIB

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

B50 Mulai Mengalir ke 57% SPBU Pertamina, Pemerintah Targetkan Transisi Tuntas dalam Dua Bulan

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:45 WIB

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bahlil Akan Preteli RKAB Perusahaan Tambang yang Ogah Pakai Solar B50

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 19:21 WIB

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Polemik Pajak JHT, Kenapa Tabungan Hari Tua Bisa Dipotong Pajak hingga 30 Persen?

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:51 WIB

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Konsumen Makin Pesimis, Penjualan Ritel Anjlok, Rupiah Ambruk ke Rp18.128 per Dolar AS

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:50 WIB

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

MSCI Masih Jadi Batu Sandungan, Rp75 T Dana Asing Kabur dari Bursa Meski Fiskal RI Menguat

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 18:09 WIB

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Siap-siap! Tarif 52 Ruas Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juli 2026 | 17:59 WIB

×