Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Ternyata Jalan di Tempat

Adhitya Himawan

Kamis, 17 Desember 2015 | 20:08 WIB
Indeks Pembangunan Manusia Indonesia Ternyata Jalan di Tempat
Indeks pembangunan manusia Indonesia jalan di tempat

Suara.com - Laporan Pembangunan Manusia 2015 yang diluncurkan Program pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP) pada 15 Desember lalu menunjukkan bahwa Indonesia berada pada ranking 110 dari 188 negara dalam hal Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Ini adalah tahun ketiga posisi IPM Indonesia jalan di tempat.

UNDP menggarisbawahi ketimpangan sebagai penyebab stagnasi IPM Indonesia. Peneliti kebijakan sosial dari Perkumpulan Prakarsa, Victoria Fanggidae, mengatakan bahwa ini tidak mengejutkan karena elemen penting pembangunan manusia seperti kesehatan, sudah menunjukkan tanda kurang menggembirakan beberapa tahun terakhir. Victoria mencontohkan bahwa dalam hal status gizi, ketimpangan antar wilayah dan kelas sosial juga tinggi.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan bahwa sementara seperlima balita Indonesia menderita gizi buruk dan kurang, 4,5% balita sudah mengalami gizi lebih. Di NTT, sepertiga balita menderita gizi kurang dan buruk, tiga kali lipat lebih banyak daripada di Bali. Sepertiga balita Indonesia mengalamistunting dan 42% diantaranya adalah anak petani/nelayan/buruh berpendidikan setingkat SD atau kurang. Perhitungan kemiskinan multidimensi Perkumpulan Prakarsa tahun 2014 juga menunjukkan tren memburuknya asupan gizi balita dalam 3 tahun terakhir.

“Ini artinya satu keluarga miskin hari ini bisa melahirkan 5 atau lebih keluarga miskin masa depan. Kita hanya akan menunggu ledakan bom waktu ketidakpuasan sosial. Mobilitas sosial ke atas tidak terjadi karena kebijakan dan program sosial belum menjawab persoalan ketimpangan,” kata Victoria dalam keterangan resmi, Kamis (17/12/2015).

Ia menambahkan, “Jika pemerintah meluncurkan berbagai paket stimulus kebijakan ekonomi agar pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak terpuruk, bagaimana dengan paket kebijakan sosial agar kualitas manusia Indonesia tidak stagnan dan timpang? Manusia merupakan penggerak ekonomi itu sendiri, namun belum ada paket kebijakan sosial berarti dari pemerintahan sekarang.”

Seperti Presiden Jokowi yang bosan dengan ‘kata-kata bersayap’ dalam kebijakan, program dan anggaran, rakyat juga bosan dengan kebijakan “peningkatan kualitas sumber daya manusia” yang tidak memperbaiki kapabilitas manusia dan mengurangi ketimpangan. Rakyat menunggu paket kebijakan sosial yang ‘tidak bersayap’ namun mampu menjawab persoalan.

“Kami merekomendasikan kebijakan yang jelas mengatasi masalah kemiskinan dan ketimpangan wilayah dan kelas sosial. Misalnya, program asupan makanan bergizi untuk balita melalui food stamp atau voucherpaket pangan bergizi untuk balita NTT atau Papua, atau untuk anak buruh tani dan garmen miskin di Jawa. Program pemberian makanan bergizi untuk ibu hamil dari keluarga miskin juga perlu menjadi prioritas. Agar orang miskin kota tidak gampang terjangkit penyakit, perlu percepatan pembangunan infrastruktur danwaste management di kampung kumuh," usul Victoria.

"Tetapkan target ketat untuk pencapaian program dan kebijakan sederhana seperti ini, karena kalau banyak jargon dan kata bersayap, pejabat yang bertanggung jawab akan mudah berkelit jika gagal," pungkas Victoria.  

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenhut Siapkan SDM Kehutanan Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

Kemenhut Siapkan SDM Kehutanan Unggul Menuju Indonesia Emas 2045

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 18:33 WIB

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Berdayakan Pemuda, Harita Nickel Cetak Operator Bersertifikat dari Pulau Obi

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 10:15 WIB

Pegadaian Beri Kesempatan Talenta Terbaik Menempuh Pendidikan Magister di Luar Negeri

Pegadaian Beri Kesempatan Talenta Terbaik Menempuh Pendidikan Magister di Luar Negeri

Bisnis | Selasa, 30 Juni 2026 | 16:15 WIB

Indonesia Berpotensi Ciptakan Jutaan Green Jobs, Seberapa Siap SDM Kita?

Indonesia Berpotensi Ciptakan Jutaan Green Jobs, Seberapa Siap SDM Kita?

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:30 WIB

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

Sasar 5 Provinsi, Program Lanskap Berkelanjutan Targetkan Konservasi Jutaan Hektare Kawasan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 19:36 WIB

CCEP Perkuat SDM Lewat Inklusi, Digitalisasi hingga Pengembangan Talenta

CCEP Perkuat SDM Lewat Inklusi, Digitalisasi hingga Pengembangan Talenta

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 07:48 WIB

Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi

Dukung Kualitas Pendidikan & SDM,Dewan Komisaris Pertamina Berbagi Inspirasi di Sekolah Area Operasi

Bisnis | Selasa, 02 Juni 2026 | 11:53 WIB

Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan

Fokus Jualan Pulsa Hingga Token Listrik, Bukalapak PHK 594 Karyawan

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:46 WIB

Direktur Human Capital Pegadaian Raih Penghargaan Top Women in Shaping Future Ready Organization

Direktur Human Capital Pegadaian Raih Penghargaan Top Women in Shaping Future Ready Organization

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 18:02 WIB

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:35 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×