Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

PLTS di Kupang yang Terbesar di Indonesia

Liberty Jemadu | Suara.com

Minggu, 27 Desember 2015 | 22:31 WIB
PLTS di Kupang yang Terbesar di Indonesia
Presiden Joko Widodo, Menteri ESDM, Sudirman Said, dan Direktur PT LEN Industri, Abraham Mose, meninjau fasilitas PLTS di Oelpuah, Kupang, NTT, Minggu (27/12) [Antara].

Suara.com - Direktur PT (Persero) LEN Industri, Abraham Mose, mengatakan pembangunan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Oelpuah, sekitar 20 km timur Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur, merupakan yang terbesar Indonesia.

"Instalasi PLTS berkapasitas 5 MW ini merupakan yang terbesar di Indonesia dan karya anak bangsa sendiri," katanya ketika peresmian instalasi tersebut oleh Presiden Joko Widodo di Desa Oelpuah, Kabupaten Kupang, Minggu (27/12/2015).

Ia mengatakan pembangunan instalasi PLTS tersebut merupakan kontribusi dari PT LEN Industri untuk mendukung program pemerintah dalam mengisi kekurangan energi listrik nasional yang saat masih sekitar 35.000 MW.

Abraham menambahkan keberhasilan pembangunan PLTS tersebut merupakan bantuan dan kerja sama yang terjalin dengan baik antara masyarakat Desa Oelpuah dengan PT LEN Industri sehingga pengoperasiannya sudah dijalankan.

"Kita sudah operasikan PLTS ini pada 8 Desember 2015 dan sudah masuk ke jalur Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang kapasitasnya mencapai 20 KV," ujarnya.

Ia mengatakan dari awal perencanaan pembangunan PLTS tersebut, direncanakan akan selesai dan diresmikan pada Juni 2016 namun dalam perjalanan pengerjaan dan penyelesiaannya hanya membutuhkan waktu sembilan bulan.

"Ini artinya lebih cepat dari yang diharapkan, sebab sebelumnya pembangunan PLTS ini dimulai pada Juni lalu dan rencananya baru akan diresmikan pada Juni 2016," tuturnya.

Menurut dia percepatan pembangunan instalasi PLTS tersebut, karena produksi modulnya sendiri merupakan produksi dalam negeri sehingga prosesnya juga lebih cepat dibandingakan harus mencari modul dari luar negeri.

PT LEN sendiri berencana akan mengembangkan PLTS di sejumlah daerah di NTT.

"Kami butuh 5 - 10 hektare untuk membangun lagi PLTS tersebut," katanya dan menambahkan pihaknya sudah menyampaikan hal ini kepada Gubernur NTT Frans Lebu Raya untuk mendukung program pembangunan PLTS di NTT. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kolaka Bakal Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya

Kolaka Bakal Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya

News | Senin, 12 Oktober 2015 | 08:50 WIB

5 Desa di Kalimantan Timur Diterangi Listik Tenaga Surya

5 Desa di Kalimantan Timur Diterangi Listik Tenaga Surya

News | Selasa, 03 Maret 2015 | 06:07 WIB

Jalur Sepeda di Belanda Bisa Hasilkan Listrik

Jalur Sepeda di Belanda Bisa Hasilkan Listrik

Tekno | Kamis, 13 November 2014 | 14:37 WIB

SMPN 19 Gunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya

SMPN 19 Gunakan Pembangkit Listrik Tenaga Surya

News | Rabu, 26 Februari 2014 | 15:45 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB