Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Hemat 1,5 Juta Dengan Mengatur Keuangan Pribadi, Mau?

Angelina Donna | Suara.com

Senin, 28 Desember 2015 | 08:00 WIB
Hemat 1,5 Juta Dengan Mengatur Keuangan Pribadi, Mau?
Ilustrasi (shutterstock)

Suara.com - Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan dalam menghemat pengeluaran bulanan anda, salah satunya adalah dengan cara mengatur anggaran keuangan pribadi Anda. Barangkali tak pernah terpikirkan oleh anda untuk membuat anggaran pengeluaran rutin setiap bulannya, atau bisa jadi Anda telah terbiasa melakukannya, namun tidak menemukan formula yang pas dalam melakukan penghematan terhadap pos-pos pengeluaran Anda.

Sangat sayang bukan, bila ternyata di dalam pengeluaran rutin bulanan anda ada banyak pos yang bisa dihemat sedemikian rupa sehingga Anda dapat menekan pengeluaran hingga Rp.1.5 juta rupiah tiap bulannya.

Anggaran pribadi dapat dibuat dengan cara yang mudah, jadi Anda tidak perlu khawatir dengan segala kesulitan dan kerepotan yang mungkin akan Anda temukan nantinya. Bila membuatnya dengan menggunakan aplikasi Microsoft Excel pada komputer atau laptop terasa menyulitkan bagi Anda, maka Anda bisa membuatnya dengan cara melakukan pencatatan yang sederhana pada sebuah buku tulis saja.

Setiap orang tentu memiliki standar yang berbeda dalam cara mengatur anggaran keuangan mereka, namun pada akhirnya semua anggaran tersebut dimaksudkan untuk tujuan yang sama, yaitu sebagai gambaran dari siklus keuangan selama periode tertentu.

Untuk membuat anggaran keuangan pribadi yang efisien, cermati beberapa langkah di bawah ini:

1. Lakukan Pengelompokan untuk Berbagai Pengeluaran

Hal pertama yang harus anda lakukan adalah membuat pengelompokan terhadap seluruh pengeluaran tetap bulanan Anda. Tuliskan setiap kelompok pengeluaran utama bulanan Anda, seperti: pengeluaran untuk makan, pengeluaran untuk tempat tinggal (biaya sewa, kontrak, atau cicilan rumah), pengeluaran untuk trsnportasi, serta pengeluaran yang lainnya.

Setelah mengelompokkannya secara garis besar (pokok), buatlah penjabaran dari kelompok tersebut, contohnya: di dalam pengeluaran makan, Anda perlu menambahkan pengeluaran belanja kebutuhan dapur setiap bulannya, biaya makan di luar rumah, pengeluaran membeli air minum dan pengeluaran-pengeluaran lainnya.

2. Tandai Jenis Pengeluaran yang Sifatnya Wajib Dipenuhi

Anda harus membuat identifikasi terhadap setiap pengeluaran bulanan Anda, hal ini penting dilakukan untuk menentukan dan memisahkan pengeluaran yang wajib Anda keluarkan setiap bulannya, seperti: biaya sewa atau cicilan rumah, biaya makan dan transportasi. Hal ini juga penting untuk menandai dan membatasi Anda dalam melakukan pengeluaran yang tidak wajib, seperti: biaya untuk rekreasi, biaya untuk makan di restoran dan biaya lainnya yang sifatnya bisa dihindari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Cara Pakai Fitur Laporan Kredit untuk Kelola Keuangan Gratis via Cermati

Bisnis | Senin, 20 Oktober 2025 | 06:50 WIB

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Mulai Banyak Dipakai Orang, Yuk Bahas Kelebihan dan Kekurangan E-Wallet

Bisnis | Rabu, 11 Desember 2024 | 17:14 WIB

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Cermati Kunjungi Kantor Suara.com Diskusi soal Investasi

Foto | Selasa, 16 Mei 2023 | 19:21 WIB

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

3 Hal yang Perlu Kamu Cermati dari Calon Pasangan Masa Depanmu

Your Say | Kamis, 07 Juli 2022 | 10:30 WIB

Terkini

Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU

Shell Mulai Jual BBM Solar Seharga Rp 30.890/Liter, Cek Daftar SPBU

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:58 WIB

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Biaya Ongkir di E-Commerce Bikin Heboh, Mendag Buka Suara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:17 WIB

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Indonesia Butuh Lebih Banyak Pengusaha Muda untuk Jadi Negara Maju

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 14:08 WIB

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

BI Lapor Harga Rumah Lesu Pada Awal Tahun 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:58 WIB

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

BTN Siapkan KPR hingga Kredit UMKM untuk Dongkrak Ekonomi Tapanuli Utara

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:47 WIB

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

5 Tabungan yang Wajib Dimiliki Saat Muda, Bisa Jadi Bekal di Hari Tua

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:05 WIB

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Asing 'Borong' Rp11 Triliun di IHSG, Sinyal Rebound Saham Blue Chip?

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 12:00 WIB

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Ini Cara Kiai Ashari Kumpulkan Uang untuk Ponpes Ndholo Kusumo

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:27 WIB

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Pengusaha Ngadu ke Purbaya, Proyek PLTSa Makassar Terhambat Sejak 2022

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:03 WIB

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

OJK Pantau Pindar KoinP2P, Setelah Petingginya Tersandung Korupsi

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 11:02 WIB