Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.057,106
LQ45 681,583
Srikehati 330,472
JII 466,124
USD/IDR 17.420

Tahun Ini Pemerintah akan Bangun Jalur Kereta Api di Papua

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 01 Januari 2016 | 21:16 WIB
Tahun Ini Pemerintah akan Bangun Jalur Kereta Api di Papua
Presiden Jokowi tinjau pembangunan jalur kereta api Trans Sulawesi di Desa Telumpanua, Kecamatan Tanete Riau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Rabu (25/11) [Antara]

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengungkapkan, pada tahun 2016 kemungkinan pemerintah memulai pembangunan jalan kereta api (KA) di Tanah Papua dari wilayah Sorong, Papua Barat.

"Kemarin baru saja kita buka jalur kereta api di Sulawesi, nanti tahun ini di Papua," kata Presiden dalam pertemuan dengan warga masyarakat Distrik Kais Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat, Jumat (1/1/2016).

Presiden awalnya memperkirakan studi kelayakan pembangunan jalur KA di Papua akan selesai dalam waktu setahun namun ternyata tidak dapat diselesaikan dalam setahun.

"Tidak apa-apa, yang penting jalur ini bisa dibangun. Kemungkinan besar dimulai di Sorong. Daerah lain jangan jadi marah," kata Presiden.

Presiden kembali menyatakan seluruh kabupaten di Papua ditargetkan pada 2018 sudah tersambung semua melalui jalur darat.

"Dan mohon doa restu tahun ini moga-moga jalur kereta api juga sudah mulai dibangun," kata Presiden.

Kepala Negara menyebutkan selama empat hari terakhir dirinya berada di Papua dan Papua Barat dan berkeliling dari satu daerah ke daerah lainnya mulai dari Merauke, Wamena, Nduga, Timika, Rajaampat dan Sorong.

"Semakin sering saya ke Tanah Papua, semakin saya tahu bahwa Papua adalah surga kecil yang diturunkan ke bumi," kata Presiden.

Ia juga mengatakan bahwa dirinya semakin tahu dengan kondisi masyarakatnya yang baik-baik dan ramah-ramah.

Tepung Sagu Dalam kunjungan ke Sorong, Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo juga mengunjungi Pabrik Sagu Perum Perhutani di Distrik Kais, Kabupaten Sorong Selatan.

Presiden bersama Ibu Negara didampingi Menteri Pariwisata Arief Yahya dan Direktur Utama Perum Perhutani Mustoha Iskandar, berkeliling melihat proses pengolahan sagu.

Presiden berharap pabrik sagu itu akan bermanfaat bagi masyarakat sekitar. "Dan yang bekerja berasal dari lngkungan masyarakat sekitarnya," kata Presiden. Pembangunan pabrik dimulai 2013 dan telah dinyatakan selesai pembangunannya pada akhir Desember 2015. Tiga bulan selanjutnya akan dilakukan "comissioning" di pabrik sebelum pabrik beroperasi penuh.

Kapasitas produksi tepung sagu sebanyak 100 ton per hari dengan bahan baku 5.000 sampai 6.000 potong tual per hari. Tual adalah potongan batang sagu sepanjang satu meter. Rendemen diperhitungkan 15 persen dan limbahnya 85 persen.

Pada tahun 2012 saat sebelum pabrik sagu dibangun, harga jual sagu adalah Rp5.200 per kg sampai Rp6.500 per kg. Akhir 2015 harga pasaran tepung sagu di Jawa mencapai Rp6.800 per kg.

Harga ini tentu akan terus meningkat sejalan dengan kebutuhan tepung sagu untuk bahan pangan secara nasional, bahan baku industri lainnya di dalam dan luar negeri.

Dari total investasi sebesar Rp150 miliar dan tenaga kerja lebih kurang 40 orang di pabrik serta 400-600 orang di lahan-lahan hutan sagu, maka pabrik sagu Perhutani itu ditargetkan akan memberikan kontribusi pendapatan ke perusahaan Rp100 miliar per tahun, dan juga akan menjadi pemicu penggerak ekonomi wilayah Sorong Selatan.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengapa Kecelakaan Kereta Masih Terjadi di Era Modern? Ini Alasan di Balik Tragedinya

Mengapa Kecelakaan Kereta Masih Terjadi di Era Modern? Ini Alasan di Balik Tragedinya

Your Say | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:29 WIB

KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama, Tiket Lama Apakah Masih Berlaku? Ini Penjelasannya

KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama, Tiket Lama Apakah Masih Berlaku? Ini Penjelasannya

Lifestyle | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:58 WIB

Perkuat Pendidikan Papua, Komite Otonomi Khusus Nyatakan Siap Dukung Sekolah Rakyat

Perkuat Pendidikan Papua, Komite Otonomi Khusus Nyatakan Siap Dukung Sekolah Rakyat

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:30 WIB

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

Titah Kaesang Pangarep di Papua Barat: Jangan Biarkan Pembangunan Infrastruktur Terhenti

News | Senin, 04 Mei 2026 | 23:21 WIB

Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL

Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 19:56 WIB

Papua Barat Membara! Inflasi April 2026 Tembus 5 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Biang Kerok

Papua Barat Membara! Inflasi April 2026 Tembus 5 Persen, Perawatan Pribadi Jadi Biang Kerok

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 14:05 WIB

Tragedi Bekasi Timur Jadi Alarm Keras, Rieke Desak Perpres Tata Kelola Kereta Api Segera Terbit

Tragedi Bekasi Timur Jadi Alarm Keras, Rieke Desak Perpres Tata Kelola Kereta Api Segera Terbit

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:14 WIB

Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan

Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan

Your Say | Minggu, 03 Mei 2026 | 17:04 WIB

Banyak Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga, Pemprov DKI Jakarta Siap Support KAI

Banyak Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga, Pemprov DKI Jakarta Siap Support KAI

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:21 WIB

Nekat Lewati Lintasan Tanpa Palang, Mobil Pengantar Haji Ditabrak KA Argo Bromo, 4 Tewas

Nekat Lewati Lintasan Tanpa Palang, Mobil Pengantar Haji Ditabrak KA Argo Bromo, 4 Tewas

Entertainment | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:15 WIB

Terkini

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Tak Perlu Pusing, Belanja di China Bisa Bayar Pakai GoPay

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:42 WIB

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:32 WIB

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19 WIB

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:15 WIB

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06 WIB

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 16:37 WIB