Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.625.000
Beli Rp2.490.000
IHSG 5.896,134
LQ45 583,722
Srikehati 289,560
JII 342,327
USD/IDR 17.905

Penurunan BBM Picu Penguatan Rupiah Terhadap Dolar AS

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 06 Januari 2016 | 10:51 WIB
Penurunan BBM Picu Penguatan Rupiah Terhadap Dolar AS
Suasana di salah satu gerai money changer di Jakarta, Kamis (23/7). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat, Rabu (6/1/2016). Penguatannya sebesar 3 poin menjadi Rp13.889.

Selasa (5/1/2016) kemarin rupiah di posisi Rp13.892 per dolar AS. Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta menjelaskan penguatan itu dipicu penurunan harga BBM oleh pemerintah.

"Penurunan harga energi di dalam negeri menjadi salah satu faktor pemicu bagi rupiah untuk tetap berada di area positif," kata Rangga.

Kata dia, tekanan mata uang dolar AS terhadap mata uang di kawasan Asia yang cenderung mereda juga menambah faktor positif bagi nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan. Hanya saja, secara umum harga komoditas dunia yang belum beranjak naik masih akan menahan laju mata uang rupiah untuk menguat lebih tinggi. Terpantau, harga minyak mentah di New York Mercantile Exchange berada di level 36,04 dolar AS per barel.

Selain itu, lanjut dia, pelaku pasar uang juga masih menanti isu yang berkembang yakni pengumuman "reshuffle" kabinet jilid II, serta laporan realisasi APBN 2016 untuk periode Januari sebagai konfirmasi atas optimisme target pertumbuhan di tahun ini.

Pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova menambahkan bahwa mata uang rupiah masih bertahan di area positif seiring dengan pelaku pasar uang yang cukup optimistis terhadap perekonomian domestik, pertumbuhan ekonomi pada 2016 yang sebesar 5,3 persen diproyeksikan tercapai.

"Proyeksi itu menyusul optimisme pemerintah terhadap penyerapan anggaran belanja modal yang akan lebih cepat dibandingkan tahun 2015 lalu," ujarnya.

Di sisi lain, lanjut dia, Bank Indonesia juga masih akan terus menjaga fluktuasi nilai tukar rupiah di pasar valas domestik agar tetap stabil, sehingga tidak membuat kekhawatiran pelaku usaha. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Menguat 79 Poin di Penutupan Perdagangan Selasa

Rupiah Menguat 79 Poin di Penutupan Perdagangan Selasa

Bisnis | Selasa, 05 Januari 2016 | 17:49 WIB

Jelang Akhir 2015, Rupiah Melemah 104 Poin

Jelang Akhir 2015, Rupiah Melemah 104 Poin

Bisnis | Rabu, 30 Desember 2015 | 18:24 WIB

Rupiah Kembali Melemah Jadi Rp13.778 Perdolar AS

Rupiah Kembali Melemah Jadi Rp13.778 Perdolar AS

Bisnis | Rabu, 30 Desember 2015 | 10:37 WIB

Kurs Rupiah Sore Ini Melemah 70 Poin

Kurs Rupiah Sore Ini Melemah 70 Poin

Bisnis | Selasa, 29 Desember 2015 | 17:45 WIB

Rupiah Pagi Ini Sentuh Rp13.650

Rupiah Pagi Ini Sentuh Rp13.650

Bisnis | Rabu, 23 Desember 2015 | 10:52 WIB

Pagi Ini Rupiah Menguat Menjadi Rp13.625

Pagi Ini Rupiah Menguat Menjadi Rp13.625

Bisnis | Selasa, 22 Desember 2015 | 10:28 WIB

Rupiah Awal Pekan Ini Menguat Jadi Rp 13.863

Rupiah Awal Pekan Ini Menguat Jadi Rp 13.863

Bisnis | Senin, 21 Desember 2015 | 10:38 WIB

Rupiah Akhir Pekan Ini Ditutup Menguat 129 Poin

Rupiah Akhir Pekan Ini Ditutup Menguat 129 Poin

Bisnis | Jum'at, 18 Desember 2015 | 17:32 WIB

Rupiah Kamis Sore Ini Menguat Tipis Jadi Rp14.054

Rupiah Kamis Sore Ini Menguat Tipis Jadi Rp14.054

Bisnis | Kamis, 17 Desember 2015 | 18:14 WIB

Rupiah Rabu Sore Ini Ditutup Menguat 10 Poin

Rupiah Rabu Sore Ini Ditutup Menguat 10 Poin

Bisnis | Rabu, 16 Desember 2015 | 17:06 WIB

Terkini

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:51 WIB

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 15:25 WIB

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:55 WIB

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 14:07 WIB

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:51 WIB

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 13:39 WIB

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:51 WIB

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 12:43 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Harga Minyak Dunia Turun Drastis Meski AS-Iran Gagal Gencatan Senjata

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 11:56 WIB

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi

Bisnis | Minggu, 28 Juni 2026 | 10:50 WIB

×