Tahun Ini Bank DBS Indonesia Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen

Adhitya Himawan Suara.Com
Rabu, 06 Januari 2016 | 22:11 WIB
Tahun Ini Bank DBS Indonesia Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen
Bank DBS [Shutterstock]

Suara.com - Bank DBS Indonesia menargetkan pertumbuhan kredit pada tahun ini sebesar 12 persen. Target ini didorong optimisme gencarnya pembangunan yang akan memulihkan pertumbuhan kredit sektor korporasi dan konsumer.

Presiden Direktur DBS Indonesia Paulus Sutisna di Jakarta, Rabu (6/1/2015), meyakini rapor pertumbuhan kredit tahun ini akan jauh lebih baik, setelah tahun lalu, kredit hanya tumbuh di bawah 10 persen atau sekitar Rp7 triliun.

"Nasabah-nasabah yang menjadi segmen utama kami akan bertumbuh lebih baik," kata dia.

Pada 2016 ini, Paulus mengklaim, Bank dengan aset terbesar di Asia Tenggara itu ingin memperbesar portofolio kredit sektor konsumer dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Selama ini, DBS banyak menjalankan fungsi intermediasi untuk segmen korporasi.

Target DBS secara jangka panjang atau paling tidak 6 tahun ke depan adalah porsi kredit korporasi, konsumer dan UMKM dapat seimbang, masing-masing di kisaran 30 persen.

Di sektor korporasi, Paulus memprediksi, pembangunan infrastruktur pemerintah dan swasta akan menjadi pendorong utama. Selain itu, dia juga meyakini kinerja perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor komoditas akan membaik, sehingga akan berdampak positif bagi peyaluran kredit perbankan.

"Selain itu, sektor otomotif dan farmasi juga akan membaik" ujarnya.

Di sisi lain, Paulus mengungkapkan, bank asal Singapura tersebut belum tertarik untuk menjadi bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR). Menurutnya, segmen KUR bukanlah sasaran dari DBS, sehingga dia melihat peluang di sektor tersebut kurang prospektif.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan menargetkan pertumbuhan kredit perbankan pada tahun ini bisa mencapai 14 persen.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad mengatakan industri perbankan siap untuk mencapai target tersebut, terindikasi dari angka kredit bermasalah atau "non performing loan" (NPL), rasio kecukupan modal (CAR), dan likuiditas masih dalam batas normal.

Mengacu laporan publikasi OJK per Oktober 2015, jumlah kredit yang telah dikucurkan Bank DBS Indonesia mencapai Rp43,19 triliun. Jumlah ini tumbuh 9,31 persen dibanding Oktober 2014 yang mencapai Rp39,51 triliun.

(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI