Pertamina Raup 608 Juta Dolar AS dari Proyek Terobosan Perusahaan

Adhitya Himawan Suara.Com
Kamis, 21 Januari 2016 | 11:13 WIB
Pertamina Raup 608 Juta Dolar AS dari Proyek Terobosan Perusahaan
VP Corcom Pertamina Wianda Pusponegoro [Pertamina]

Suara.com - PT Pertamina (Persero) membukukan nilai financial impact sebesar US$608,41 juta dari inisiatif-inisiatif dan proyek-proyek terobosan perusahaan di sepanjang tahun 2015.

Vice President Corporate Communication PT Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan beberapa Breakthrough Project New Initiatives ditetapkan oleh Pertamina sebagai upaya serius perusahaan dalam mengatasi tantangan bisnis migas seiring dengan penurunan harga minyak mentah dunia. BTP New Initiatives tersebut terdiri dari Sentralisasi Procurement (non hidrokarbon), Perubahan Proses Pengadaan dan Penjualan Minyak dan Produk, Pembenahan Tata Kelola Arus Minyak, Optimalisasi Aset Penunjang Usaha, dan Corporate Cash Management.

Dari inisiatif-inisiatif tersebut, kata dia, Pertamina menargetkan untuk memperoleh impak finansial dengan nilai total US$500,4 juta sepanjang tahun 2015. Namun, tuturnya, nilai target tersebut berhasil dilampaui dengan catatan impak finansial hingga tutup tahun 2015 mencapai US$608,41 juta.

“Dalam situasi yang sulit karena harga minyak terus turun, Pertamina harus melakukan terobosan-terobosan termasuk dalam hal melakukan efisiensi. Pencapaian BTP New Initiatives 2015 yang melebihi target menjadi indikasi positif bahwa program-program dapat berjalan dengan baik bahkan melebihi ekspektasi,” terang Wianda dalam pernyataan resmi, Rabu (20/1/2016).

Wianda menjelaskan terdapat tiga kontributor utama bagi pencapaian BTP New Initiatives tersebut, yaitu Pembenahan Tata Kelola Arus Minyak yang ditempuh dengan melakukan penekanan losses dengan nilai impak finansial sebesar US$255,2 juta, Perubahan Proses Pengadaan Minyak dan Produk melalui evaluasi formula harga dan efisiensi harga penjualan & co-loading untuk parsel impor dengan nilai impak sebesar US$208 juta dan Sentralisasi Procurement non hidrokarbon senilai US$90 juta. Adapun, inisiatif lainnya, yaitu optimalisasi Aset Penunjang Usaha dan Corporate Cash Management masing-masing berkontribusi sebesar US$27,8 juta dan US$27,3 juta.

Finansial impak dari Optimalisasi Aset Penunjang Usaha berasal dari cash in dan cost saving baik di unit operasi maupun di kantor pusat. Adapun, finansial impak dari Corporate Cash Management bersumber dari efisiensi pembayaran bunga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI