Rupiah Jumat Pagi Menguat Rp13.833 Per Dolar AS

Siswanto | Suara.com

Jum'at, 29 Januari 2016 | 11:16 WIB
Rupiah Jumat Pagi Menguat Rp13.833 Per Dolar AS
Suasana transaksi pertukaran nilai mata uang asing terhadap rupiah di salah satu gerai Money Changer di Jakarta, Senin (11/5). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta Jumat pagi bergerak menguat sebesar 40 poin menjadi Rp13.833 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp13.873 per dolar AS.

"Nilai tukar rupiah melanjutkan penguatan terhadap dolar AS bersamaan dengan beberapa kurs di Asia. Harga minyak dan komoditas lainnya yang bergerak melanjutkan penguatannya menjadi salah satu penopang mata uang rupiah," kata Ekonom Samuel Sekuritas Rangga Cipta di Jakarta, Jumat (29/1/2016).

Ia mengemukakan bahwa minyak mentah dunia menguat seiring dengan bertahannya isu koordinasi Rusia dan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak untuk menstabilkan harga.

"Situasi itu membuat dolar AS cenderung tertekan seiring dengan menguatnya minyak ditambah sentimen dari pernyataan bank sentral AS (The Fed) dalam Komite Pasar Terbuka Federal  yang pesimistis terhadap prospek perekonomian," katanya.

Harga minyak mentah jenis WTI Crude pada pagi ini, terpantau berada di level 33,43 dolar AS per barel, menguat 0,63 persen. Sementara minyak mentah jenis Brent Crude di posisi 34,00 dolar AS per barel, naik 0,32 persen.

Dari dalam negeri, lanjut dia, adanya harapan inflasi domestik pada tahun 2016 ini yang rendah, serta diluncurkannya paket kebijakan ekonomi IX serta afirmasi Moody's terhadap peringkat layak investasi Indonesia memberikan tambahan sentimen positif di pasar keuangan domestik.

"Kondisi yang cukup positif itu, berpeluang rupiah melanjutkan penguatannya terhadap dolar AS," katanya.

Pengamat pasar uang Bank Himpunan Saudara, Rully Nova menambahkan bahwa faktor eksternal dan domestik yang positif mempertahankan laju nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada hari ini.

Ia mengatakan bahwa harga minyak mentah dunia yang kembali bergerak menguat memberi harapan pada mata uang di negara-negara penghasil komoditas, termasuk Indonesia. Diharapkan, harga komoditas kembali pulih sehingga dapat mendukung penerimaan fiskal.  (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masih Terpengaruh Harga Komoditas, Rupiah Bergerak Melemah

Masih Terpengaruh Harga Komoditas, Rupiah Bergerak Melemah

Bisnis | Selasa, 19 Januari 2016 | 10:54 WIB

Sore Ini Per Dolar AS Rp13.629

Sore Ini Per Dolar AS Rp13.629

Bisnis | Rabu, 23 Desember 2015 | 18:07 WIB

Rupiah Selasa Pagi Ini Dibuka Menguat 19 Poin

Rupiah Selasa Pagi Ini Dibuka Menguat 19 Poin

Bisnis | Selasa, 24 November 2015 | 11:29 WIB

Rupiah Akhir Pekan Ini Dibuka Menguat 33 Poin

Rupiah Akhir Pekan Ini Dibuka Menguat 33 Poin

Bisnis | Jum'at, 20 November 2015 | 10:41 WIB

Terkini

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Jumlah Motor Sebrangi Bakauheni Meroket, Naik 85 Persen di H+2 Lebaran

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:49 WIB

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Arus Balik Membludak, 128 Ribu Orang Menyeberang dari Sumatera ke Jawa di H+2 Lebaran 2026

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:28 WIB

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Legislator: Negara Rogoh Kocek Rp 6,7 T Setiap Kenaikan Harga Minyak 1 Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:59 WIB

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Dapat Rating Negatif dari Moodys dan Fitch Ratings,OJK Pastikan Industri Perbankan Tetap Solid

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:30 WIB

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Aktivasi Coretax Meningkat, DJP Ingatkan Wajib Pajak Segera Laporkan SPT Tahunan

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:07 WIB

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Harga Pangan Nasional 25 Maret 2026: Cabai hingga Daging Sapi Masih Mahal

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 10:01 WIB

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Rupiah Konsisten Melemah usai Liburan Panjang ke Level Rp16.919 per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:51 WIB

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Setelah Libur Lebaran, Harga Emas Antam Mulai Naik Dibanderol Rp 2,85 Juta/Gram

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:32 WIB

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Setelah Libur Panjang, IHSG Bergerak Dua Arah Rabu Pagi ke Level 7.100

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 09:16 WIB

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Daftar Saham Lepas Gembok BEI, Bisa Diperdagangkan IHSG Hari Ini

Bisnis | Rabu, 25 Maret 2026 | 08:52 WIB