Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

KCIC Sangkal KA Cepat Dibangun di Kawasan Rawan Bencana

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 04 Februari 2016 | 15:53 WIB
KCIC Sangkal KA Cepat Dibangun di Kawasan Rawan Bencana
Lokasi pembangunan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung [Antara/Hafidz Mubarak]

Suara.com - Direktur Utama Kereta Cepat Indonesia China (KCIC), Hanggoro Budi Wiryawan membantah bahwa pembangunan proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dibangun dikawasan rawan bencana. KCIC sudah melakukan kajian terkait pemilihan lahan sebelum memutuskan untuk membangun KA Cepat.

"KA Cepat ini tidak melintasi daerah rawan bencana. Kita sudah menghindari koridor yang dikatakan berada di kawasan rawan bencana itu nggak ada," kata Hanggoro saat menggelar konferensi persnya di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2016).

Selain itu, ia menjamin bawa pembangunan proyek yang memakan biaya investasi sebesar Rp 77 triliun ini tidak melewati daerah rawan bencana.

Bahkan, proyek ini juga sudah dilengkapi oleh beberapa sensor pendeteksi bencana seperti sensor longsor, angin, dan hujan yang sesuai dengan standar yang berlaku. Sebelumnya pernyataan KA dibangun di kawasan rawan bencana dilakukan BMKG.

"Kereta api cepat dilengkapi sensor tanah, hujan, dan angin. Ini sesuai dengann standar yang berlaku di kereta api cepat. Tiongkok sudah dapatkan safety index level 4," ungkapnya.

Seperti diketahui, diperkirakan pembangunan proyek KA cepat Jakarta-Bandung ini akan mangkrak lantaran hingga saat pihak KCIC ini belum mengantongi beberapa izin seperti izin konsesi dan izin pembangunan. Hal ini lantaran, dokumen yang diserahkan kepada Kementerian Perhubungan masih belum lengkap.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masa Konsesi Kereta Cepat 50 Tahun Tak Bisa Diperpanjang

Masa Konsesi Kereta Cepat 50 Tahun Tak Bisa Diperpanjang

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2016 | 00:03 WIB

Kemenhub Minta Cina Bisa Bangun Kereta Cepat yang Awet 100 Tahun

Kemenhub Minta Cina Bisa Bangun Kereta Cepat yang Awet 100 Tahun

Bisnis | Rabu, 03 Februari 2016 | 23:57 WIB

Fadli Zon: Proyek KA Cepat Sejak Awal Tak Jelas

Fadli Zon: Proyek KA Cepat Sejak Awal Tak Jelas

Bisnis | Senin, 01 Februari 2016 | 17:01 WIB

Permintaan Jonan ke Pengembang Jika Proyek KA Cepat Gagal

Permintaan Jonan ke Pengembang Jika Proyek KA Cepat Gagal

Bisnis | Senin, 01 Februari 2016 | 16:41 WIB

Soal KA Cepat, Menteri Rini: Pengembang Minta Jaminan

Soal KA Cepat, Menteri Rini: Pengembang Minta Jaminan

Bisnis | Senin, 01 Februari 2016 | 16:07 WIB

Terkini

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:20 WIB

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 17:47 WIB