Gapki: Luas Perkebunan Sawit Cuma 5,1 Persen Dari Luas Hutan

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 05 Februari 2016 | 05:59 WIB
Gapki: Luas Perkebunan Sawit Cuma 5,1 Persen Dari Luas Hutan
Perkebunan sawit di Kapuas, Kalimantan Tengah. [suara.com/Laban Laisila]

Suara.com - Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) mengungkapkan perkebunan kelapa sawit mampu menyerap karbon dioksida (CO2) lebih besar dibandingkan emisi yang dihasilkan.

Ketua Umum Gapki Joko Supriyono ketika menjadi salah satu pembicara pada Indonesia Climate Festival di Jakarta Convention Center, Kamis (4/2/2016) mengatakan, kebun sawit mampu menyerap 13,7 ton CO2 per ha, di sisi lain unit usaha kelapa sawit menghasilkan 3,6 ton CO2 per ha yang sebagian besar berasal dari (palm oil mill effluents (POME).

"Hal itu berarti masih ada selisih 10,1 ton per ha antara penyerapan emisi dibanding emisi yang dihasilkan. Kalau Indonesia mempunyai 10 juta kebun sawit, ada 10 juta ton CO2 terserap. Ini merupakan kontribusi perkebunan sawit dalam mengurangi dampak perubahan iklim," kata Joko Supriyono.

Menurut kajian Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) tahun 2011-2014, tambahnya, kebun sawit merupakan salah satu penyerap karbon(carbon sequestration) terbaik.

Joko menegaskan, industri sawit nasional menerapkan praktik-praktik ramah lingkungan, seperti kebijakan "zero waste" dengan memanfaatkan limbah sebagai pengganti energi fosil.

Pemanfaatan limbah dari sisa produk berupa sabut dan cangkang (fibre) berguna sebagai bahan bakar penggerak power plant dan mampu mengurangi pencemaran hingga 30 persen.

Dia mengatakan, pemanfaatan energi terbarukan seperti biodiesel dalam skala nasional berperan penting untuk menurunkan emisi CO2. Bahan bakar fosil mengemisi 2,6 kg C02 per liter, sedangkan biodiesel mengemisi 1,54 per per liter.

"Kalau dibandingkan, masih ada benefit reduce 1,1 kg per liter dalam konteks pengurangan emisi. Jadi semakin banyak minyak sawit digunakan sebagai bahan biodiesel, tingkat pencemaran CO2 bisa turun," katanya.

Menurut Joko, Indonesia dapat berperan untuk mengurangi emisi CO2 jika penerapan mandatori biodiesel atau B20 diberlakukan, apalagi, biodiesel berbasis sawit tidak mempunyai kandungan sulfur yang berbahaya bagi kesehatan.

Saat ini, ada potensi sekitar tujuh juta ton yang berasal pemanfaatan minyak sawit untuk biodiesel termasuk 1 juta ton biodiesel yang digunakan PLN untuk pembangkitnya.

Secara lanskap, Joko memastikan kebun sawit tidak mendominasi pemanfaatan lahan. Kebun sawit Indonesia mempunyai luas 10,5 ha atau 5,1 persen dari luasan kawasan hutan di Indonesia dan berada di luar kawasan konsesi hutan.

Kelapa sawit, tambahnya, hanya bagian dari 53,5 juta ha non kawasan hutan yang diperuntukkan kawasan budidaya (agricultural land).

Dibandingkan negara lain, agricultural land di Indonesia masih sangat kecil hanya sebesar 26,7 persen, dibawah rata-rata dunia 38 persen atau di Amerika yang mencapai 51 persen dan Inggris 70 persen.

"Kalau Indonesia mau menyejahterakan masyarakat, dan mencapai swasembada pangan, pemerintah harus berani menata pemanfataan lahan secara lebih baik," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Irsyal Yasman optimistis, industri berbasis sumber alam mempunyai peran penting dalam perekonomian nasional.

"Ini sesuai dengan permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta agar Hutan Tanaman Industri (HTI) dan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) dijadikan penopang untuk membangkitkan sektor kehutanan untuk mendukung perekonomian," kata Irsyal. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

Bisakah Limbah Sawit Jadi Solusi Ekonomi Hijau, Guru Besar IPB Bilang Begini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 11:16 WIB

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit

Bisnis | Rabu, 18 Maret 2026 | 19:50 WIB

Prabowo Minta Pengusaha Batu Bara dan Kelapa Sawit Prioritaskan Kebutuhan Nasional

Prabowo Minta Pengusaha Batu Bara dan Kelapa Sawit Prioritaskan Kebutuhan Nasional

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 18:54 WIB

Asia Siaga Kenaikan Harga Minyak, RI Lirik Energi Nabati Sawit-Tebu

Asia Siaga Kenaikan Harga Minyak, RI Lirik Energi Nabati Sawit-Tebu

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 10:59 WIB

Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen

Purbaya Naikkan Tarif Ekspor Produk Kelapa Sawit, CPO Jadi 12,5 Persen

Bisnis | Kamis, 05 Maret 2026 | 19:53 WIB

Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit

Akhir Kisah Meresahkan Ibu-Ibu Viral Suka Tak Bayar Makan, Kini Diboyong ke RSKD Duren Sawit

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 14:20 WIB

Bibit Abal-abal Ancam Masa Depan Sawit Rakyat

Bibit Abal-abal Ancam Masa Depan Sawit Rakyat

Bisnis | Selasa, 24 Februari 2026 | 20:19 WIB

Kejagung Geledah 16 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Ekspor Minyak Sawit 2022-2024

Kejagung Geledah 16 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Ekspor Minyak Sawit 2022-2024

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 17:04 WIB

Satpol PP Duren Sawit 'Bersihkan' Trotoar dari 11 PKL dan 5 Motor Parkir Liar

Satpol PP Duren Sawit 'Bersihkan' Trotoar dari 11 PKL dan 5 Motor Parkir Liar

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 18:38 WIB

Petani Sawit Protes Penyitaan Kebun oleh Satgas PKH, Regulasi Diabaikan

Petani Sawit Protes Penyitaan Kebun oleh Satgas PKH, Regulasi Diabaikan

Bisnis | Rabu, 18 Februari 2026 | 17:18 WIB

Terkini

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Libur Lebaran 2026: Wisata Lokal Banjir Pengunjung, Pendapatan Daerah Naik

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:50 WIB

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Menkeu Purbaya Bantah Indonesia Terancam Resesi: Di Semua Tempat Pada Belanja!

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:50 WIB

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Prabowo Bertemu Ray Dalio, Bahas Proyek Energi hingga Danantara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:43 WIB

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Riset NEXT: Daya Beli Masyarakat Meningkat di Lebaran 2026, Uang Beredar Tembus Rp 1.370 T

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 20:33 WIB

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Kapal Pertamina Terjebak di Tengah Perang Iran, Ini Nasib Pasokan BBM Indonesia

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:59 WIB

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan ke Wilayah Kepulauan Pasca Idul Fitri

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:54 WIB

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Menteri Bahlil Pilih Berhati-hati Soal Pajak Ekspor Batu Bara

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:21 WIB

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

THR ASN Belum Cair Semua, Purbaya: Kementerian dan Lembaga Lambat Mengajukan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 19:01 WIB

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Gejolak Global Meningkat, Perbankan Nasional Perkuat Prinsip Kehati-hatian

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:50 WIB

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Ketahanan Energi RI Diuji, Naikkan BBM atau Tambah Subsidi?

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 18:36 WIB