Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

Data Ekonomi AS Positif, Saham Wall Street Naik Lagi

Adhitya Himawan

Jum'at, 26 Februari 2016 | 11:09 WIB
Data Ekonomi AS Positif, Saham Wall Street Naik Lagi
Bursa saham Wall Street di New York, Amerika Serikat [Shutterstock]

Suara.com - Saham-saham di Wall Street memperpanjang kenaikannya pada Kamis (Jumat pagi WIB 26/2/2016), karena para investor mencerna sejumlah laporan ekonomi yang secara umum positif di tengah pemulihan harga minyak.

Indeks Dow Jones Industrial Average melompat 212,30 poin, atau 1,29 persen, menjadi ditutup pada 16.697,29. Indeks S&P 500 berakhir naik 21,90 poin, atau 1,13 persen, menjadi 1.951,70. Indeks komposit Nasdaq bertambah 39,60 poin, atau 0,87 persen, menjadi 4.582,21.

Harga minyak terus menguat pada Kamis (25/2/2016), dengan kedua kontrak minyak mentah AS dan minyak mentah Brent melompat lebih dari dua persen.

Menurut laporan media, para anggota OPEC dan Rusia telah sepakat untuk bertemu pada Maret guna membahas pembatasan produksi minyak mentah di tingkat Januari.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April naik 0,92 dolar AS menjadi menetap di 33,07 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman April naik 0,88 dolar AS menjadi ditutup pada 35,29 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Di sisi ekonomi, pesanan baru AS untuk barang-barang tahan lama manufaktur pada Januari meningkat 11,1 miliar dolar AS, atau 4,9 persen, menjadi 237,5 miliar dolar AS, jauh di atas konsensus pasar, Departemen Perdagangan AS mengumumkan Kamis.

Peningkatan tersebut, dibangun dari dua penurunan bulanan berturut-turut, diikuti penurunan 4,6 persen pada Desember.

"Selain dari volatilitas, pesanan gagal meningkat. Namun, garis datar itu lebih baik dari bagaimana pesanan terlihat bulan lalu. Ini akan memakan waktu satu bulan lagi sebelum kita bisa lebih bersemangat. Boleh dikatakan data saat ini, belum ada bukti tren meningkat," kata Chris Low, kepala ekonom di FTN Financial.

Sementara itu, dalam pekan yang berakhir 20 Februari, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran yang disesuaikan secara musiman meningkat 10.000 dari tingkat direvisi minggu sebelumnya menjadi 272.000, Departemen Tenaga Kerja mengatakan Kamis.

Di pasar luar negeri, saham Tiongkok jatuh pada Kamis, mencetak kerugian harian terberat pada Februari. Indeks komposit Shanghai menukik 6,41 persen menjadi ditutup pada 2.741,25 poin.

Ekuitas Eropa berabalik naik kuat pada Kamis. Indeks patokan DAX Jerman di Bursa Efek Frankfurt melonjak 1,79 persen, sedangkan indeks patokan FTSE 100 Inggris naik 2,48 persen.

Indeks Volatilitas CBOE, sering disebut sebagai ukuran ketakutan Wall Street, turun 7,77 persen menjadi berakhir di 19,11 pada Kamis.

Di pasar valas, dolar AS mengalami penurunan terhadap sebagian besar mata uang utama karena data ekonomi yang keluar dari negara itu bervariasi.

Pada akhir perdagangan New York, euro naik ke 1,1024 dolar AS dari 1,1023 dolar di sesi sebelumnya, sementara dolar AS dibeli 112,96 yen Jepang, lebih tinggi dari 111,77 yen dari sesi sebelumnya.

Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange hampir tidak berubah pada Kamis setelah reli tajam selama dua hari.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April turun tipis 0,3 dolar AS, atau 0,02 persen, menjadi menetap di 1.238,80 dolar AS per ounce. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

Wall Street Panik Ditinggal Gen Z? Eks Gubernur New York Dorong Saham AS Mudah Dibeli Warga Global

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:44 WIB

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Jalur Selat Hormuz Mulai Normal, Harga Minyak Dunia Semakin Murah Jadi USD 76,71

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 09:41 WIB

Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Pasar Pantau Kesepakatan AS - Iran, Harga Minyak Dunia Naik Tipis

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:05 WIB

IHSG Tertekan! Asing Lepas Saham Blue Chip Senilai Rp1,1 Triliun

IHSG Tertekan! Asing Lepas Saham Blue Chip Senilai Rp1,1 Triliun

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 07:44 WIB

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Perundingan Damai AS-Iran Alot, Harga Minyak Dunia Naik Kembali ke USD80

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 09:22 WIB

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Analisis Teknikal IHSG Hari Ini saat Wall Street Rebound

Bisnis | Senin, 22 Juni 2026 | 07:54 WIB

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Damai AS - Iran Ubah Peta Energi Dunia, Harga Minyak Langsung Terjun Bebas

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 10:27 WIB

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Minyak Dunia Sudah Murah, Kok Harga Pertamax Belum Juga Turun?

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10 WIB

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Minyak Dunia Anjlok di Bawah 80 Dolar AS, Pertamina Buka Suara soal Harga Pertamax Series!

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 12:30 WIB

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Perdamaian AS - Iran Tekan Harga Minyak Dunia, Risiko Krisis Energi Mulai Mereda

Bisnis | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:08 WIB

Terkini

Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal

Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 15:14 WIB

Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan

Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:37 WIB

Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak

Evaluasi MBG, Luhut Soroti Pelaksanaan Serentak

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:35 WIB

Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan

Purbaya Respons Isu Tarik Dana SAL Milik Pemerintah dari Perbankan

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:26 WIB

Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor

Pemerintah Siapkan Rp815 Miliar untuk Program Kompor Listrik, Upayakan Tidak Impor

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 14:18 WIB

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Rute Lengkap KRL, TransJakarta dan Mikrotrans Menuju ke JIS

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:49 WIB

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:32 WIB

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:37 WIB

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:36 WIB