Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Jokowi dan Pangeran Yordania Bertemu, Ini yang Mereka Bicarakan

Siswanto, Erick Tanjung

Minggu, 06 Maret 2016 | 19:21 WIB
Jokowi dan Pangeran Yordania Bertemu, Ini yang Mereka Bicarakan
Sejumlah Menteri negara-negara OKI berfoto bersama sebelum Pertemuan Pejabat Tinggi OKI di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Minggu (6/3). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Presiden Joko Widodo melakukan pertemuan bilateral dengan Pangeran Kerajaan Yordania, El Hassan Bin Talal, di sela sela Konferensi Tingkat Tinggi Luar Biasa Organisasi Kerjasama Islam kelima mengenai masalah Palestina dan Al-Quds Al-Sharif di JCC, Senayan, Jakarta, Minggu (6/3/2016) sore.

"Pertemuan bilateral ini membicarakan ‎dukungan dan solidaritas kedua negara terhadap Palestina," kata Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, yang turut mendampingi Kepala Negara dalam pertemuan tadi.

Pertemuan bilateral berlangsung setelah Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Palestina.

‎Selain membahas dukungan kemerdekaan Palestina, dalam pertemuan juga dibicarakan peningkatan hubungan ekonomi dengan Yordania.

Ekspor Indonesia ke Yordania di antaranya kayu dan produk olahannya, seperti plywood, wood products, paper, dan pulp. Kemudian textile and garment, glassware, glass product, ikan tuna, food and beverage, tyres, minyak sawit, mebel, kopi, dan teh.

Indonesia juga mengimpor sejumlah produk, seperti potash, fosfat, dan garam.‎

Di bidang investasi dalam negeri, Yordania merupakan investor terbesar ke 16 di tahun 2015 dengan nilai Rp3,3 triliun dalam lima proyek di bidang mineral.

Nilai perdagangan bilateral pada 2015 adalah 256 juta dolar AS dan 305,19 juta dolar AS pada 2014‎.

"Saat ini terdapat 15.388 WNI yang tinggal dan bekerja di Yordania," kata dia.

‎Selain itu, isu-isu internasional yang menjadi perhatian bersama yaitu meningkatkan kerjasama melawan terorisme dan radikalisme serta mempromosikan nilai-nilai Islam sebagai Rakhmatan Lil Alamin, toleransi, dan moderat.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo telah melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Abdullah II pada tanggal 22 April 2015 di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi Peringatan ke 60 KAA di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara sepakat untuk meningkatkan hubungan perdagangan dan kerja sama melawan terorisme dan radikalisme.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Isi Lengkap Pertemuan Presiden Jokowi dan Presiden Mahmoud

Isi Lengkap Pertemuan Presiden Jokowi dan Presiden Mahmoud

News | Minggu, 06 Maret 2016 | 18:29 WIB

Rhoma Irama dan Ulama Dukung Palestina Merdeka

Rhoma Irama dan Ulama Dukung Palestina Merdeka

News | Minggu, 06 Maret 2016 | 18:17 WIB

Indonesia-Mauritania Sepakat Tingkatkan Kerjasama Perekonomian

Indonesia-Mauritania Sepakat Tingkatkan Kerjasama Perekonomian

Bisnis | Minggu, 06 Maret 2016 | 18:06 WIB

Indonesia Dorong Kerjasama Perhubungan dengan Sierra Leone

Indonesia Dorong Kerjasama Perhubungan dengan Sierra Leone

News | Minggu, 06 Maret 2016 | 17:58 WIB

Indonesia dan Mesir Perluas Kerjasama Pendidikan

Indonesia dan Mesir Perluas Kerjasama Pendidikan

News | Minggu, 06 Maret 2016 | 17:38 WIB

Terkini

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:48 WIB

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:25 WIB

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:19 WIB

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:13 WIB

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:34 WIB

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan

Bisnis | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:21 WIB

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:05 WIB

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05 WIB

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:51 WIB

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 13:20 WIB