Dipanggil DPD Soal Blok Masela, Menteri ESDM Ogah Datang

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 08 Maret 2016 | 12:09 WIB
Dipanggil DPD Soal Blok Masela, Menteri ESDM Ogah Datang
Ketua KPK Agus Rahardjo, Menteri ESDM Sudirman Said dan Mendagri Tjahjo Kumolo memberikan keterangan pers hasil rapat koordinasi di Gedung KPK, Jakarta, Senin (15/2). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Hari ini, Dewan Perwakilan Daerah Komite II memanggil Menteri Energi Sudirman Said untuk membahas pengembangan gas alam cair di lapangan Abadi Blok Masela, Maluku.

Pertemuan dijadwalkan pada pukul 10.00 WIB. Tapi, Sudirman tak memenuhi panggilan.

Sudirman tidak hadir dengan alasan harus memenuhi undangan Presiden Joko Widodo untuk menghadiri rapat terbatas.

Pengembangan Blok Masela dalam beberapa bulan terakhir menarik perhatian masyarakat lantaran terjadi perdebatan antara Menteri ESDM Sudirman Said dan Menko Kemaritiman Rizal Ramli mengenai teknologi apa yang akan dipakai. Apakah kilang di laut (offshore) atau kilang di darat (onshore).

Sudirman sempat menuding ada koleganya di pemerintah yang sering mengganggu kinerja Kementerian ESDM dalam mengambil keputusan.

Sampai saat ini, Presiden Joko Widodo belum memutuskan pembangunan kilang gas alam cair Blok Masela.

Presiden menegaskan pemerintah akan mengambil keputusan pada tahun 2018.

"Ini kan membutuhkan proses yang panjang, sampai saat ini masih dilakukan penelitian. Kita juga memberikan kesempatan kepada investor untuk masuk," kata Jokowi pekan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Darat atau Laut, SKK Migas: Blok Masela Beri Keuntungan

Darat atau Laut, SKK Migas: Blok Masela Beri Keuntungan

Bisnis | Senin, 07 Maret 2016 | 19:10 WIB

SKK Migas Minta Pemerintah Cepat Putuskan Teknologi Blok Masela

SKK Migas Minta Pemerintah Cepat Putuskan Teknologi Blok Masela

Bisnis | Senin, 07 Maret 2016 | 18:22 WIB

DPD Curiga Pemerintah Diam-diam Bangun Kapal Buat Blok Masela

DPD Curiga Pemerintah Diam-diam Bangun Kapal Buat Blok Masela

Bisnis | Senin, 07 Maret 2016 | 17:06 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×