Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Jokowi Perintahkan Penyelundupan Barang Ilegal Segera Dihentikan

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Rabu, 16 Maret 2016 | 16:06 WIB
Jokowi Perintahkan Penyelundupan Barang Ilegal Segera Dihentikan
Presiden Joko Widodo [suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas membahas kasus penyelundupan produk-produk asing ke wilayah Indonesia. Presiden mengatakan ini masalah serius.

"Harus sadari negara kita kepulauan dan 17 ribu pulau di negara ini dari Sabang sampai Merauke yang sangat rawan sekali terhadap praktik penyelundupan barang. Baik produk pertanian, barang industri, daging, perikanan, elektronika, dan ilegal fishing," kata Jokowi dalam rapat terbatas di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (16/3/2016).

Kepala Negara juga menyoroti kasus penyelundupan dan peredaran narkoba‎.

"Hal ini merupakan masalah yang sangat besar yang harus diatasi," ujar dia.

Dia menjelaskan barang -- yang bukan narkoba-- selundupan sangat mengganggu pasar Tanah Air dan melemahkan daya saing produk-produk dalam negeri.

"Saya minta langkah konkrit harus segera dilakukan mengatasi masalah penyelundupan ini. Kepala Bakamla yang baru memiliki peran yang strategis dalam mengurangi penyelundupan ini, saya juga perintahkan peningkatan pengawasan secara terpadu dilakukan terutama di pelabuhan-pelabuhan kecil," kata dia.

Untuk menangani kasus tersebut, Jokowi meminta dilakukan patroli di wilayah perbatasan ditingkatkan lagi. Kalau perlu, katanya, bekerjasama dengan negara-negara tetangga.

"Kalau mungkin perlu dengan negara tetangga lakukan patroli bersama-sama. Polri dan TNI juga meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga wilayah perbatasan agar praktik penyelundupan khususnya melalui pelabuhan kecil, jalur tikus, di wilayah perbatasan bisa kita cegah," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

4 Penyelundup Heroin Tewas di Perbatasan India-Pakistan

4 Penyelundup Heroin Tewas di Perbatasan India-Pakistan

News | Senin, 08 Februari 2016 | 15:59 WIB

Menteri Susi Akui Bisnis Mutiara di Indonesia Masih Abu-Abu

Menteri Susi Akui Bisnis Mutiara di Indonesia Masih Abu-Abu

Bisnis | Selasa, 12 Januari 2016 | 15:16 WIB

Jelang MEA, Menteri Susi Kesal Masih Ada Ekspor Ilegal

Jelang MEA, Menteri Susi Kesal Masih Ada Ekspor Ilegal

Bisnis | Selasa, 12 Januari 2016 | 14:43 WIB

Penyelundupan Lobster Senilai Rp12,7 Miliar Berhasil Digagalkan

Penyelundupan Lobster Senilai Rp12,7 Miliar Berhasil Digagalkan

Bisnis | Selasa, 12 Januari 2016 | 13:41 WIB

Penyelundupan Mutiara Senilai Rp45 Miliar Berhasil Digagalkan

Penyelundupan Mutiara Senilai Rp45 Miliar Berhasil Digagalkan

Bisnis | Selasa, 12 Januari 2016 | 12:27 WIB

Terkini

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:49 WIB