Ini Dua Cara Untuk Menjaga Stabilitas Harga BBM

Adhitya Himawan

Minggu, 20 Maret 2016 | 12:05 WIB
Ini Dua Cara Untuk Menjaga Stabilitas Harga BBM
Pengisian bahan bakar minyak di SPBU Cikini, Jakarta, Selasa (1/3). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Ketua Pusat Kajian Ekonomi Politik Universitas Bung Karno, Salamuddin Daeng menyatakan ada beberapa fakta tentang Migas dan bagaimana peran pemerintah dalam mengatur Migas di negeri ini. "Berdasarkan data BPS, kontribusi sektor Migas relatif rendah terhadap deflasi (penurunan harga harga), dari deflasi misalnya sebesar 0,09 persen. Deflasi sebagian besar disebabkan andil tarif listrik yakni 0,14 persen, andil harga bawang merah 0,08 persen, harga daging ayam ras 0,05 persen, andil harga BBM bensin 0,04 persen, andil harga telur ayam ras dan andil cabai rawit 0,03 persen, dan lainnya," kata Salamuddin Daeng dalam keterangan tertulisnya, Minggu (20/3/2016).

Sehingga, dia merekomendasikan kepada pemerintah untuk utamanya agar menurunkan tarif dasar listrik (TDL) sejalan dengan menurunnya harga minyak dunia.

"Namun sebaliknya kenaikan harga minyak atau naiknya harga jual BBM akan memberi sumbangan relative besar terhadap kenaikan harga-harga atau inflasi. Sebagai contoh, indeks harga konsumen meningkat dari  6,79 persen pada April 2015 menjadi 7,15 persen  pada Mei 2015 dikarenakan pemerintah menaikkan harga BBM," ungkapnya.

Ia menyarankan, kepada pemerintah dalam menjaga stabilitas harga BBM dapat dilakukan dengan dua cara yakni, memberikan subsidi melalui APBN, dan membentuk dana stabilitasi yang dikelola oleh badan usaha yang bergerak di sektor energi.

Selain itu, menurut dia, konsumsi rumah tangga sebagai penyumbang terbesar terhadap PDB (Produk Domestik Bruto) yang angkanya mencapai 55,92 persen tahun 2015, yakni sebagian besar oleh konsumsi bahan pangan atau makanan. Sehingga pemerintah harusnya fokus dalam memperbaiki struktur harga pangan.

Demikian pula sumbangan terhadap ekspor Migas pada Januari 2016 mencapai 1,11 miliar dolar AS atau turun 14,81 persen dibanding bulan sebelumnya atau hanya menyumbangkan 10,54 persen terhadap total ekspor. Sedangkan ekspor non Migas mencapai 89,46 persen pada Januari 2016.

"Atas dasar itu, saya merekomendasikan agar Migas difokuskan kepada ekonomi nasional, kecukupan energi dalam negeri bagi industri, trasportasi dan rumah tangga. Indonesia tidak perlu memburu pasar ekspor, mengingat Migas menyangkut hajat hidup orang banyak," ujarnya. Sementara itu, impor Migas Januari 2016 sebesar 1,22 miliar dolar AS atau turun 32,10 persen dibanding Desember 2015, yakni 1,80 miliar dolar AS. Selama Januari-Desember 2015 impor migas mencapai 24,61 miliar dolar AS atau turun 43,37 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 43,46 miliar dolar AS, kata Salamuddin.

"Sehingga sebaiknya agar pemerintah membuat kebijakan untuk memperkuat industri Migas dalam negeri dengan dukungan penuh pemerintah, memperkuat BUMN Migas dan integrasi diantara BUMN Migas," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bahlil Beri Bocoran RUU Migas: BUK Bakal Dapat Kewenangan Besar!

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 08:39 WIB

RI Raih Pasokan 30 Juta Barel Minyak dari UEA Tanpa Ongkir

RI Raih Pasokan 30 Juta Barel Minyak dari UEA Tanpa Ongkir

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:14 WIB

RI Baru Bisa Raih Pasokan LNG dari Masela di Tahun 2030

RI Baru Bisa Raih Pasokan LNG dari Masela di Tahun 2030

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Lewat ASCOPE ke-51, Pertamina Tekankan Pentingnya Kolaborasi Energi di ASEAN

Lewat ASCOPE ke-51, Pertamina Tekankan Pentingnya Kolaborasi Energi di ASEAN

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 12:13 WIB

Pemerintah Pangkas Pasokan Gas, Akankah Singapura Balas Stop Ekspor Pertalite ke Indonesia?

Pemerintah Pangkas Pasokan Gas, Akankah Singapura Balas Stop Ekspor Pertalite ke Indonesia?

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 07:50 WIB

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Mulai Hari Ini, Indonesia Kurangi Ekspor Gas ke Singapura

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:30 WIB

Indonesia Mulai Kurangi Ekspor Gas ke Singapura untuk Pasokan Dalam Negeri

Indonesia Mulai Kurangi Ekspor Gas ke Singapura untuk Pasokan Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 14:20 WIB

Investasi Hulu Migas Capai Rp179,2 Triliun, Produksi Jadi Tantangan Berikutnya

Investasi Hulu Migas Capai Rp179,2 Triliun, Produksi Jadi Tantangan Berikutnya

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 09:00 WIB

RUU Migas Hampir Rampung, Tinggal Tunggu Masa Reses DPR Berakhir

RUU Migas Hampir Rampung, Tinggal Tunggu Masa Reses DPR Berakhir

Bisnis | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 07:14 WIB

Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional untuk Perkuat Ketahanan Energi

Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional untuk Perkuat Ketahanan Energi

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 20:34 WIB

Terkini

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Jelang Musim Tanam, Produksi Petrokimia Capai 6,59 Juta Ton hingga September

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:55 WIB

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

SPYAIR Resmi Rilis Album BEST OF ANIME: 16 Years of SPYAIR Anime

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:54 WIB

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Percikan Korsleting Mobil Hanguskan 5 Rumah di Lampung Barat, Kerugian Miliaran

Lampung | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:53 WIB

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

Anwar Abbas Jadi Saksi Meringankan Yaqut: Beliau Punya Tanggung Jawab Besar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:51 WIB

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

SPF di Cushion Purbasari Berapa? Cek Tingkat Perlindungannya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:50 WIB

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Investor Muda Belajar Trading dari Medsos, OJK Mulai Perketat Influencer Keuangan

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:46 WIB

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

×