Prospek Bisnis Properti di Jabodetabek Diprediksi Masih Mendung

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 14 April 2016 | 12:29 WIB
Prospek Bisnis Properti di Jabodetabek Diprediksi Masih Mendung
Pembangunan gedung bertingkat di salah satu kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (10/2). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Konsultan properti internasional Cushman & Wakefield menyatakan kondisi berbagai bidang properti di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) masih mendung karena selaras dengan pertumbuhan perekonomian nasional.

"Kondisi properti saat ini masih mendung," kata Direktur Riset Cushman & Wakefield Arief Rahardjo dalam paparan properti di Jakarta, Kamis (14/4/2016).

Menurut dia, dengan tingkat penjualan properti yang masih turun terus membuat pertanyaan besar kapan properti yang lesu ini berakhir.

Ia menguraikan, untuk sektor ritel dinilai masih cukup stabil karena pasokannya terkontrol hanya tingkat daya beli masyarakat yang berkurang.

Sedangkan untuk perumahan, jelas Arief, juga dinilai stabil karena kebanyakan pengembang mengeluarkan kluster sangat terbatas.

Sebelumnya, konsultan properti Colliers International menyatakan kondisi sektor properti pada tahun 2016 ini bakal sama dengan 2015 di mana situasinya masih belum terlalu membaik karena siklus properti memasuki perlambatan pertumbuhan.

"Perlambatan selama 2015 masih terjadi di tahun 2016," kata Associate Director Research Colliers Indonesia Ferry Salanto dalam paparan Jakarta Property Market Report di Jakarta, Rabu (6/4).

Menurut Ferry, kinerja properti mengalami perlambatan antara lain karena sektor tersebut terkait erat dengan pertumbuhan perekonomian suatu negara.

Meski saat ini ada perlambatan, ujar dia, tetapi diyakini pada semester kedua tahun 2016 mendatang mulai akan ada tanda-tanda pergerakan.

Ia mencontohkan sejumlah bidang dalam sektor perkantoran yang melemah antara lain adalah perkantoran dan kawasan industri.

Selain itu, Ferry juga berpendapat bahwa perlambatan seperti perkantoran tersebut karena pada tahun sebelum 2015, harga sewa bisa naik sampai dua kali lipat sehingga banyak pihak yang melihat prospek yang bagus yang mulai membangun gedung perkantoran.

"Beberapa pengembang mulai membangun, tetapi pas selesai saat sektor properti sedang jatuh sehingga suplai menumpuk," katanya.

Dalam kondisi pasokan perkantoran yang tinggi tetapi permintaannya melemah, maka terjadi pula penurunan tingkat okupansi.

Demikian pula dengan pembelian apartemen, ujar dia, yang saat ini sejumlah pengembang lebih memilih untuk menjual sisa unit yang mereka miliki.

"Saat ini, developer "strata title apartement" (apartemen hak milik) lebih mending jualan produknya yang belum laku dibanding meluncurkan proyek baru, karena kondisi masih tidak pasti," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB

WFA Jelang Lebaran 2026, Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek Turun 29 Persen Hari Ini

WFA Jelang Lebaran 2026, Jumlah Penumpang KRL Jabodetabek Turun 29 Persen Hari Ini

News | Senin, 16 Maret 2026 | 15:55 WIB

Daftar Lokasi ATM Mandiri dan BNI Pecahan Rp20 Ribu di Jabodetabek Buat THR Lebaran

Daftar Lokasi ATM Mandiri dan BNI Pecahan Rp20 Ribu di Jabodetabek Buat THR Lebaran

Lifestyle | Kamis, 05 Maret 2026 | 14:10 WIB

1.000 Buruh Jabodetabek Geruduk DPR, Tuntut 5 Hal Ini!

1.000 Buruh Jabodetabek Geruduk DPR, Tuntut 5 Hal Ini!

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 10:36 WIB

Jam Berapa Buka Puasa Jabodetabek Hari Ini? Ini Waktu Adzan Maghrib Resmi

Jam Berapa Buka Puasa Jabodetabek Hari Ini? Ini Waktu Adzan Maghrib Resmi

Lifestyle | Jum'at, 20 Februari 2026 | 16:15 WIB

Waspada! BMKG Rilis Peringatan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabodetabek Hari Ini

Waspada! BMKG Rilis Peringatan Hujan Lebat dan Angin Kencang di Jabodetabek Hari Ini

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 08:32 WIB

BMKG Tetapkan Status Siaga Cuaca Ekstrem di Jabodetabek hingga 21 Februari

BMKG Tetapkan Status Siaga Cuaca Ekstrem di Jabodetabek hingga 21 Februari

News | Rabu, 18 Februari 2026 | 09:21 WIB

Waspada! Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Lebat dan Kilat Sore Ini

Waspada! Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Lebat dan Kilat Sore Ini

News | Selasa, 17 Februari 2026 | 15:31 WIB

Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini

Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini

News | Sabtu, 14 Februari 2026 | 17:50 WIB

BMKG Terbitkan Peringatan Dini Jabodetabek: Hujan Lebat dan Angin Kencang Senin Pagi

BMKG Terbitkan Peringatan Dini Jabodetabek: Hujan Lebat dan Angin Kencang Senin Pagi

News | Senin, 09 Februari 2026 | 09:25 WIB

Terkini

Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar

Iran Berencana Terapkan 'Pajak Keamanan' di Selat Hormuz, Satu Kapal Rp33 Miliar

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:57 WIB

DJP Catat 9,1 Juta SPT Masuk, Aktivasi Coretax Tembus 16,9 Juta

DJP Catat 9,1 Juta SPT Masuk, Aktivasi Coretax Tembus 16,9 Juta

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:51 WIB

Menkeu Purbaya Lantik Robert Leonard Marbun Sebagai Sekjen Kemenkeu

Menkeu Purbaya Lantik Robert Leonard Marbun Sebagai Sekjen Kemenkeu

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:47 WIB

Menteri Airlangga Menghadap Presiden Prabowo Bahas Harga BBM dan WFH

Menteri Airlangga Menghadap Presiden Prabowo Bahas Harga BBM dan WFH

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 13:41 WIB

IHSG Melemah di Sesi I ke Level 7.101, Tekanan Jual Masih Dominan

IHSG Melemah di Sesi I ke Level 7.101, Tekanan Jual Masih Dominan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 12:52 WIB

Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi

Purbaya Lantik Robert Marbun Jadi Sekjen Kemenkeu, Gantikan Heru Pambudi

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:55 WIB

KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK

KPPU Sebut Kesepakatan Bunga Pinjol 0,8 Persen Rugikan Konsumen, Ternyata Bukan Arahan OJK

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:55 WIB

Mudik 2026, SIG Berangkatkan Ribuan Orang dan Salurkan Bantuan

Mudik 2026, SIG Berangkatkan Ribuan Orang dan Salurkan Bantuan

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:48 WIB

Harga Emas Pegadaian Jumat Ini Stagnan, Cek Perbandingan Galeri 24 dan UBS

Harga Emas Pegadaian Jumat Ini Stagnan, Cek Perbandingan Galeri 24 dan UBS

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:43 WIB

KPPU Hukum 97 Pinjol, Denda Fantastis Rp755 Miliar Menanti

KPPU Hukum 97 Pinjol, Denda Fantastis Rp755 Miliar Menanti

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:35 WIB