Diserbu Properti, Lahan Produktif Tangerang Menyusut Tajam

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 13 April 2016 | 14:49 WIB
Diserbu Properti, Lahan Produktif Tangerang Menyusut Tajam
Rumah Subsidi di kawasan Curug Tangerang, Banten. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang, Banten mengakui lahan pertanian produktif, terutama di bagian utara, terus berkurang setiap tahun karena digunakan untuk pembangunan perumahan dan pergudangan.

"Sulit untuk dibendung karena hak warga menjual demi memenuhi kebutuhan hidup mereka," kata Sekretaris Dinas Pertanian, Peternakan dan Ketahanan Pangan Pemkab Tangerang Mawardi Nasution di Tangerang, Rabu (13/4/2016).

Marawardi mengatakan lahan pertanian berkurang terutama di Kecamatan Pasar Kemis, Rajeg, Sepatan, Mauk, Kosambi dan Sepatan Timur. Sejak tahun 2013 jumlah lahan pertanian produktif yang dapat ditanami padi dengan dua kali panen seluas 53.000 hektar.

Namun belakangan ini jumlah lahan tersebut menjadi 41.000 hektar dan mayoritas telah beralih fungsi menjadi pergudangan dan perumahan. Lahan produktif dijual warga kepada pengembang dengan harga relatif murah kemudian menguruk dengan tanah merah lalu dibangun kawasan perumahan.

Demikian pula tanah produktif tersebut dibangun pergudangan, seperti di Kecamatan Kosambi, Mauk, Sepatan, Pakuhaji dan Cikupa. Dia mengatakan pihaknya tidak dapat melarang warga agar mereka tidak menjual tanah produktif kepada pengembang atau pengusaha lain karena sudah merupakan hak.

Pihaknya menyesalkan lahan produktif dijual untuk perumahan dan pergudangan karena dikhawatirkan mengancam ketahanan pangan lokal. Meski begitu, pihaknya hanya dapat menyarankan kepada pemilik tanah supaya tidak menjual bila memang tidak untuk memenuhi kebutuhan yang mendesak.

"Tanah produktif dijual untuk membeli kendaraan, keperluan anak sekolah atau kebutuhan lainnya seperti membangun rumah," katanya.

Sementara itu, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan pihaknya telah menyarankan kepada warga agar tidak menjual lahan produktif bila untuk kepentingan pabrik atau perumahan. Ahmed mengatakan, diupayakan agar tanah itu dipertahankan karena menunjang kebutuhan pangan setempat, apalagi sawah dapat menghasilkan dua kali panen.

Dia mengatakan bila tidak mendesak, sebaiknya tanah produktif tidak diperjualbelikan kepada pengusaha supaya ketahanan pangan lokal dapat dipertahankan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Inovasi Drone UMM Mampu Petakan Lahan Pertanian Ekstrim

Inovasi Drone UMM Mampu Petakan Lahan Pertanian Ekstrim

Tekno | Rabu, 13 April 2016 | 10:57 WIB

Apernas Siapkan 200 Pengembang Bersertifkat di Papua

Apernas Siapkan 200 Pengembang Bersertifkat di Papua

Bisnis | Selasa, 12 April 2016 | 20:26 WIB

Disindir Presiden Jokowi, Ini Kata Mentan Andi Amran

Disindir Presiden Jokowi, Ini Kata Mentan Andi Amran

Bisnis | Selasa, 12 April 2016 | 14:32 WIB

Denmark akan Investasi Pertanian dan Peternakan di Indonesia

Denmark akan Investasi Pertanian dan Peternakan di Indonesia

Bisnis | Selasa, 12 April 2016 | 13:34 WIB

Dibangun di Lahan Serapan, Akses ke Bumiland Jatimurni Ditutup

Dibangun di Lahan Serapan, Akses ke Bumiland Jatimurni Ditutup

News | Selasa, 12 April 2016 | 01:34 WIB

REI Akui Angka Backlog Perumahan Tak mudah Ditekan

REI Akui Angka Backlog Perumahan Tak mudah Ditekan

Bisnis | Senin, 11 April 2016 | 16:53 WIB

Beli Rumah, Jangan Terpaku Pada Harga Murah

Beli Rumah, Jangan Terpaku Pada Harga Murah

Bisnis | Selasa, 05 April 2016 | 17:19 WIB

Bahas Ekspor, Menteri Pertanian Jerman Sambangi Kantor Darmin

Bahas Ekspor, Menteri Pertanian Jerman Sambangi Kantor Darmin

News | Senin, 04 April 2016 | 17:23 WIB

Rugikan Petani Sawit, Pemerintah Segera Bubarkan IPOP

Rugikan Petani Sawit, Pemerintah Segera Bubarkan IPOP

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2016 | 15:18 WIB

Mentan: Petani Gagal Panen Akan Diasuransikan

Mentan: Petani Gagal Panen Akan Diasuransikan

News | Kamis, 17 Maret 2016 | 07:37 WIB

Terkini

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Analisis Teknikal IHSG 3 November: Kelar Oversold, Saham ASII hingga BBRI Layak Pantau

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:56 WIB

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Jangkau Wilayah Terpencil, Pertamina Group dan doctorSHARE Operasikan Rumah Sakit Kapal di Maluku

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 07:53 WIB

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

4 Serum Vitamin C Fragrance-Free Bikin Cerah Bebas Flek Hitam Tanpa Iritasi

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 07:50 WIB

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan

Kaltim | Selasa, 03 November 2026 | 07:44 WIB

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

Tertipu Iklan Medsos! Eks Anggota TNI dan Polri Jadi Korban TPPO Tentara Bayaran Rusia

News | Selasa, 03 November 2026 | 07:41 WIB

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:30 WIB

×