Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jokowi Tegaskan Tax Amnesty untuk Tingkatkan Penerimaan Negara

Pebriansyah Ariefana, Erick Tanjung

Senin, 25 April 2016 | 17:20 WIB
Jokowi Tegaskan Tax Amnesty untuk Tingkatkan Penerimaan Negara
Presiden Joko Widodo berpidato di depan 171 negara anggota International Maritime Organization (IMO) di , London, Selasa (19/4/2016). [Sekretariat Kepresidenan]

Suara.com - Presiden Joko Widodo menggelar rapat terbatas tentang rancangan undang undang (RUU) Tax Amnesty atau pengampunan pajak, Senin (25/4/2016). Mengawali rapat, Jokowi menyatakan bahwa ‎Tax Amnesty dibuat untuk meningkatkan penerimaan negara.

"RUU Tax Amnesty saat ini tengah dibahas di DPR, kita semuanya menghormati proses legislasi yang sedang berlangsung. Tapi perlu saya sampaikan bahwa posisi pemerintah terkait tax amnesty sangat jelas, bahwa pemerintah ingin tax amnesy bermanfaat nyata bagi kepentingan nasional, bagi kepentingan rakyat, terutama dalam hal penerimaan negara," kata Jokowi dalam ratas di Kantor Kepresidenan, Jakarta.

Selain itu, lanjut Jokowi, tax amnesty ini juga‎ memperluas tax based. Sehingga pemerintah mempunyai data yang lebih banyak lagi tentang wajib pajak.

Selain itu uang yang dibawa ke luar bisa dibawa masuk kembali ke dalam negeri untuk investasi dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

"Dengan tax amnesty ini sebetulnya yang kita inginkan adalah‎ repatriasi modal dari luar menuju ke dalam ada capital inflow. Ada arus uang masuk sehingga kita akan mendapatkan pengembalian modal yang lama tesimpan di bank luar negeri, dan kita harapkan uang yang kembali nantinya bisa digunakan untuk menggerakkan ekonomi nasional," ujar dia.

Kendati demikian, kata Jokowi, dengan atau tanpa tax amnesty dan repatriasi (masuk kembali uang dari luar ke dalam negeri) dia memerintahkan kepada Direktorat Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan agar mereformasi perpajakan terus dilakukan.

Selanjutnya juga penegakan hukum untuk wajib pajak juga terus dilakukan terutama apabila dikemudian hari ditemukan data baru mengenai ketidakbenaran dalam pelaporan pajak untuk pengampunan tersebut.

"Apabila nanti UU tax amesty ini betul-betul disetujui oleh DPR, kita juga ingin secepatnya menyiapkan instrumen investasi, apa yang harus kita persiapkan apabila arus uang masuk itu benar-benar pada posisi yang berbondong-bonding, besar-besaran, baik investasi portofolio maupun investasi langsung," terang Jokowi.

"Dan saya berharap agar dari Pak Gubernur BI, Ketua OJK, Kemenkeu yang berkaitan dengan portofolio juga disiapkan. Kemudian kepada kepala Bapenas, Kepala BKPM dan Kementerian BUMN, Kementerian terkait menyiapkan investasi langsung yang bisa dimasuki apabila arus uang masuk itu berbondong-bondong kembali ke negara kita," tambah Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bahas RUU Pengampunan Pajak

Bahas RUU Pengampunan Pajak

Foto | Senin, 25 April 2016 | 16:37 WIB

Luhut Bantah Punya Perusahaan Tertutup di Dokumen "Panama Papers"

Luhut Bantah Punya Perusahaan Tertutup di Dokumen "Panama Papers"

News | Senin, 25 April 2016 | 09:57 WIB

Tax Amnesty Tak Boleh Kesampingkan Dana Lokal

Tax Amnesty Tak Boleh Kesampingkan Dana Lokal

Bisnis | Sabtu, 23 April 2016 | 13:49 WIB

Pengamat: Tax Amnesty Adalah Kejahatan di Atas Kejahatan

Pengamat: Tax Amnesty Adalah Kejahatan di Atas Kejahatan

Bisnis | Sabtu, 23 April 2016 | 08:45 WIB

Tax Amnesty Dinilai Membuka Ruang Baru Bagi Koruptor

Tax Amnesty Dinilai Membuka Ruang Baru Bagi Koruptor

Bisnis | Sabtu, 23 April 2016 | 08:09 WIB

G-20 Bahas Kejahatan Perpajakan Lewat Negara Surga Pajak

G-20 Bahas Kejahatan Perpajakan Lewat Negara Surga Pajak

Bisnis | Sabtu, 23 April 2016 | 06:07 WIB

Potensi Kegagalan Pengampunan Pajak Lebih Besar, Ini Saran DPR

Potensi Kegagalan Pengampunan Pajak Lebih Besar, Ini Saran DPR

Bisnis | Sabtu, 23 April 2016 | 06:01 WIB

Nasdem Bantah Ada Tekanan Asing di Pembahasan RUU Tax Amnesty

Nasdem Bantah Ada Tekanan Asing di Pembahasan RUU Tax Amnesty

Bisnis | Jum'at, 22 April 2016 | 14:20 WIB

Penunggak Pajak di Gorontalo dan Maluku Utara Disandera

Penunggak Pajak di Gorontalo dan Maluku Utara Disandera

News | Jum'at, 22 April 2016 | 09:02 WIB

Indonesia Siap Kerja Sama dengan Negara-negara 'Surga Pajak'

Indonesia Siap Kerja Sama dengan Negara-negara 'Surga Pajak'

Bisnis | Kamis, 21 April 2016 | 23:34 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:21 WIB

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay

Jabar | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi

Banten | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:08 WIB

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

×